
Di "Rumah genius" Raka ingin ikut dengan Angel yang akan melakukan training di rumah sakit besar. Angel sudah berada di rumah genius hampir 4 bulan lebih, dan hari ini dia sudah bisa terjun langsung ke rumah sakit untuk mempelajari lebih lanjut.
"Angel, aku ingin ikut dengan kamu," ucap Raka.
"Kita akan bicara dulu dengan profesor ya ,"jawab Angel.
"Baiklah .."
"Profesor, Raka mengatakan ingin ikut denganku," ucap Angel.
"Raka belum memiliki sertifikat karena dia baru berapa hari disini. Tapi dia bisa ikut, hanya saja dia tidak diizinkan terjun untuk peraktek. Raka hanya boleh melihat saja tanpa ikut adil," ucap Profesor itu.
"Tidak papa Profesor. Raka juga berniat ingin melihat lihat saja," Jawab Raka.
"Ya sudah, kapan kalian memutuskan untuk berangkat ?"
"Besok kita akan berangkat profesor," jawab Angel.
"Baiklah, semoga kalian berhasil," jawab profesor itu penuh dengan keyakinan.
"Terima kasih ... "
...
Di sisi lain, kita juga di perlihatkan Jaka adik dari Mumut. Jaka benar benar berbeda dengan mbaknya, jika Mumut bisa sangat bodoh lain halnya dengan Jaka. Dia benar benar anak yang sangat pintar, dan hari ini dia akan mengikuti training di rumah sakit besar.
Singkat cerita, kita di perlihatkan Jaka telah mempunyai kekasih yang bekerja menjadi pengacara. Pacar Jaka ini usianya lebih tua 2 tahun dari Jaka.
Kita juga di perlihatkan bahwa Jaka yang cerdas itu akan mengikuti training di rumah sakit bersama teman temannya. Jaka mengambil jurusan keperawatan, dia sebenarnya ingin menjadi ahli bedah, tetapi biayanya sangat tidak mungkin orang tuanya sanggup.
__ADS_1
..
Pagi yang cerah ini, Tuan Suroto dan Mama Ratu akan melakukan bulan madu. Mama Ratu sangat senang karena suaminya jarang jarang mengajaknya untuk berjalan jalan.
Karena ini acara bulan madu orang tua, anak tidak ada yang ikut.
Di perjalanan mama Ratu merasa curiga ketika mereka melewati bandara begitu saja.
"Loh pah, bandaranya melewatkan ,," ucap Mama Ratu memperingati.
"Kita tidak akan keluar negeri mah," ucap Tuan Suroto.
"Loh kata papa tadi malam, bukannya kita akan ,,??"
"Kita akan pulang kampung,. Adik aku katanya kangen ingin bertemu," ucap Taun Suroto tersenyum.
Mama Ratu benar benar tercengang karena telah di bohongi oleh suaminya.
"Jika papa tidak berbohong, mama tidak akan pernah mau untuk di ajak ke kampung halaman Papa," ucap Tuan Suroto.
Alasan mama Ratu tidak ingin adalah, ternyata tuan Suroto ini adalah anak dari keluarga keraton di Jogja. Mereka dulu bertemu ketika Tuan Suroto berjalan jalan ke negara Portugis. Ayahnya mama Ratu asli orang Portugis, dan ibunya orang jawa indo.
Dahulu, Mama Ratu tidak tahu jika tuan Suroto adalah orang Jawa keraton. Karena Tuan Suroto sendiri sudah lekat dengan budaya luar.
Tuan Suroto, atau lebih di kenal Tuan Su waktu masih muda telah di lirik oleh banyak wanita. Tetapi kecantikan Mama Ratu yang agak bule bule Jawa, membuat Tuan Su terpana.
Singkat cerita Tuan Su telah meminang Mama Ratu saat masih di Portugis.
Setelah menikah beberapa hari, Tuan Su mendapatkan kabar jika ayahnya meninggal dan dia harus meneruskan perusahaannya di Indonesia. Mama Ratu Sangat senang karena telah menikahi orang yang kaya dan tampan.
__ADS_1
Di saat mereka sudah sampai di Jogja, Mama Ratu yang sudah lekat dengan budaya luar terkejut mengetahui rumah kuno milik orang tua Tuan Su pada masanya.
Walaupun rumah itu besar, tetap saja di mata Mama Ratu itu ngak banget.
Mama Ratu tidak ada pilihan, jika Tuan Su mau mengambil alih perusahaan itu dia harus tinggal di rumah itu bersama dengan istrinya.
Peraturan Jawa asli membuat Mama Ratu merasa setres. Tidak ada kehidupan bebas, semuanya selalu di atur. Bahkan Mama Ratu harus bangun subuh, yang biasanya dia baru akan bangun jika sudah jam 9 pagi.
Mama Ratu sempat kesal, tetapi lagi lagi demi harta dia tidak punya pilihan. Sebenarnya orang tua Tuan Su sangat baik. Hanya Saja Mama Ratu tidak terbiasa hidup di lingkungan kuno seperti itu.
Sejak saat itu, mama Ratu sangat ilfil dengan orang yang medok dengan sukunya. Dia lebih suka dengan seseorang yang ke barat barat.
Dia menoleransi suaminya, karena selain tampan, tuan Suroto juga kaya dan dia juga tidak terlalu mengikuti jejak Orang tuanya yang terlalu kejawen.
"Heemm baiklah Tuan Su yang terhormat, kita akan berkunjung hanya untuk satu malam saja," ucap Mama Ratu meledek Tuan Suroto.
Tuan Suroto yang mendengar istrinya menyebut nama masa mudanya tertawa.
"Hahaha mama masih ingat saja nama itu," tawa tuan Suroto.
"Iya lah, lagian kenapa dulu papa tidak jujur jika nama papa itu Suroto. Gaya nya di singkat singkat jadi su ,, biar keren gitu apa ?"tanya Mama Ratu kesal saat mengetahui jika kepanjangan Su adalah Suroto.
"Hahaha bukan begitu mah, dulu teman teman papa yang suka memanggil papa begitu. Kebanyakan teman papa orang luar negeri, mereka agak kesulitan memanggil papa Suroto, jadi mereka menyingkatnya menjadi Su saja." jelas Tuan Suroto.
"Heemm ya sudahlah, mama tetap cinta papa kok walaupun nama begitu," ucap Mama Ratu tersenyum.
"Tidak jika papa orang miskin," sindir Tuan Suroto.
"Papa, hidup itu adalah pilihan. Aku tidak ingin makan cinta pah," ucap Mama Ratu terang terangan.
__ADS_1
"Iya juga sii, lagian jika dulu mama tidak cantik. Papa juga tidak akan mau dengan mama," ucap Tuan Suroto membuat pipi mama Ratu memerah. Dia sangat senang dengan pujian suaminya yang sudah lama hilang.
....