
Pagi itu, Pangeran mendapatkan kabar bahwa orang yang telah menjual mantan istrinya telah ditemukan. Dengan bantuan Yuda, semua berjalan dengan cepat.
Pangeran menghampiri Yuda yang sedang mencoba menggantikan popok anaknya.
"Yudaa ,,, yudaa !!"panggil Pangeran.
"Apa'an sih Pang !! Gak perlu teriak triak!!"ucap Yuda merasa kesal. Ia takut anaknya akan terkejut dengan suara Pangeran.
"Pria yang telah menjual Sarah sudah ketemu!!"ucap Pangeran bersemangat.
"Hemm ,,,"jawab Yuda.
"Kok cuma heemm sih !!?"
"Aku sudah dapat kabar dari semalam."
"Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku!!?"
"Bukankah kamu sedang sibuk mengurusi mantan istrimu itu !!"
"Ayo lah pang,, dia sedang membutuhkan aku saat ini ,,,!"
"Ya terus !!?"
"Sekarang kita harus ke Singapura, aku dengar dia ada disana !!?"ucap Pangeran bersemangat ingin segera menghabisi pria itu.
"Tidak perlu Pang, aku sudah menyuruh anak buahku untuk membawa orang itu keindonesiaan. Aku menyuruh mereka membawanya ke gudang," ucap Yuda dengan santai.
"Kenapa kamu tidak bilang !!?"umpat Pangeran kesal.
"Ini yang namanya membantu tanpa pamrih. Membantu tidak perlu bilang bilang," ucap Yuda santai sambil menggendong bayinya.
Pangeran yang mendengar itu menatap tajam kearah Yuda sambil berkomat-kamit.
"Yuda, ayo kita berangkat sekarang !! Aku tidak sabar ingin menghajar pria itu !!"ucap Pangeran merasa tidak sabar.
Yuda mendengus dengan kasar, ia menatap Pangeran malas. Akhirnya Yuda meletakan bayinya kembali dan merapikan jasnya.
"Merepotkan saja !!"umpat Yuda merasa kesal. Ia melewati Pangeran begitu saja.
Pangeran yang melihat respon Yuda hanya bisa tersenyum mengejek.
..
Disaat mereka akan keluar vila, Yasmin berlari kearah mereka.
"Kakaaak !! Tungguuu !!"teriak Yasmin memanggil Yuda dan Pangeran.
"Ada apa?"tanya Yuda.
"Kak Pangeran, Paula ... Paula mengatakan akan keluar negeri sekarang !! Dia sedang berada dijalan menuju bandara, dia tidak mengatakan mau ke negara mana!!?"ucap Yasmin dengan panik.
"Lalu ..?baguslah jika ia pergi, ia pantas mendapatkan kebahagiaannya sendiri. Dia tidak pantas mempertahankan pria seperti aku," Jawab Pangeran dengan tenang. Namum dari jauh, Sarah melihat ekspresi Pangeran yang tidak biasa.
__ADS_1
Yasmin yang melihat respon Pangeran, merasa sangat muak. Dia melepaskan sandalnya jepitnya dan mengarahkannya ke wajah Pangeran.
PLAAAAAAKKK !!!!! satu tamparan kuat membuat pipi Pangeran memerah seketika. Yuda hanya meringis linu melihatnya.
"Aaaauww yasmiiin !! Apa yang kamu lakukan hah !!?"
"Kamu benar benar pria bangsaaa*t yang pernah aku temui Pangeran. Kamu pria busuk, pria menjijikkan yang pernah aku temui. Setelah ini, aku tidak Sudi melihat wajah kamu yang menjijikan itu, CUIH !!!"umpat Yasmin dengan kesal lalu pergi meninggalkan Pangeran yang pasrah dengan semua hinaan Yasmin. Pangeran akui jika dirinya memanglah pria brengsek yang sama sekali tidak pantas untuk Paula.
"Lalu !?"tanya Yuda meminta kepastian arah tujuan mereka.
"Kita tetap ke gudang !"jawab Pangeran dengan mantap.
Namun ketika Yuda akan melajukan mobilnya, tiba tiba Sarah menghalangi mobil mereka.
TIIINNN .... SHIIIIIIITT !!!"
Beruntung daya tanggap Yuda bagus, ia langsung menginjak pegas rem supaya Sarah tidak tertabrak.
Semua orang yang mendengar suara gaduh langsung berlari kedepan untuk melihat apa yang terjadi.
"Sarah, apa dia mau mati !!"umpat Yuda kesal.
Pangeran langsung turun dari mobil dan menghampiri Sarah yang masih berdiri menghalangi mobil Yuda.
"Sarah, apa yang kamu lakukan!?"tanya Pangeran terlihat khawatir.
Sarah tersenyum melihat respon Pangeran yang benar-benar menghawatirkan dirinya.
"Sarah ...?"
"Pangeran, kejarlah cinta mu yang sesungguhnya. Aku tahu, rasa perhatianmu ini hanyalah bentuk dari rasa penyelasanmu saja terhadap apa yang sudah terjadi diantara kita. Aku kembali bukan untuk jatuh kepelukanmu lagi Pangeran, aku kembali hanya untuk meminta maaf atas segalanya. Walaupun kita berpaut dalam cinta pertama, tapi sejatinya kita tidak ditakdirkan untuk bersama. Kejarlah cinta sejatimu sebelum ia benar-benar pergi, pergilah sebelum kamu benar benar akan kehilangannya. Aku janji tidak akan mengganggu hubungan kalian, aku ikhlas kamu bahagia bersama wanita lain. Kamu berhak bahagia bersama wanita yang benar benar kamu cintai Pangeran, pergilah ...."
Pangeran benar benar tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar, ia tidak bisa menahan air matanya terhadap semua yang sudah ia lakukan terhadap Sarah. Sarah adalah wanita yang paling berkorban saat berada disampingnya. Sarah adalah wanita paling tersakiti oleh keegoisan Pangeran selama ini. Dari semua penghianatan Pangeran, Sarah tetap bersamanya sejauh yang ia sanggup sampai akhirnya takdir benar benar memisahkan mereka.
Pangeran memeluk Sarah dengan sangat erat, bahkan semua orang juga tidak terasa meneteskan air mata mereka. Cinta memang sangat rumit, namun terkadang kita harus merelakannya agar ia yang kita cintai bisa bahagia.
"Hik hik hik ,,maafkan,, maafkan aku Sarah, maaf,,,!?"Pangeran benar benar merasa tidak berdaya dipelukan Sarah.
Sarah menyeka air matanya dan menatap Pangeran.
"Sudah, aku tidak papa. Sekarang cepat kamu menyusul Paula sebelum ia benar-benar pergi dan takkan kembali," ucap Sarah dengan penuh extra kesabaran.
Yuda turun dari mobilnya.
"Pangeran, mesin belum aku matikan !!"ucap Yuda memberi kode.
Pangeran merasa tidak percaya, ia tersenyum dan mengecup kening Sarah untuk yang terakhir kali sebelum ia akan benar benar melepaskannya.
"Pergilaah ...." Sarah tersenyum kepada Pangeran.
Dengan kecepatan tinggi, Pangeran berlari kearah mobil dan menancamkan gas dengan kekuatan penuh.
Walaupun bibir Sarah mengatakan ikhlas, nyatanya ini sungguh berat untuknya. Sarah tersungkur dan tertunduk melihat kepergian cinta pertamanya untuk mengejar cinta sejatinya, Ia menekan jantungnya yang terasa seperti teriris iris.
__ADS_1
Laras yang melihat ibunya begitu sangat menderita mencoba untuk mendekatinya. Dibantu mama Ratu, mereka mendekati Sarah yang sedang membutuhkan kekuatan.
"Mamah ..?"
"Sarah ..?"
Mendengar seseorang memanggilnya, Sarah mengadah wajahnya keatas untuk melihat.
"Laras, Mamaa Ratu,,, hik hik hik ,,, kalian disini !?"ucap Sarah tidak percaya, Sarah berfikir tidak akan ada yang menerimanya dirumah ini selain Pangeran.
Mama Ratu tidak tahan untuk memeluk mantan mantunya yang selalu ia hina karena melahirkan seorang anak cacat sehingga menjadikan seorang wanita sangat menyedihkan. Mama Ratu menangis di pelukan Sarah.
"Hii hik hik ... Sayang, maafkan mama nak, maafkan semua kejahatan yang pernah mama lakukan padamu sayang, maaf ,,,,"ucapan tulus dari bibir mama Ratu.
"Maafkan Sarah juga ya mah, maafkan semua kedurhakaan Sarah terhadap mama selama ini .."
Setelah saling memaafkan, mama Ratu melepaskan pelukannya. Kini Sarah menatap putrinya, putri yang sangat ia rindukan, putri yang sudah menjadi korban keegoisan orang tuanya.
"Laras sayang, boleh mama peluk kamu ?"tanya Sarah ragu ragu. Sarah sangat mengerti, orang yang paling membenci dirinya adalah anaknya sendiri, Laras.
Dengan perasaan penuh bersalah, Laras menganggukkan kepalanya.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Pangeran, Laras menjadi merasa sangat bersalah karena diam diam telah menyebarkan foto ibunya yang sedang berselingkuh kepada publik. Laras merasa ia sudah gagal menjadi seorang anak yang baik.
Melihat anggukan Laras, Sarah langsung memeluk putrinya dengan sangat erat. Ini adalah hal terbaik yang Sarah harapan selama ini, memeluk putrinya adalah sebuah kehormatan baginya dirinya yang hina.
"Maafkan mama sayang, maafkan mama ,,?"
"Maafkan Laras juga mah, maafkan Laras karena Laras tidak bisa menjadi anak yang baik untuk mamah," ucap Laras penuh dengan penyesalan.
"Apa yang kamu katakan sayang, Laras tidak pernah bersalah kepada mamah. Mamahlah yang telah banyak salah terhadap Laras," ucap Sarah menatap anaknya lekat lekat.
Laras menundukkan kepalanya.
"Laras yang sudah menyebarkan foto-foto perselingkuhan mamah, dan sekarang mamah pasti sudah tidak bisa menjadi model lagi," ucap Laras merasa sangat bersalah.
Namun Sarah malah tersenyum kearah putrinya.
"Tidak papa sayang, mama juga memang tidak ingin lagi kembali kedunia model. Mama tidak perduli bagaimana pandangan orang lain terhadap mama. Asalkan Laras mau menerima mama lagi, mama sudah merasa cukup nak," ucap Sarah mencoba meyakinkan Laras.
"Mamah benar tidak marah kepada Laras!?"ucap Laras merasa senang.
"Iya sayang, mana mungkin Mama bisa marah kepada anak semanis dan secantik kamu," ucap Sarah tersenyum sambil mencubit hidung anaknya yang mancung.
Semua orang tersenyum lega. Mereka tidak percaya jika Sarah akan berkorban sebesar ini. Semua orang yang awalnya memandang rendah, kini berbalik berasa empati kepada Sarah.
Doa kebaikan mengalir untuk Sarah.
...
***JANGAN LUPA VOTE NYA YA TEMAN TEMAN🤗
LIKE SEBELUM LANJUT KE BAB SELANJUTNYA 🙏🙏***
__ADS_1