Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Persiapan resepsi..


__ADS_3

Pak RT yang mendapatkan kabar dari Jaka jika Suami dari Mumut akan bagi bagi rezeki segera mengumpulkan warga desa.


"Bapak bapak ibu ibu, semuanya boleh ikut termasuk anak anak Yoo,, semua akan kebagian !!"ucap Pak RT.


Juragan Kambing yang mendengar ada yang akan bagi bagi uang langsung memboyong 4 istri dan 9 anaknya untuk ikut.


Mereka semua berjalan ramai ramai menuju kediaman pak alim. Beruntung rumah pak alim dekat dengan lapangan, jadi ratusan warga tidak perlu berdesak desakan.


"Bapak bapak,,, ibu ibu,,, adek adek,,, semuanya tenang yaa,, pertama para bapak bapak dulu yang maju, lalu ibu ibu ,, terakhir baru anak Nak !!" ucap Jaka mencoba memberikan instruksi.


Para warga yang mendapatkan amplop tebal merasa sangat senang. bahkan ada yang menangis histeris.


Karena senang para warga mendapatkan uang banyak, pak RT memiliki ide bagus.


"Pak alim ?"sapa Pak RT.


"Njeh pak RT ?"


"Pak alim kan belum pernah melakukan syukuran ngunduh mantu (terima mantu), bagaimana jika melakukan pesat resepsi untuk Mumut dan juga juragan Yuda," ucap Pak RT di sambut sorak bahagia oleh warga.


"Wah pak RT benar juga Yoo,, baiklah kita akan melakukan resepsi untuk anakku Mumut," ucap Pak alim yang senang dengan ide bagus Pak RT.


"Dan pak alim tidak perlu khawatir, biaya resepsi ini akan di tanggung oleh warga !!"


"Para hadirin semua, untuk wujud Terim kasih kita kepada juragan Yuda. Kita akan iuran dari uang yang kita dapatkan untuk membuat pesta acara resepsi pernikahan Mumut dan juga juragan Yuda. Siapa pun yang mendapatkan amplop wajib iuran ya !!" ucap pak RT.


Para warga yang benar benar antusias dengan ide pak RT langsung mengiyakannya.


Yuda yang merasa tidak enak mencoba untuk bicara dengan pak RT.


"Pak RT, kalian tidak perlu iuran karena saya masih sanggup kok untuk ...."


Pak RT memotong ucapan Yuda.


"Mas Yuda, kami tahu anda masih memiliki banyak uang. tapi biarkan kami untuk memberi kenang kenangan kepada anda," ucap pak RT.


Yuda dan Mumut hanya tersenyum, mereka juga hanya bisa menerimanya karena tidak mungkin mereka mengatakan yang sebenarnya jika mereka belum menikah. apa kata warga nanti.


Hari itu juga semua warga langsung gotong royong untuk membuat dekor yang besar di lapangan.

__ADS_1


Pak RT memborong 5 sapi kepada juragan Kambing dan sapi itu. Karena senang, juragan itu memberi bonus 2 kambing.


Juragan kambing itu merasa sangat bersalah kepada Yuda karena dia sudah memukulnya sampai dia pingsan, berinisiatif untuk meminta maaf.


"Emm mas Yuda ,," sapa juragan kambing.


Yuda yang sedang membantu para warga yang sedang gotong royong itu berhenti.


"Iya pak, ada apa ya pak ?"tanya Yuda.


"Nganu mas, saya mau meminta maaf karena kemarin sudah memukul sampean sampai pingsan," ucap Juragan kambing ragu ragu.


"Saya sudah memaafkan kalian semua, jadi kalian jangan merasa sungkan kepada saya," ucap Yuda dengan senyum.


"makasih Yo mas, sampean memang baik. Dan Mumut beruntung memiliki suami seperti sampean," puji nya.


Yuda yang mendengar itu hanya tersenyum kecut, karena kenyataannya Mumut bukanlah istrinya.


"Iya pak,, saya juga berterimakasih karena anda katanya sudah memberi kami bonus 2 kambing ya," ucap Yuda.


"Ah itu tidak seberapa dengan yang sudah sampean berikan kepada saya dan juga keluarga saya," ucap juragan merendah.


..


Mereka juga akan mengadakan jaranan lokal yang wajib harus ada di setiap acara pernikahan. walaupun cuma durasi sebentar, jaranan itu harus ada.


Mumut yang teringat dengan Bayu yang sudah dia anggap kakaknya sendiri,.mencoba untuk menghubungi nya.


"Hay kakak ?"sapa Mumut lewat telfonnya.


"Haha sebutan itu sangat pas untuk aku Mut," ucap Bayu menyeka air mata. Ini benar benar akhir dari segalanya.


Bayu yang mendengar penjelasan Mumut dari telfon, langsung otw hari itu juga ke desa perbukitan.


..


Setelah sampai, Bayu melihat Jaka. anak kecil yang memberinya informasi kepadanya dahulu.


"Hay anak tampan," sapa Bayu.

__ADS_1


"Loh, sampean kan mamas yang dulu itu kan ?"tanya Jaka memastikan.


"Iyaa ,," ucap Bayu tersenyum.


Jaka memanggil Mumut dan Yuda.


Di tempat agak jauh dari kerumunan. Mumut dan Yuda menemui Bayu.


"Hay kak, cepat sekali sampai sini. ?"tanya Mumut mengingat jarak desa dengan kota bisa sampai 6 jam. tetapi Bayu sampai setelah 3 jam.


"Aku tidak bisa berfikir jernih Mut, apa yang sebenarnya terjadi. Tolong jelas kepadaku ? kalian akan melakukan resepsi pernikahan!? bukankah kamu masih istrinya Pangeran ?"tanya Bayu yang masih belum tahu kejadian yang sebenarnya.


?


Mumut yang sangat percaya kepada Bayu mencoba menceritakan segalanya.


Dari dia celaka karena Pangeran, Mumut meminta cerai. Mumut juga mengatakan jika di sedang hamil anak Pangeran, tetapi di depan Pangeran dia mengakui jika itu adalah Yuda. Semua itu dia lakukan agar Pangeran mau menceraikannya. Sampai warga salah faham dan berakhir mereka mengadakan acara resepsi pernikahan.


Mumut menjelaskan semuanya tanpa ada yang dia sembunyikan dari Bayu .


Bayu yang mendengar semua itu merasa sangat geram.


"Mut kenapa gak kamu masukan sih sikeparat itu kepenjara !!"ucap Bayu merasa geram dengan sikap Pangeran.


"Aku tidak bisa kak, lihatlah Raka," tunjuk Mumut kearah Raka yang sedang asyik bermain dengan teman teman sebayanya.


"Aku tidak bisa melakukan itu karena mau bagaimana pun dia adalah ayah Raka. Aku tahu Raka anak yang pintar, tetapi aku juga tahu sebenarnya dia merasa sangat terpukul dengan apa yang terjadi dengan aku dan Pangeran. Dulu dia sangat senang ketika aku dan Pangeran bersatu. Tetapi semua itu tidak seperti yang dia bayangkan, dia selalu merasa bersalah karena sudah mempertemukan aku kepada ayah yang selama ini dia rindukan," jelas Mumut.


Bayu yang mendengar penjelasan Mumut mengerti, dia juga sangat mendukung hubungan antara Mumut dan Yuda.


"Emm Mumut, kenapa kamu tidak menikah betulan dengan Yuda ?"tanya Bayu serius. Bayu dapat melihat cinta di mata mereka, tetapi Bayu tidak bisa mengerti mengapa mereka hanya bersandiwara.


Mumut menundukkan kepalanya..


"Aku butuh waktu kak, aku hanya ingin beristirahat sejenak. Jika Mas Yuda tidak ingin menungguku, aku rela jika dia menikah dengan wanita lain," ucap Mumut dengan berat.


Yuda yang mendengar itu sebenarnya sangat merasakan sakit, Yuda tidak tahu apa lagi yang kurang darinya. Tetapi demi Mumut, dia rela akan menunggu sampai Mumut siap.


"Mut, bukankah sudah aku katakan.. aku akan selalu menunggumu ,," ucap Yuda tulus.

__ADS_1


Mereka akhirnya kembali bersibuk untuk membantu warga yang sedang memasang dekor yang besar. Karena besok adalah acara'nya, membuat semua warga antusias membantu.


__ADS_2