Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Ketahuan...


__ADS_3

Pangeran yang baru sampai, membawa Laras kembali kerumahnya terlebih dahulu.


"Laras sayang, kamu dirumah dengan kakek dan nenek dulu ya," ucap Pangeran.


"Papa mau kemana lagi ?"tanya Laras.


"Papa ada urusan, papa akan mencari kakak Raka dulu," ucap Pangeran yang masih belum ingin menceritakan yang sebenarnya.


Laras hanya diam saja. Dia sendiri sebenarnya tidak mengerti apa yang terjadi dengan papanya itu.


"Laras kamu sudah pulang ?"sapa tuan Suroto.


"Pah, Pangeran titip Laras sebentar ya," ucap Pangeran yang ingin berpamitan dengan Papahnya.


"Kamu mau kemana lagi Pangeran ?"tanya mama Ratu yang tiba tiba muncul.


"Pangeran ada urusan mah. Oya dimana Sarah ??"tanya Pangeran.


"Aku disini ! Untuk apa kamu menanyakan aku segala ? Apa kamu berharap aku mati di makan harimau !!?"ucap Sarah dengan emosi.


"Maaf Sarah, aku tadi sedang kacau," ucap Pangeran.


"Aku tidak ingin mendengar apa apa lagi, aku akan pergi ke pengadilan dan mengajukan cerai. Aku sudah tidak tahan hidup pria seperti kamu Pangeran !!" Ucap Sarah membuat semua orang tercengang.


"Apa yang kamu katakan Sarah !! Jika kamu ingin berpisah, setidaknya jangan di depan anak kita !!" Ucap Pangeran dengan emosi.


"Memang kenapa !! Laras sudah besar, dia pasti sudah mengerti dengan apa yang terjadi dengan orang tuanya. Dan hak asuh anak, kamu tenang saja. Aku dengan rela melepaskan Laras untuk kamu !!"ucap Sarah dengan senyum piciknya.


Demi apa Pangeran ini membunuh Sarah saat itu juga. Kata kata Sarah pasti membuat Laras sakit hati. Seolah olah Sarah dengan terang terangan ingin membuang Laras begitu saja.


"Laras sayang, maafkan mama ya. Bukannya mama tidak ingin membawa kamu, tetapi setelah bercerai mama harus bekerja untuk menghidupi kebutuhan mama. Kamu akan sendirian jika kamu ikut dengan mama," ucap Sarah dengan manis di depan anaknya.


Namum Laras hanya diam saja, bahkan dia membuang mukanya tidak ingin melihat wajah mamanya.


Sarah yang melihat anaknya acuh, malah merasa senang.


"Hemm, baiklah jika begitu saya permisi," ucap Sarah dengan senyum yang mengembang di wajahnya.


Tin tin !! Suara mobil terdengar dari luar.


"Ah, itu pasti calon suami baru aku. Pangeran, aku minta tanda tangan secepatnya jika surat cerai telah keluar," ucap Sarah semakin mengembangkan senyumnya.


"Permisi !!" Sapa pria asing itu.


"Hay sayang, kamu datang. Ayok kita pergi sekarang," ucap Sarah memeluk pacaran dengan mesra di depan suami, anak dan juga mertuanya.


Pangeran benar benar merasa muak dengan Sarah.


Laras hanya bisa meneteskan air mata,.dia sungguh sakit hati melihat ibunya yang begitu.


Mama ratu hanya bisa bernafas lega.


"Akhirnya wanita siluman itu pergi juga," batin Mama Ratu yang juga merasa muak dengan Sarah.


Setelah kepergian Sarah. Laras langsung menuju kamarnya, dan menguncinya dari dalam.

__ADS_1


Pangeran sebenarnya tidak tega meninggalkan Laras, tetapi dia juga ingin mengetahui kebenarannya.


Akhirnya dengan berat hati, Pangeran meninggalkan Laras yang sedang menanggung beban seorang diri.


"Pah, mah, tolong jaga Laras. Pangeran ingin memastikan sesuatu," ucap Pangeran membuat orang tuanya bingung.


"Kamu ingin memastikan apa nak ?"tanya mama Ratu.


"Em nanti saja Pangeran akan ceritakan. Tolong jaga laras ya mah, Pangeran pergi dulu," ucap Pangeran dengan terburu buru.


...


Disisi lain, keluarga Tuan Aska dan besannya pergi kerumah sakit.


"Bagaimana keadaan cucuku?"tanya Tuan Aska.


"Hemm," Yuda membuang nafas dengan kasar.


,"Kemungkinan Yuma akan mengalami kebutaan pah," Jawab Yuda.


"Apa !! My Baby !! Nooo noooo oooo oooo ooo baby ku sayang !!"Teriak Yasmin histeris. Mama Lauren langsung memeluk anaknya dengan kuat untuk memberi kekuatan.


"Astaghfirullah halazim ya Allah gustiii !! Cucukuu !! Hik hik hik !!"Mak item pun ikut menangis pilu mendengar hal itu.


Mumut langsung memeluk ibunya dengan sangat erat.


"Ya Allah Mut, kamu yang sabar ya nduk,, ini ujian dari Allah !! Ini ujian !!"ucap Mak item menangis' di pelukan anaknya.


"Huu uuu uuu njeh buk, Mumut harus kuat demi Yuma buk. Mumut harus kuat," ucap Mumut yang masih merasa tidak sanggup menerima kenyataan ini.


"Ayah !?"batin Raka yang melihat Pangeran datang kearah mereka.


Pangeran yang baru keluar kamar mandi, mencoba untuk menghentikan Pangeran.


"Ayah !!"sapa Raka.


"Raka !! Dimana ibumu nak ?"tanya Pangeran yang terlihat menahan emosi.


"Ayah, ada apa?".tanya Raka yang was was.


"Raka ! Kamu jujur dengan papah sekarang juga. Anak itu, anak itu putri papakan !?"tanya Pangeran dengan serius.


Raka menahan raut keterkejutannya.


"Apa maksud ayah, Yuma adalah anak papa Yuda," ucap Raka mencoba membohongi Pangeran.


Pangeran yang sadar jika anaknya berbohong tidak ingin berdebat dan memperpanjangnya.


Pangeran meninggalkan Raka dan terus


berjalan ke arah Yuda dan yang lain.


Raka mengikuti Pangeran sambil menggelengkan kepalanya, dia tidak percaya jika semuanya akan terbongkar dalam situasi yang seperti ini.


.

__ADS_1


Yuda dan yang lain sedang duduk dalam keadaan terpuruk sambil menunggu Yuma siuman.


Suara hentakan kaki membuat Mumut mengangkat kepalanya.


"Mut !?"sapa Pangeran membuat Mumut membuka matanya lebar lebar.


"Ya Allah Gusti,opo meneh Iki (apa lagi ini)"batin Mumut yang merasa sangat lelah ketika Melihat Pangeran ada di depan matanya.


"Pangeran, ada urusan apa ?"tanya Yuda yang juga terkejut dengan kedatangan Pangeran.


Pak alim dan Mak item yang melihat juragan muda ikut terkejut.


"Loh juragan muda ada disini juga to ?"sapa pak alim.


Pangeran tersenyum kearah pak alim dan Mak item.


"Iya pak, aku kesini untuk menjenguk putriku," ucap Pangeran membuat Mak item dan pak alim bingung.


Semua orang yang mendengar itupun merasa sangat geram.


"Pangeran ! Apa maksud kamu !?"tanya Yuda menekankan suaranya agar tidak menganggu Yuma.


"Mas, aku pun lelah. Aku tidak ingin ada masalah lagi, cukup sampai disini dan lebih baik sekarang kamu pulang mas !!"ucap Mumut merasa sangat frustasi.


Melihat Mumut terlihat sangat putus asa, kepedihan dan kesedihannya membuat Pangeran juga tidak tahan untuk tidak menangis.


"Mut, aku juga lelah Mut. Aku lelah dengan semua beban yang aku rasakan. Perasaan yang tidak pasti dan arah yang tidak menentu, aku hancur tanpa kamu Mut,,, aku hancuuur !!"ungkapan isi hati Pangeran.


"Pangeran ! Ini bukannya waktunya !"ucap Yuda mencoba meminta pengertian Pangeran.


"Shiit !! Looe bisa nggak sih, sedetik saja tidak menganggu urusan aku dengan Mumut !!"umpat Pangeran kesal kepada Yuda.


"Masalahnya kamu tahu situasi tidak !!"bentak Yuda yang tersulut emosi juga.


"Apa ! Apa kalian takut jika aku mengetahui jika Yuma adalah anak aku !!"ucap Pangeran membuat semua orang membelalakkan matanya.


"Juragan, apa maksud juragan !?"tanya pak alim tidak mengerti.


"Nak Pangeran, bukannya kamu sudah mendapatkan jawabannya saat itu. Untuk sekarang kami mohon jangan membuat keributan,!"ucap Tuan Aska memohon pengertian Pangeran.


"Maaf Tuan Aska yang terhormat. Tapi ini adalah hasil tes DNA baru ini menunjukan jika Yuma adalah anak aku !!"ucap Pangeran membawa hasil tes DNA.


Saat itu, didalam mobil Pangeran tidak sengaja menumpahkan air minum ke kemejanya. Ketika Pangeran ingin mengelapnya, ternyata di bajunya ada sebuah rambut yang tertinggal di kancing bajunya.


Pangeran ragu ragu ketika meyakinkan jika itu adalah rambut Yuma, yang tidak sengaja dia tabrak pagi pagi itu.


Akhirnya Pangeran dengan ragu ragu mencoba untuk melakukan tes DNA, dan hasilnya sangat di mengejutkan.


Hasil dari tes DNA itu menyatakan jika Yuma memang anak kandung dari Pangeran.


.


Awalnya Pangeran sangat marah dan emosi. Tetapi Pangeran mencoba menahan diri dan berfikir jernih. Pangeran sadar, Mumut melakukan itu semua pasti karena suatu alasan.


Tetapi tetap saja, rasanya begitu berat dan sakit bagi Pangeran mengetahui kenyataan ini.

__ADS_1


__ADS_2