
Malam ini mereka semua makan bersama, bahkan Mumut yang biasanya menyendiri karena ada Raka dia ikut makan bersama di meja makan.
"Raka sayang, apa kamu suka negara itu ?"tanya Mama Ratu.
"Raka Sangat suka nek, bahkan Raka ingin membelikan rumah buat ibu disana," ucap Raka antusias.
"Akan butuh uang banyak sayang untuk pindah kesana," ucap Sarah.
"Raka akan bekerja sangat keras mama .."
"Kamu memang anak pintar Raka, semoga apa yang kamu cita citakan terkabul," ucap Tuan Suroto.
"Amiin, Terima kasih banyak kakek .."
"Tidak !! tidak bisa, Raka akan tetap bersama papa dirumah ini. Papa tidak akan mengizinkan Raka pergi kemana mana," ucap Pangeran yang terlihat tidak senang dengan rencana Raka.
"Bukankah papa berniat akan menceraikan ibu. Raka akan memberi saksi yang kuat agar ibu menang dalam persidangan nanti," ucap Raka membuat semua orang yang ada di meja makan itu terkejut.
"Ah Raka sayang, Kok Raka bicara begitu ?"tanya Mama Ratu.
"Raka ini sudah berusia 6 tahun, Raka tahu apa yang kalian bicarakan dan apa niat kalian.."ucap Raka dengan santai.
"Papa tidak akan menceraikan ibumu, sampai kapan pun, Mumut adalah istri aku dan Raka adalah anak papa. Sampai disini, aku harap kalian menerima keputusan aku ..!"ucap Pangeran menahan emosi.
Setelah mengatakan itu Pangeran langsung meninggalkan meja makan. Sarah yang mendengar apa yang di katakan Pangeran merasa tidak percaya.
"Sayang tunggu, sayaaang !!"teriak Sarah yang menyusul Pangeran.
__ADS_1
"Ibu, ayo kita masuk ke kamar," ucap Raka mengajak ibunya yang sedari makan dan tidak menghiraukan keributan yang ada di meja makan itu.
"Eeegggrrhh,, alhamdulillah.. Ayok sayang, ibu sudah selesai," ucap Mumut setelah bersendawa di depan ibu dan ayah mertuanya.
Tuan Suroto dan Mama Ratu yang melihat tingkah aneh Mumut merasa merinding.
"Mah, apa yang terjadi dengan menantu pertama kita itu !?"tanya Tuan yang baru menyadari jika tingkah Mumut akhir akhir ini terlihat aneh.
"Mama Juga tidak tahu pah semenjak dia hidup dari kematian, dia terlihat sangat aneh," ucap Mama ratu yang mulai terbiasa dengan sikap aneh Mumut.
...
Di dalam kamar, Sarah dan juga Pangeran terlibat dalam pertengkaran hebat.
"Sayang !! apa maksud kamu dengan tidak akan menceraikan Mumut hah !!"bentak Sarah histeris.
"Sarah, ini sudah keputusan aku," ucap Pangeran dengan lembut agar Sarah bisa mengerti.
"Kamu berjanji akan meninggalkan wanita itu setelah hak asuh anak jatuh ketangan kamu, tapi apa inii !! apa Pangeran !!!??? Apa kamu sudah mulai mencintai wanita kurang se-On's itu HAAAHH !!!!"
"TUTUP MULUT KAMU SARAH !!!!"bentak Pangeran tidak terima Sarah menghina Mumut lagi.
"Yah !!! tampar saja aku !! Tampaaar !!! silahkan pilih bagian mana yang ingin kamu tampar Pangeran, aku sudah hancur !! aku sudah tidak ada lagi artinya bagi kamu, Huaaaa haaa haaa,, aku ingin mati saja jika begini,," ucap Sarah yang merasa sangat putus asa.
"Sarah aku mohon maafkan aku Sarah, jangan katakan itu, kamu adalah segalanya bagi aku Sarah, aku hanya ingin kamu untuk lebih bersabar,, aku mohon Sarah," ucap Pangeran yang memeluk istrinya dengan erat.
Pangeran sangat bingung dengan keadaan yang menimpa mereka sekarang. Disisi lain Pangeran sangat mencintai Sarah, tetapi disisi lain Pangeran juga tidak ingin mencampakkan Mumut.
__ADS_1
Akhirnya Sarah tertidur di pelukan Pangeran, kondisi dia yang sedang hamil membuatnya menjadi sangat lemas ketika selesai marah marah.
..
Raka malam ini memutuskan untuk tidur dengan ibunya.
Mumut memperhatikan ibunya yang terlihat sedikit gemukan, dan ibunya terlihat sedikit aneh.
"Ibu, ibu sudah menghabiskan 3 biji mangga, 3 apel, satu kilo anggur dan juga apa ini, permen sebanyak ini ibu habiskan dalam waktu(Raka melihat jam di tangannya) 1 jam !!?"tanya Raka heran.
"Hehe ibu masih lapar nak," ucap Mumut yang masih mengunyah apel di tangannya.
"Ibu tadi sudah makan banyak, apa ibu tidak sadar."ibu tadi sudah menghabiskan paha ayam di meja makan,"bisik Raka.
"Ah masak Iyo sii Lee, ibu cuma makan 1, 2, 3 ,4 .... hehehe Iyo yo le, ibu tadi menghabiskan paha ayamnya ya, habisnya enak banget loo le," ucap Mumut yang merasa tidak bersalah.
"Hmm terserah ibu saja, yang penting ibu bahagia. Raka mau tidur dulu ya buk, emuach," ucap Raka yang tidak ingin ambil pusing.
Mumut yang belum mengantuk memutuskan turun kebawah dan mengambil beberapa cemilan di dalam kulkas.
"Sepertinya orang orang pada tidur," batin mumut lalu mengambil beberapa cemilan di dalam kulkas. Dengan buru buru Mumut membawa cemilan itu masuk kedalam kamarnya.
Mumut menghabiskan 5 bungkus jumbo cemilan sambil menonton drama ikan terbang.
Suasana hati Mumut yang suka berubah rubah merasa kesal dengan sinetron yang dia tonton. Kadang Mumut tertawa, kadang uring uringan, kadang menangis.
Pukul 12 malam, cemilan yang dia bawa sudah habis semua. Kamar Mumut yang selama ini bersih, malam ini terlihat banyak sampah dimana mana.
__ADS_1
"Huuuaammm,, aku ngantuk sekali. Aku tak turu sek lah," ucap Mumut yang akhirnya memutuskan untuk tidur di samping Raka anaknya ....
"Selamat mimpi indah sayang," ucap Mumut kepada Raka yang sudah berada di alam bawah sadarnya.