
Raka menaiki ojek untuk pergi ke kota. Raka memggengam erat anting berlian ibunya.
"Raka janji akan menebus kembali anting ini ibu ."gumam Raka dalam hati.
Di perjalanan, Raka melihat sebuah pabrik batu bara yang jaraknya ternyata tidak terlalu jauh dari panti. Raka berfikir ingin melempar pekerjaan di sana sebagai kuli.
"Pak, kira kira berapa ya jadi kuli di pabrik batu bara itu ?"tanya Raka pada tukang ojek.
"Wah kalo bisa masuk ke pabrik batu bara lumayan banget dek, gajihnya besar tapi ya masuknya juga sulit. Saingannya banyak banget, selain pintar kita juga harus punya skillah, dek Raka mau ikutan daftar ?"tanya pak ojek.
"Pinginnya sih pak, tapi masih di buka lowongan kerja ya pak disana ?"tanya Raka.
"Kata kakak aku yang kerja di dalam, pabrik itu sudah di ambil alih oleh perusahaan lain dek. Nah, pemilik batu bara yang baru ini baik banget, katanya akan di buka lagi lowongan kerja dan juga peraturan tunjangan untuk karyawan akan di perbarui," jelas pak ojek.
"Owh gitu ya pak," ujar Raka sambil berfikir. Akankah dia menggunakan kecerdasan untuk masuk ke pabrik itu.
"Iya dek, dek Raka lulusan apa ?"tanya pak ojek.
"Ah, Raka cuma lulusan SMA pak," jawab Raka bohong. Sejatinya Raka tidak pernah lulus sekola karena dia langsung di rekomendasikan menjadi salah satu anak genius.
"Bisa juga kok lulusan SMA masuk, nanti akan aku kasih nomor kakakku yang kerja di dalam pabrik jika Raka mau," ujar pak ojek.
"Iya pak, nanti Raka fikir fikir lagi. Soalnya ibu Raka sedang hamil, jadi Raka tidak tega untuk meninggalkannya," ujar Raka yang tidak ingin terburu buru mengambil keputusan.
Setelah menempuh 3 jam akhirnya Raka sampai kota, Raka beruntung karena alat alat yang Raka butuhkan ada semua.
"Buat apa dek, apa kamu mau buka servis alat elektronik ?"tanya mas toko.
"Ah tidak mas, ini hanya untuk belajar saja," ujar Raka.
"Belajar tapi alatnya lengkap gini,?"
"Hehe iya mas, soalnya bisa cepat bisa.."
"Oh gitu, semoga cepat bisa dan buka usaha sendiri ya dek, lumayan loh buka servis elektronik," ujar mas Toko.
"Iya mas .."jawab Raka ramah.
"Berapa semuanya kak ?"
"53jt dek, semuanya gak ada yang kw, ini ORI semua,,," ujar mas toko mengira bahwa Raka tidak tahu apa apa. Namun Raka hanya diam saja dan tetap membayarnya.
"Ini mas uangnya, dan Oya.. jika ada yang beli lagi jangan berbohong ya mas, kasihan pembelinya," ucap Raka tersenyum dan meninggalkan toko. Mas toko hanya bisa tercengang dengan apa yang di katakan Raka, dia akhirnya malu sendiri karena telah membohongi anak yang masih remaja yang ingin belajar.
__ADS_1
..
Raka juga pergi ke apotik untuk membeli obat obatan untuk ibunya dan juga beberapa alat medis seperti stetoskop dan juga alat pendeteksi tekanan darah.
Setelah itu Raka tidak lupa pergi untuk membeli kebutuhan pokok panti seperti beras, minyak, gula, dan bumbu bumbu dapur lainya.
Karen barang yang Raka terlalu banyak, Raka akhirnya memutuskan untuk menyewa mobil pick up.
"Pak, nyewa mobil ke alamat ini ******* kira kira berapa ya ?"tanya Raka.
"Ow dari sini 5 jam perjalanan dek, 3 juta aja dek gak papa," ujar pak supir tersenyum.
Raka tanpa pikir panjang membayarnya. Uang hasil menjual anting hanya di hargai 200jt, berbeda jauh saat Raka membelinya. Raka membelinya dengan harga 1M kembali 1.200 perak. Namum karena butuh, Raka hanya diam saja. Mbak mbak toko juga mengira jika Raka telah mencuri anting berlian itu sehingga mencoba untuk melabuinya. Mbak toko mengira jika Raka tidak tahu harga berlian yang ia jual itu.
Di dalam perjalanan Raka membantin. "Jika tidak ada keperluan mendesak, aku tidak ingin pergi kekota lagi," batin Raka menahan kesal.
..
Setelah dua hari fokus di depan laptopnya, akhirnya Raka berhasil menemukan program kamera dari anting Yuma.
"Ibuuu !! Ibu !!!"teriak Raka memanggil ibunya.
Mumut yang sedang mengajari anak anak panti langsung pergi kearah anaknya.
"Buk lihatlah, Raka sudah berhasil menemukan program di anting Yuma," jelas Raka yang sangat senang.
"Benarkah nak, mana coba ibu lihat ?"tanya Mumut benar benar merasa sangat senang.
"Sayang, ini dimana ? Sepertinya Yuma sedang tidak menggunakan antingnya ?"ujar Mumut yang hanya melihat langit langit di dalam kamar.
"Iya buk, mungkin Yuma lupa, kita tunggu saja buk," ucap Raka yang juga tidak sabar ingin melihat adiknya yang sangat ia rindukan.
Tidak lama terlihat anak kecil berlari kearah kamera yang ada di anting Yuma.
"Buk lihatlah, itu Yuma bukan ? Dia sudah bisa melihat buk ?"ucap Raka benar benar merasa sengat senang.
"Ya Allah anakkuu yumaaa,,, alhamdulillah ya Allah, akhirnya anakku bisa melihat lagi," ucap syukur Mumut yang benar benar merasa sangat senang.
Mereka melihat pantulan wajah Yuma ketika ia sedang mengaca sambil memasang antingnya.
"Sayang, apa kamu sudah siap ?"Yuda menghampiri putrinya.
"Sudah Pah, apa Yuma sudah terlihat cantik,?"tanya Yuma tersenyum kepada Yuda.
__ADS_1
"Emm putri papa pokoknya selalu yang tercantik di dunia ini," ujar Yuda sambil menggendong anaknya yang sudah besar. Namun di mata Yuda, Yuma tetaplah bayi termunyilnya.
Mumut tidak dapat menahan air matanya, ia sangat bahagia melihat suami dan anaknya dapat tersenyum bahagia tanpa kehadirannya.
"Buuk..... ?" Panggil Raka dengan sangat lirih, ia sangat takut jika perasaan ibunya dapat berpengaruh dengan janin yang ada di dalam perut ibunya.
"Ibu tidak papa nak, ibu hanya menangis bahagia," jawab Mumut sambil memaksakan senyumannya.
"Baiklah, kita lanjutkan lagi rekemanannya ?"tanya Raka memastikan.
"Iya nak .."
Mereka melihat dari rekaman terdapat Pangeran dan juga Laras.
"Buk, apakah mereka tinggal bersama ? Sepertinya itu rumah baru ?"tanya Raka menduga duga.
"Kamu benar Raka, sepertinya itu bukan rumah nenek Ratu ataupun nenek Lauren, yakan ?"tanya Mumut yang juga menduga duga.
Terlihat Semua orang memasuki mobil bersama.
"Mereka mau kemana ya ?"tanya Mumut yang penasaran.
"Tidak tahu buk.. buk, mama Sarah tidak ada, apa ayah dan mama Sarah telah.. ?"Raka ragu untuk mengucapkannya.
"Coba kamu cari beritanya di internet nak, Mbak Sarahkan model terkenal, pasti ada banyak berita mengenai dirinya ?"ujar Mumut memberi saran.
Jari jari Raka langsung browsing mencari berita tentang Sarah.
Deretan berita buruk terpampang di layar laptop Raka.
"Oh ya ampun, mbak Sarah selingkuh 5 kali !! Ya Allah, kasihan sekali ayah kamu Raka,!"ujar Mumut tidak percaya. Jika selama ini mantan suaminya hidup dengan penderitaan.
.
Yang menyebarkan berita mengenai Sarah yang telah berselingkuh ialah Laras, anak Sarah itu sendiri. Laras tidak sengaja melihat laptop Pangeran yang sedang menunjukkan aksi perselingkuhan Sarah dengan beberapa laki yang berbeda.
Laras Sungguh sangat membenci ibunya sendiri, ia merasa kasihan dengan ayahnya Pangeran. Laras tahu, papanya selama ini diam hanya karena demi dirinya, Pangeran tidak ingin Laras bersedih dan tertekan karena masalah kedua orang tuanya.
Laras memutuskan menyalin semua Vidio panas Sarah dengan selingkuhannya dan Laras menghubungi seorang reporter yang biasa mewawancarai ibunya. Laras meminta mereka untuk menyebarkan foto dan rekaman aksi perselingkuhan Sarah.
...
Budayakan like sebelum lanjut ke BAB berikutnya 🙏🙏
__ADS_1