Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Mumut Terluka ..


__ADS_3

Setelah kepergian Mama Ratu dan Tuan Suroto. Mumut berniat ingin membuat kue di dapur.


Terlihat Mumut menakar semua bahan, keahlian itu dia dapatkan saat bersama dengan nenek lemper.


Seseorang tersenyum manis melihat Mumut yang sibuk di dalam dapur, dia adalah Yuda. Dari hp'nya dia terus memantau keadaan Mumut. Dia benar benar tidak mengalihkan pandangannya dari hp'nya itu.


Sarah tiba tiba datang menghampiri Mumut.


"Hay Mut," sapa Sarah.


"Hay mbak Sarah ,,"jawab Mumut tersenyum.


"Mut, aku ingin bicara serius dengan kamu," ucap Sarah.


"Bicara opo mbak ?"


"Apa kamu bisa meninggalkan Pangeran untuk aku ?"tanya Sarah membuat Mumut yang sedang menakar minyak di gelas berhenti.


Yuda yang melihat itu terus memantau mereka dengan serius.


"Ah bicara opo sampean ini mbak," ucap Mumut yang tidak mengerti. Pangeran adalah suaminya, kenapa dia harus meninggalkannya.


"Masak kamu tidak mudeng sii Mut, apa kamu tidak mengerti apa yang aku bicarakan !! Kamu itu adalah perebutan laki orang, kamu adalah orang yang suka menikung sana sini. Pertama kamu merebut suamiku dan sekarang kamu mau merebut karir aku !!"ucap Sarah yang mulai emosi.


"Mbak Sarah itu bicara apa, mas Pangeran adalah suami Mumut. Mbak Sarah yang sudah menjadi pelakor karena menikahi orang yang sudah menikah !!"ucap Mumut yang mulai melawan.


Sarah benar benar tidak percaya,


"Kamu !! kamu sudah berani menghina aku haah !!" teriak Sarah sambil mendorong Mumut.


Mumut yang sedang memegang gelas minyak tidak sengaja menjatuhkannya ketika Sarah mendorongnya. Bahkan kaki Mumut yang tidak menggunakan sandal tidak sengaja menginjak serpihan gelas.


"Aww !!" pekik Mumut tetapi Sarah tidak perduli dan masih terus mendorong Mumut.


"Apa !! sakit !! itu tidak seberapa dari perasaan aku yang telah kamu sakiti Mut !!"ucap Sarah kesal.

__ADS_1


"Aku tidak berbuat apa apa mbak, Mas Pangeran sendiri yang menginginkan Mumut !!"ucap Mumut yang mulai bergetar menahan sakit.


Di saat Sarah ingin menampar Mumut, terdengar suara Pangeran memanggilnya.


"Iyaa sayang aku datang !!"ucap Sarah buru buru.


"Aaaaaaaahhhkkkk !!!!" teriak Sarah ketika terpeleset minyak yang tadi terjatuh.


Mumut tercengang melihat itu semua.


Bahkan Yuda yang menyaksikan itu semua dari awal, dengan buru buru langsung menuju rumah Pangeran. Dia meletakkan hpnya di mobil dan masih terus memantaunya.


Pangeran yang mendengar suara teriakan langsung berlari menuju asal suara.


"Saaaraah !! apa yang terjadi sayang ?"tanya Pangeran cemas.


"Aduuuh sayaaang, perut aku sakit. Aku tadi dorong sama Mumut ,," ucap Sarah menuduh Mumut.


Mumut ingin mengelak tetapi Pangeran sudah melototinya.


Mumut yang melihat darah keluar dari selangkangannya Sarah terkejut sehingga tidak memperhatikan pertanyaan dari Pangeran.


"Darah !! daraaah!!" teriak Mumut terkejut.


Pangeran baru menyadari jika istrinya sudah berdarah darah.


Mumut yang khawatir ingin mendekat dan ikut menolong.


Tetapi Pangeran yang percaya jika semua ini adalah ulah


Mumut menepisnya dan malah menampar Mumut sampai bibirnya pecah.


"Jangan sentuh istrikuuuu !!!" teriak Pangeran dengan geram.


Di saat Mumut ingin berkata, Pangeran malah mendorong Mumut dengan kuat sehingga kepalanya membentur sisi meja. Bekas jahitan waktu itu kembali berdarah.

__ADS_1


Setelah mendorong Mumut dengan sangat kuat, Pangeran langsung membawa Sarah dan tidak menghiraukan Mumut yang juga berdarah darah di kepalanya.


Yuda yang melihat itu semua merasa sangat geram dan melajukan mobilnya dengan sangat cepat.


"Mumut, bertahanlah Mut," gumam Yuda yang tidak terasa air mata keluar karena saking khawatirnya jika sampai terjadi hal yang serius kepada Mumut.


Mumut yang kehilangan banyak darah mencoba meminta tolong Kepada Pangeran yang sudah menjauh.


"Mas tolong ,,," ucap Mumut dengan sangat lirih. Dia dan akhirnya kehilangan kesadarannya.


Ke tiga pelayan itu yang baru pulang dari pasar terkejut melihat Mumut yang sudah tidak sadarkan diri dan bersimbah darah di kepalanya.


"Aaaaahhhhhhkkkkk ,,," teriak ke tiga pelayan itu sangat terkejut dan panik.


"Nooon Mumut apa yang terjadi, dimana semua orang !! aduh gimana ini !?" ucap mereka yang panik.


Suara mobil datang, dan dengan cepat Yuda turun dari mobil.


"Taun syukurlah anda datang, itu non Mumut tuan," ucap Buk Jum menyambut kedatangan Yuda.


"Saya sudah tahu bik ,," ucap Yuda yang langsung menuju dapur.


Tanpa pikir panjang Yuda langsung membopong Mumut masuk ke mobil. Bik Jum juga ikut untuk menjaga Mumut di kursi belakang dan menahan pendarahan agar tidak keluar lebih banyak.


Yuda yang sudah sangat cemas tidak berkata apa apa lagi dan melaju dengan kecepatan tinggi.


Bik Jum yang di bawa oleh Yuda tidak henti henti nyebut karena dirinya sangat takut. Yuda membawa mobil dengan sangat cepat dan ugal ugalan, di sepanjang jalan Yuda tidak henti hentinya menekan telakson sampai mengundang polisi jalanan mengejarnya.


"Tuan hentikan mobil anda !!"teriak polisi tidak menyadari jika ada orang sekarat di belakang.


Saat Yuda menoleh, pak polisi itu mengenali Yuda.


"Pak, Istri saya sedang sekarat !!" Teriak Yuda yang mengakui Mumut Istrinya.


Polisi yang mendengar itu mengerti, dan langsung membantu Yuda untuk membuka jalan yang cukup padat itu.

__ADS_1


Bik Jum menghela nafas lega karena ada polisi yang membatu, sehingga Yuda tidak lagi harus ugal ugalan untuk menyalip kendaraan lain.


__ADS_2