
Jaka dan Yasmin memutuskan untuk berbicara, sambil mengelilingi danau buatan dengan perahu kecil di halaman belakang rumah Tuan Aska.
Sambil tersenyum, Yasmin menatap Jaka yang sedari tadi diam.
",Aku tidak pernah menyangka jika aku akan berpacaran dengan adik kakak ipar ku sendiri," ucap Yasmin tersenyum.
(Yasmin ini anaknya manja, ramah dan mudah tersenyum tapi juga mudah ngambek )
"Aku juga tidak percaya ...." ucap Jaka dengan wajah datarnya menatap Yasmin dengan tajam.
"Tukan, kita memang jodoh, apa yang aku rasakan kamu juga rasakan,, hehehe .." ucap Yasmin yang masih belum menyadari tatapan tajam Jaka.
"Aku tidak percaya kamu akan membohongi aku, kamu mengatakan jika kamu anak dari keluarga tidak mampu !! kamu mengatakan jika orang tua kamu hidup menyedihkan !! kamu mengatakan bahwa kamu harus bersusah payah untuk menggapai cita cita kamu !! apa kamu tahu, uang 5 juta yang aku kasih untukmu untuk membayar sewa kos-kosan kamu, itu adalah uang yang aku miliki, aku tidak punya uang setelah memberikannya padamu, aku rela berpuasa setiap hari semua itu demi kamu. Dengan sikap manja kamu di usia kamu yang lebih tua dari aku, apa kamu pantas melakukan ini padaku !! Aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita, aku harap kamu mengerti !!" ucap Jaka dengan emosi lalu membuang muka setelah mengatakan semuanya.
Yasmin yang tidak pernah mendengar orang membentaknya, merasa jantungnya ingin berhenti.
Mulutnya mulai bergetar hebat, dia tidak percaya, orang dia cintai berani membentaknya.
"Huuuaaa aaaa aaaa ,,, hik.hik.hik... " pecah juga tangisan Yasmin.
Jaka yang melihat Yasmin menangis histeris langsung merasa gugup, dia takut akan ada yang melihat nya.
Dan benar saja, ketika Yasmin menangis 5 bodyguard datang menggunakan ski boat.
"Nona apa yang terjadi !?"tanya bodyguard itu sambil melototi Jaka.
"Nona inces mari ikut bersama kami,," ucap bodyguard sambil mengulurkan tangannya.
Yasmin yang benar benar merasa sakit hati dengan Jaka langsung mengulurkan tangannya kepada bodyguard itu.
Setelah menaiki ski boat, bodyguard itu memutar ski boat dengan kuat hingga perahu kecil di tumpangi Jaka terbalik.
__ADS_1
Jaka yang sudah lama tidak berenang bersusah payah untuk berenang ke ketepi danau.
" Dasar wanita manja !!!! anak mamaaaaa!!!"teriak Jaka dengan kesal. "Bukanya kasih penjelasan malah lari begitu saja,," gumam Jaka benar benar menahan kesal.
..
"Oh inces mama kenapa sayang, apa kamu digigit semut !!?? dimana semutnya akan mama pites !!"ucap Mama Lauren khawatir melihat anaknya menangis sampai terisak Isak.
"Emm inces, apakah Jaka yang melakukan ini ?"tanya Mumut ragu ragu.
"Huaaa aaaaa aaaa...." mendengar kata Jaka membuat Yasmin tambah histeris.
"Maaf Nyonya, tadi kami melihat lelaki itu membentak Nona inces sampai nona inces menangis. Kami sudah memberinya pelajaran dengan menggelempangkan perahunya," jelas bodyguard.
"Apa !!!! siapa yang menyuruh kalian untuk mencelakai pacarku Hah !!!Jaka .... Jaka... aku harus kembali kedanau, bagaimana jika Jaka mati tenggelam !!?"ucap Yasmin yang merasa sangat khawatir kepada Jaka.
Mama Lauren dan Mumut hanya menggelengkan kepalanya.
Mumut hanya menggelengkan kepalanya.
"Keluarga inilah yang membuat Yasmin begitu, karena keluarga ini terlalu memanjakannya," gumam Mumut tersenyum.
"Sungguh beruntung nasib kamu Yasmin,," batin Mumut kembali.
Disisi lain, Yasmin berlari sangat kuat untuk sampai ke sisi Jaka.
Jaka yang melihat Yasmin berlari kearahnya merasa heran.
"Ada apa lagi anak itu,," gumam Jaka kesal.
"Jakaaaa !!!!! Jakaaaa !!! hos hos hos !!"Yasmin yang tidak pernah berolahraga kehabisan nafas karena berlari cukup jauh.
__ADS_1
"Jaakaa, maafkan aku hik hik hik,," ucap Yasmin yang langsung memeluk Jaka.
"Jaka, maafkan aku ya, gara gara aku kamu basah seperti ini, syukur kamu bisa berenang, aku kira kamu akan habis di makan buaya,,!!" ucap Yasmin histeris.
"Apa !!! di danau ini ada buayanya !!"teriak Jaka tidak percaya. Jaka tidak bisa membayangkan jika dirinya tidak cepat kembali ke darat, pasti sudah habis dimakan buaya itu.
"Ada satu Jaka, buaya putih ,," ucap Yasmin dengan polosnya.
Jaka bernafas dengan lega karena dirinya tidak di terkam.
"Ayok kita pulang, nanti kamu masuk angin Jaka," ucap Yasmin yang sangat khawatir.
Di perjalanan pulang, Yasmin meminta maaf.
"Jaka maafkan aku ya, aku terpaksa berbohong kepadamu. Jika dari awal aku mengatakan aku adalah anak orang kaya, apa kamu akan menerima aku !!?"
"Aku tahu kamu tidak suka dengan wanita anak orang kaya, maka dari itu aku terpaksa berbohong. Tapi aku sungguh cinta kamu Jaka,," ucap Yasmin menjelaskan.
Jaka merenungi dirinya sendiri, memang saat itu dia sudah berulang kali di tembak oleh seorang wanita. Tetapi tidak ada yang jaga terima karena mereka adalah anak anak orang kaya. Jaga sadar diri siapa dirinya, dia takut akan di tolak oleh keluarga wanita jika sampai mengetahui jika dirinya berasal dari kampung.
Karena kesalah faham itu sudah selesai, mereka memasuki rumah sambil tertawa dan bercanda.
Mama Lauren yang sedang belajar bikin kue bersama Mumut hanya menggeleng gelengkan kepalanya.
"Dasar si inces, dia itu cepat menangis dan juga cepat tertawa .. Hemm itu Jaka beruntung tidak di makan buaya," ucap Mama Lauren membuat Mumut membelalakkan matanya.
"Apa mah !! di danau ada buayanya !!?"
"Iya, buaya putih ,, Yuda dan papanya dulu yang membelinya," ucap Mama Lauren dengan santai tanpa merasa ada beban.
Sedangkan Mumut merasa sangat bersyukur karena adiknya bisa selamat.
__ADS_1
"Selamet kue dek,, dek,," batin Mumut mengelus dadanya.