Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Sarah kembali


__ADS_3

Hari ini adalah acara syukuran untuk menyambut kelahiran Triple Baby J. Awalnya Mama Lauren ingin membuat acara besar besaran, namun Yuda menolaknya mengingat keadaan Mumut yang belum benar benar pulih dan juga Yuda tidak ingin mengambil resiko untuk ketiga bayinya.


Hanya Keluarga besar berkumpul bersama di vila. Angel yang mendapatkan undangan dari Raka juga mengikuti acara tersebut.


Pangeran sedang melakukan Vidio call bersama dengan Bayu. Bayu dan Ola tidak dapat hadir karena mereka sedang menetap di Prancis.


"Haloo Triple Baby J, aaauuhh kalian sangat menggemaskan sekali, salam dari kakak Anza ya sayang," sapa Ola, Anza adalah putra dari Bayu dan Ola, namun itu adalah anak angkat. karena Ola belum hamil juga sampai saat ini.


"Hay Ola, bagaimana kabarmu ?"tanya Paula.


Ola sedikit mengerutkan keningnya melihat Paula berada disamping Pangeran. Terakhir Ola lihat, mereka sedang bertengkar hebat di acara pernikahannya.


"Hay !! Kamu dan Tuan Pangeran ...!?"tanya Ola tidak percaya.


"Hehehee doakan yang terbaik untuk kami ya,,!?"ucap Paula malu malu.


"Uuuhh Soo sweet.. lope lope deh pokoknya buat kalian !!?"ucap Ola yang terharu dengan pasangan dramatis itu.


Acara akan dimulai, dan mereka mengakhiri panggilannya.


Mama Ratu yang sudah mempelajari cara untuk mendoakan bayi akhirnya memimpin acara. Mama Ratu juga tidak percaya bahwa dia akan mengikuti acara kejawen dari keluarga suaminya.


Didepan semua orang, mama Ratu sudah tidak sungkan dan gengsi untuk melantunkan doa keramat.


Sampai akhirnya, mama ratu menyipratkan air yang sudah diberi 7 bunga dan juga 7 air dari mata sumber yang berbeda, mama Ratu satu persatu menyipratkan percikan air untuk sang Triple Baby J.


Baby J yang mendapatkan cipratan air malah terlihat senang dan tertawa, namun Baby Ju terlihat sedikit tidak suka. Ia mengerutkan keningnya dan memanyunkan bibirnya yang merah, membuat semua orang gemas dengan tingkahnya.


.


Setelah acara selesai, Tuan Aska yang baru pulang dari perjalanan bisnis di Amerika dikejutkan dengan surprise yang diberikan kelurganya.


Mama Lauren dan yang lain memang sengaja tidak memberi tahu kelahiran Baby J kepada Tuan Aska.


"Surprise ....!!!!"teriak semua orang menyambut Tuan Aska.


Tuan Aska mendekat kearah cucunya. Ia ternganga melihat ada 3 bayi di ranjang bayi yang cukup besar.


"A..anak siapa ini ?"tanya Tuan Aska tidak percaya.


"Pah, ini cucu kita, anak Yuda dan Mumut," jawab Mama Lauren.


"Ya tuhan, alhamdulillah. Nak, selamat ya sayang,," Tuan Aska memeluk putranya dengan rasa sangat bangga.


"Terima kasih pah."


"Setelah ini kamu harus berkerja dengan giat, kamu harus membuat semua perusahaan cabang menjadi perusahaan pusat. Papa tidak ingin cucu papa ini merasa tidak adil dikemudian hari. Mereka harus mendapatkan bagian sama Rata," ucap Tuan Aska yang benar benar tidak percaya, ia memiliki cucu kembar 3. Ini adalah keajaiban dari tuhan.


"Siap pah .."

__ADS_1


Tuan Aska yang sedang menggendong Baby Jay tiba tiba teringat sesuatu.


"Oya, papa juga membawa kejutan untuk kalian," ucap Tuan Aska membuat semua orang bingung.


"Apa pah ?"tanya mama Lauren penasaran.


Tuan Aska menunjuk kearah pintu. Semua orang memandang kearah dimana jari telunjuk Tuan Aska mengarah.


Dari balik pintu, perlahan seorang wanita berjalan mengarah ke mereka.


Semua orang menatap tajam melihat siapa yang kini berdiri jauh di hadapan mereka.


"Saraaaah !!"


"Sarahh ..!!


"Sarah .."


Begitulah bibir mereka menyebut nama wanita sedang berdiri didepan pintu.


Sarah hanya mendudukkan kepalanya, ia tidak berani menatap siapapun yang kini ada dihadapan mereka.


Sarah yang dulu cantik, model terkenal, tubuh seksi wajah yang berseri seri, bibir yang merah, kulit yang mulus, kini menjelma menjadi zombie yang tak berjiwa.


Tubuhnya penuh memar dimana-mana, wajahnya tirus seperti tulang berbalut kulit.


Semua orang bertanya tanya dalam hati, apa yang sebenarnya terjadi dengan Sarah ...


Namun, entah apa yang sedang dipikirkan Pangeran, tiba tiba dia melepaskan tangan Paula dengan perlahan dan berlari kearah Sarah.


Paula benar benar tidak percaya dengan sikap Pangeran, ia memundurkan tubuhnya menjauh dari kerumunan.


Semua orang tidak percaya dengan respon Pangeran yang tiba tiba berlari kearah Sarah dan memeluknya dengan sangat erat.


Suasana semakin canggung dan tegang. Yasmin mencoba untuk memeluk sahabatnya, Yasmin sangat mengerti apa yang sedang dirasakan Paula saat ini.


.


Setelah beberapa saat Pangeran memeluk Sarah. Tak sadar air matanya mengalir begitu saja.


Pangeran tidak pernah menyangka, bagiamana bisa wanita yang dulu sangat ia cintai, kini terlihat sangat memprihatikan.


"Pangeran .." dua mata saling bertemu dan menatap.


"Apa .... apa yang terjadi denganmu Sarah!? Kenapa, kenapa ini bisa terjadi!? Siapa !! Siapa yang melakukan ini padamu Sarah !!?"ucap Pangeran penuh pernyataan dan ekspresi emosi.


"Hik hik hik,,, Pangeran, maafkan aku Pangeran,,,, maafkan aku !!" Sarah memeluk Pangeran dengan sangat erat, ia tidak percaya jika Pangeran merespon baik kepulangannya.


Paula yang melihat semua itu merasa tidak tahan, ia berlari kedapur untuk menyibukkan diri. Ia mencoba untuk menyiapkan minuman dan makanan untuk semua orang. Untuk saat ini, Paula mencoba untuk percaya dengan Pangeran walaupun sebenarnya ia sendiri benar-benar merasa sangat sakit hati.

__ADS_1


.


Semua orang duduk untuk mendengarkan penjelasan Tuan Aska.


Tuan Aska yang dipaksa untuk menjelaskan sesuatu, langsung mengambil nafas dalam dalam.


Ia sebenarnya tidak ingin ikut campur dan tidak ingin ambil pusing dengan urusan orang lain. Namun ia memiliki hutang untuk menjelaskan kepada semua orang kenapa dia bisa membawa Sarah dengan keadaan yang seperti itu.


"Huuufft,,,. Jadi begini. Papa waktu sedang melakukan pertemuan penting untuk melanjutkan kerjasama dengan klien papa. Nah, ketika papa akan pulang, teman teman papa mengajak untuk minum bersama. Papakan tidak enak jika menolaknya, apa lagi mereka yang akan mentraktir ...."


"Apa !! Jadi papa minum minuman lagi !?"pekik mama Lauren memotong ucapan Tuan Aska.


"Diam dulu too, mau dilanjut gak ini !?"


"Lanjut !!!"teriak semua orang serempak.


"Hemm, jadi karena papa ini baik, papa mengajak mereka untuk datang ke club milik Sam, sepupu kamu Lauren. Papa pikir Sam akan senang karena mendapatkan untung besar karena teman teman papa ini kan royal orangnya. Nah, ketika papa ingin kekamar mandi, papa tidak sengaja melihat Sarah diseret oleh seorang pria jelek, dan seketika papa langsung meninju orang itu.


Yaaah ,,, meski papa sudah tua, tangan papa terasa akan patah ketika menuju pria itu.! Ketika pria itu mau menghajar papa balik, beruntung Sam datang menyelamatkan papa, jika tidak. Papa tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pria jelek itu," ucap Tuan Aska dengan nada sombongnya.


"Apa !! Jadi semua ini perbuatan paman Sam !?"pekik Yuda menahan geram.


"Katanya dia membeli Sarah dari pacarnya. Tapi Papa sudah memberi peringatan kepada Sam supaya dia tidak lagi memperjual beli para wanita."


"Ya tuhan, aku tidak menyangka jika Sam memiliki pekerjaan yang kotor seperti itu pah. Huh, mama harus memberinya pelajaran !! Dia benar benar membuat malu keluarga besar Roberto !!" kecam mama Lauren yang benar benar merasa marah.


"Hemm terserah kalian selanjutnya mau bagaimana, papa sekarang ingin bermain main dulu dengan cucu cucu papa," ucap Taun Aska yang tidak ingin ambil pusing.


.


Paula yang mendengar semua penjelasan dari Tuan Aska merasa sangat bimbang. Disisi lain ia merasa kasihan dengan Sarah. Disisi lain, ia juga merasa tidak rela jika harus merelakan Pangeran.


.


Pangeran yang merasa geram, langsung menelfon anak buahnya untuk mencari keberadaan pria yang telah menjual mantan istrinya itu. Pangeran benar benar merasa sakit melihat Sarah diperlakukan seperti ini.


Semua orang membubarkan diri untuk memberi luang kepada Sarah dan Pangeran.


Laras diam diam menguping pembicaraan mereka dari dalam kamarnya, Laras sama sekali tidak ingin melihat ibunya.


Kini Yuma sedang mencoba untuk membujuk Laras.


Yuma tidak ingin Laras menjadi seperti dirinya yang tidak ingin mendengar penjelasan ibunya, kemungkinan mama Sarah memiliki alasan kenapa dia pergi dan meninggalkan Laras dan Ayah Pangeran.


"Laras, kamu sebaiknya temui ibumu dulu. Dia pasti akan sangat senang."


"Biarkan dulu Yuma, untuk sementara aku tidak ingin menyapanya. Kamu keluarlah, aku butuh waktu !"


"Hemm,, baiklah. Jika sudah siap, kamu bisa .."

__ADS_1


"Keluarlah Yuma, aku sedang ingin sendiri !!"


..


__ADS_2