Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Mumut sadar.


__ADS_3

Di dalam tidurnya, Mumut melihat darah kental menyatu dengan dengan dirinya dan menjadi dirinya yang baru.


Setelah itu,,


Mumut dapat melihat dirinya sendiri dan segalanya..


Mumut melihat masa kecilnya, sampai masa remajanya dan masa dia sekarang.


Di dalam mimpinya ini, Mumut merasa sangat kesal pada dirinya sendiri yang terlihat bodoh.


"Hay Mumut, kenapa kamu diam saja !! cepat hajar dia kembali !!" teriak Mumut yang melihat dirinya sendiri diam saja ketika di marahi Sarah.


Mumut melihat dirinya sendiri yang begitu menyedihkan.


Mumut pintar ini melihat kembali saat dirinya sendiri d usir dari desanya, Mumut yang kedinginan, hanya beralasan kardus dan meringkuk kesakitan.


Mumut pintar ini memeluk Mumut yang malang untuk menghangatkan tubuhnya sendiri.


"Kita harus bangkit Mut, kita harus bangkit,," ucap Mumut pintar di dalam mimpi.


Seketika Mumut tersadar dari mimpi buruknya.


Mumut memegangi kepalanya yang sangat terasa sakit. Mumut melihat sekitarnya..


"Aku dirumah sakit ?"batin Mumut.


Mumut terdiam cukup lama, dia merenungi segalanya. Entah mengapa Mumut bisa berfikir jauh dan dapat menyimpulkan segala hal.


Mumut berfikir dia telah melakukan kesalahan besar.


"Aku, mengapa aku harus menikah dengan Pangeran ? aku bisa membesarkan anak aku ! aku tidak butuh siapapun. Kenapa aku mempertahankan pernikahan konyol ini," batin Mumut sambil berfikir.


Setelah sadar dari tidurnya, Mumut dapat mengerti segalanya yang sudah dia alami.


Raka yang keluar dari kamar mandi terkejut melihat ibunya sudah siuaman.


"Ibuuu !!! ibu sudah sadar !?"


"Raka sayang, kamu disini nak ?"tanya Mumut merasa sangat senang.


"Iya ibu, Raka disini... Ibu, apa ini sakit ?"tanya Raka.


"Sedikit nak, tapi bagaimana ibu bisa sampai disini ?"tanya Mumut.

__ADS_1


"Om Yuda yang bawa ibu,," jawab Raka


Mumut merasa sesuatu di hatinya. Untuk pertama kalinya jantung Mumut berdebar sangat kuat ketika menyebut nama seorang laki laki.


Entah mengapa Mumut merasa sangat bersalah kepada Yuda, dia merasa bersalah karena waktu itu pernah mengusir Yuda dan memilih Pangeran.


"Dimana sekarang Mas Yuda ?"tanya Mumut.


"Dia sedang mencari makan buuk," ucap Raka memeluk ibunya. Raka Sangat senang ibunya sudah sadar.


Pintu terbuka, Yuda sangat senang melihat Mumut yang sudah siuaman.


"Mumut, kamu sudah sadar ? apa kamu baik baik saja ?"tanya Yuda antusias karena senang.


Ini untuk pertama kali dalam hidup Mumut, dia benar benar merasakan jantung berdebar debar ketika melihat pria.


"Apa ini yang di maksud mas Yuda dulu, waktu kami melakukan pemotretan? dia bilang jantungnya berdebar debat saat di dekat aku,,"batin Mumut.


Yuda yang melihat Mumut diam saja tersenyum kecut, dia sadar jika Mumut tidak menginginkannya.


"Ah maaf ya menganggu kalian, Raka ini makanan untukmu... Emm saya permisi dulu ya. Mumut, lekas sembuh," ucap Yuda tersenyum dan akan pergi meninggalkan Mumut.


"Mas Yuda mau kemana ?"tanya Mumut heran.


"Ah aku pikir kamu tidak senang aku disini," ucap Yuda menyimpulkan diamnya Mumut tadi.


"Maaf mas, aku tadi sedang tidak konsen,," ucap Mumut tersenyum.


"Ayok kita makan, apa yang mas Yuda beli ?"tanya Mumut antusias.


Yuda benar benar merasa senang, dan kembali kepada mereka.


Pangeran yang tadi membeli makanan juga untuk sarah, tidak sengaja melihat Yuda masuk ke dalam rumah sakit. Pangeran mencurigai sesuatu dan mengikuti Yuda. Dia sempat kehilangan jejak, tetapi tiba tiba dia ingat sesuatu.


"Ah dia pasti berada di ruangan VVIP," pikir Pangeran lalu berlari untuk menyusul Yuda.


Di ruangan VVIP terlihat Mumut antusias untuk menyuapi Raka dan terlihat Mumut menyodorkan sendok ke Yuda.


Yuda terkejut melihat sikap Mumut padanya.


"Ini tanda terima kasih karena mas Yuda menyelamatkan aku untuk yang pertama, Aaahkk,,," ucap Mumut sambil membuka mulutnya agar Yuda mengikutinya.


Yuda melirik ke Raka, dan Raka menganggukkan kepalanya. Yuda Ragu ragu membuka Mulutnya.

__ADS_1


"Eemmm,,, enak mas ?"tanya Mumut.


Yuda hanya tersenyum,


"Dan ini untuk mas Yuda karena sudah menyelamatkan aku untuk yang kedua kalinya, Aaaakkkk ,,,," ucap Mumut yang ingin menyuapi Yuda lagi.


Dengan senyum senang Yuda memakannya.


"Emm,, bubur ini enak, ditambah dari tangan kamu jadi tambah enak," ucap Yuda membuat Mumut tertawa keras.


Raka dan Yuda mendengar tawa keras Mumut seketika merasa merinding.


"Ahahaaa haahaaahaaaa !!!""tawa Mumut.


"Sampean ini ada ada saja mas Yuda," ucap Mumut membuat Raka dan Yuda menghela nafas lega.


Mereka mengira Mumut telah kesurupan.


Dan untuk pertama kalinya Raka melihat ibunya tertawa lepas dan keras. Terlihat sangat bahagia.


Pangeran yang menemukan Ruangan yang di masuki oleh Yuda terkejut ketika melihat Mumut dan Raka ada disana.


Pangeran yang melihat Mumut sangat romantis dengan istrinya merasa sangat cemburu dan panas.


"Yudaaa !!!"teriak Pangeran.


Pangeran yang tersulut emosi tanpa tahu apa yang terjadi, langsung menghampiri Yuda.


SREEEKK !!! tiba tiba Pangeran melemparkan plastik yang dia pegang ke tubuh Yuda.


Perkelahian pun tidak terelakkan. Raka sudah meminta mereka untuk berhenti.


Mumut yang tidak ingin berteriak Teriak mengambil pisau apel dan mengarahkannya di lehernya.


"Jika kalian tidak berhenti, aku akan bunuh diri," ucap Mumut santai membuat Yuda dan Pangeran mengehentikan aksi mereka.


"Muumuutt, apa yang kamu lakukan !!?"tanya Pangeran terkejut dengan aksi nekat Mumut.


"Mumut, plis aku mohon letakan pisau itu," ucap Yuda berhati hati.


Raka yang melihat akan ada sebuah drama hanya diam dan menyaksikan. Raka tahu ibunya tidak akan beneran melakukan hal itu dan meninggalkan dirinya sendiri di dunia.


"Mas Yuda dan Raka, aku minta kalian keluar dulu. Aku ingin bicara dengan suamiku," ucap Mumut membuat Yuda merasa kecewa.

__ADS_1


"Om, percayalah pada ibu," ucap Raka menggandeng tangan Yuda untuk keluar.


Sebelum Yuda keluar, dia sempat melihat Mumut tersenyum kepadanya, dan itu membuat Yuda merasa sangat lega.


__ADS_2