Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Pulang kampung..


__ADS_3

Pagi ini Mumut dan yang lain bersiap siap untuk pulang ke desa perbukitan.


Raka yang sangat ingin berkunjung ke kampung sangat senang. Akhirnya dia memiliki kampung untuk pulang.


Raka selalu iri dengan teman temannya yang mengatakan jika mereka akan pulang kampung. Raka iri karena dia tidak memiliki kampung, dan sekali punya ibunya tidak mengingat dimana kampung halamannya.


..


Setelah sampai, Mumut merasa sangat cemas. Dia takut jika kedatangan di tolak oleh warga.


Jaka yang dapat melihat mbak nya yang gugup, mencoba untuk menenangkan nya.


"Mbak tenang saja, para warga pasti sangat senang melihat mbak pulang," ucap Jaka menghibur kakaknya.


"Iyo dek, mbak cuma.. cuma .." air mata Mumut sudah menetes duluan ketika melihat ibunya sedang menjemur biji kopi depan rumahnya.


Saat mobil berhenti, Mak item langsung menoleh ke arah mobil.


"Walah ,mobil sopo kui kok apik timen,"


(Walah, mobil siapa itu kok bagus bener)"gumam Mak item.


Mumut yang sudah tidak kuasa menahan rindu langsung turun dari mobil dan berlari ke arah ibunya.


"Mamaaaaaaaakkkk ,,,,,,,!!!"teriak Mumut berlari ke arah ibunya.


Mak item yang melihat putrinya, langsung membuang kayu garpu di tangannya.


"Mumuuuuuuttt,,, anakkuuuuu !!!!"teriak Mak item histeris.


"Huaaa aaa aaa aa, Mumuuut anakku !"ucap Mak item memeluk anaknya.


"Iyoo Mak ,Iki Mumuuut ,, !!"ucap Mumut yang sangat merindukan ibunya.


"Ya Allah Gusti ,, Suwon ya Allah suwooon !!"teriak Mak item yang masih histeris. Karena syok, Mak item pingsan.


"Mamak, Mak,, mamak kenapa !!?"tanya Mumut merasa takut ibunya kenapa napa karena dirinya.


Jaka yang melihat itu langsung memeriksa ibunya.

__ADS_1


"Mbak, mamak pingsan, paling karena saking senenge mbak Mumut muleh (pulang)"jelas Jaka.


"Walah, ya sudah ayo cepat bawa ibu masuk .."


Orang orang yang mendengar Mumut telah pulang, berdatangan kerumah Pak alim.


Pak alim yang sedang panen stroberi di kebun, mendengar bahwa putrinya Mumut pulang, langsung berlari dengan perasaan yang sangat senang. Sampai badanya tidak sengaja menabrak beberapa pot stroberi sampai jatuh, tetapi Pak alim tidak perduli. Dia terus berlari sangat kencang.


"Muumuuut,,, Mumuuut !!"teriak pak alim yang baru sampai di sebrang jalan rumahnya.


Rumah pak alim sudah sangat ramai para warga yang berkumpul.


"Bapaaakk !!"teriak Mumut yang merasa senang bisaa melihat bapaknya kembali.


"Ya Allah ndok, kue malih ayu tenan. Ya Allah anak wedokku,, bapak kangen tenan ndok kambe awakmu. Ngopo kue ora tau muleh(pulang) ndok ?"


"Mumut lupa pak buk, Mumut lupa alamat rumah kita. Dan Mumut juga takut jika kalian akan mengusir Mumut lagi," ucap Mumut ..


"Ya Allah ndok, ngapuroni bapak mamak Yo ndok ? bapak mamak sajane ora tenenan ngusir awakmu, pas kae mamak cuma jek kaget wae,,"


(ya Allah nak, maafkan bapak ibu ya nak? bapak ibu sebenarnya tida beneran ngusir kamu, waktu itu mamak cuma lagi kaget saja,)"jelas Mak item, di benar benar merasa sangat bersalah.


Pak RT yang juga datang mencoba untuk menengahi keluarga yang sedang berbahagia itu.


"Oh njeh pak ?"


"Begini Mut, kami sekampung benar benar meminta maaf atas sikap kami di waktu dulu. Kami sekarang sangat senang karena kamu telah pulang dengan keadaan sehat wal'afiat,"


"Oh njeh pak RT mboten nopo nopo, Kulo pun ngelakekke sak kabehane. Kulo juga nyuwon sewu mergone Mumut sampun gawe nama baik desa ini menjadi jelek."


(oh iya pak RT tidak papa, saya juga sudah melupakan semuanya. Saya juga meminta maaf karena sudah buat nama baik desa ini menjadi jelek,)" ucap Mumut merasa senang karena di sambut baik warga.


"Syukurlah jika begitu ndok, mari kita lupakan semua dan memulai hidup baru," ucap pak RT.


"Njeh pak ,," ucap Mumut tersenyum.


"Apa ini anak kamu Mut ?"tanya pak alim.


"Njeh pak, Niki Raka. Putune bapak," ucap Mumut memperkenalkan Raka.

__ADS_1


"Hay kakek, Kulo Raka, yogane ibu Mumut,"


(Hay kakek, saya Raka, anaknya ibu Mumut,)"sapa Raka menggunakan bahasa Jawa..


"Walaah ini yang namanya bule lokal, hahahha,,," ucap Pak RT membuat warga ikut tertawa senang.


Setelah tertawa, pak RT mencoba bertanya.


"Mut, siapa bapak dari Raka ini ?"tanya Pak RT meminta kejelasan.


Mumut tidak berani mengatakan jika Pangeran adalah ayah Raka. Para warga sudah sangat berjasa dengan Pangeran. Jika Mumut mengatakan segalanya, bahwa Pangeran adalah ayah dari Raka dan mereka akan segera bercerai. Maka para warga akan kecewa kepada dirinya dan juga Pangeran. Mumut juga takut, jika dia mengatakan yang sebenarnya, ini akan berpengaruh kepada kemakmuran warga desa yang sudah mulai berkembang pesat karena campur tangan dari Pangeran.


Yuda yang mengerti dengan keadaan Mumut, mencoba untuk maju.


"Pak buk, saya adalah ayah Raka," ucap Yuda yang sedari diam.


Mereka semua benar benar tidak percaya, Ternyata orang yang menghamili Mumut adalah pria tampan dan kaya Raya. Mereka semua juga sepertinya baru melihat Yuda.


Buk !!" Pak alim meninju wajah tampan yuda. Pak alim sebenarnya hanya ingin memberi pelajaran kecil untuk orang yang sudah membuat anaknya hamil di luar nikah.


Tetapi pak alim tidak menyangka, ternyata respon warga cukup baik.


Pak RT dan beberapa warga juga ikut meninju Yuda. Yuda yang dapat serangan itu hanya menerima semuanya.


Buk !!! pukul terakhir dari juragan Kambing dan Sapi mampu membuat Yuda tidak sadarkan diri.


Bukan karena alasan. Juragan Kambing itu dulunya sangat menyukai Mumut. Dia dulu berniat untuk menjadikan Mumut istri ketiganya.


Tetapi karena kejadian Mumut hamil di luar nikah, dan juga hilangnya Mumut. membuat Juragan kambing yang sekarang sudah punya istri 4 meluapkan dendamnya.


"Setoooop !! apa yang kalian lakukan ?"teriak Mumut histeris.


"Ho'oh, Opo seng kalian lakukan ?"tanya Pak alim bingung.


"Loh pak alim, kami hanya ingin membantu anda untuk memberi pelajaran dengan Tuan ini," ucap pak RT.


"Walah pak RT, Saya ini tidak ingin memberi pelajaran. Saya cuma mau kasih kejutan saja buat menantu saya ini," ucap Pak alim yang sudah mengira jika Yuda adalah suami Mumut.


"Walah Yo amet jika begitu pak .. Emm kami pulang dulu yaa jika begitu,," ucap Pak RT dan juga warna lain, mereka ingin kabur begitu saja.

__ADS_1


"Ada ada saja mereka ini,," gumam pak alim.


Jaka dan Raka segera memberi obat kepada Yuda. Syukur walaupun banyak warga yang mukul, mereka sebenarnya menahan pukulan mereka. Dan hanya Juragan Kambing yang beneran memukul Yuda.


__ADS_2