Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Sarah ngidam..


__ADS_3

Sudah 3hari berlalu, Sarah yang sedang hamil semakin menguasai Pangeran. Sarah tidak pernah memberi sela kepada Pangeran untuk mendekati Mumut.


"Sayang, aku ingin makan mangga yang ada di halaman belakang," ujar Sarah manja.


"Tapi ini masih pagi sayang, nanti kamu sakit perut bagaimana ?"


"Ini calon anak kita yang ingin .."


"Ya sudah, nanti aku suruh buk Jum untuk mengambil mangganya .."


"Tapi aku ingin mumut yang ngambil .."


"Nak, mumutkan baru saja pulih. Biar bik Jum saja yang ambilkan," ucap Tuan Suroto ingin membela Mumut. Habis kejadian itu, tuan Suroto menjadi sangat baik kepada Mumut.


"Tapi papa, itu juga keinginan dari calon anak aku,"rengek Sarah manja.


"Sudahlah pah biarkan saja. lagian Pohon mangganya tidak tinggi tinggi amat," ucap Mama Ratu.


"Benar tuh kata mama, lagian kan Mumut itu berasal dari desa, jadi dia pasti bisa sudah berpengalaman .."


Pangeran mengambil nafas dengan kasar.


"Hmm baiklah, nanti akan aku coba suruh Mumut untuk mengambil mangganya.."


"Iiiihh aku maunya sekarang ,,!!


"Ya sudah ayo, Mumut sepertinya sedang menyiram bunga .."


Mumut yang sedang menyiram bunga merasa sangat kesal dengan Yuda. Dia berjanji akan membawakan buku dongeng untuknya, tapi nyatanya sudah tiga hari berlalu Yuda masih saja tidak menampakan batang hidungnya.


"Mumut ,!!?"Panggil pangeran.


"Njeh mas .."


"Ada apa mas Pangeran ?"


"Hmm begini, Sarah ingin makan mangga muda itu dan dia ingin kamu yang mengambilnya .."


"Ow iya, saya ambil genter dulu ya .."


"Mumuuuut,, saya ingin kamu memanjat pohon mangga itu, aku ingin mangga yang ada di pucuk itu. itu looo yang ada di pucuk sekali .."


Mumut berfikir sangat keras, dia tidak berani mengiyakan ataupun menolaknya.


Mumut sebenarnya sangat takut ketinggian, tapi dia juga tidak berani menolaknya karena takut nanti Pangeran marah dan memukulnya.


"Mumut, ini keinginan calon anak aku. Dia yang menginginkan kamu mengambil mangganya. jika dia tidak memilih, aku sudah menyuruh orang lain," ucap Pangeran ingin Mumut mengerti keadaan sekarang.

__ADS_1


Mumut pasrah dengan perintah Pangeran, perlahan dia mendekati pohon mangga dan berdoa .


"Ya Allah, Mumut pasti bisa, amiin.."


Dengan tekat yang kuat, Mumut memanjat pohon mangga itu dengan cepat tanpa ingin melihat kebawah.


Karena kesal, Mumut menjatuhkan asal mangga itu dan tidak sengaja mengenai kepala Pangeran.


"Aauuuww, "rintih Pangeran.


Sarah yang melihat suaminya kejatuhan mangga mencoba mendekat.


"Sayang kamu tidak papa.."


Buuuk !!!" satu mangga jatuh juga di kepala Sarah.


Mumut yang masih tidak sadar masih terus mengambil mangga yang ada di atas, dia ingin menghabiskan mangga itu agar dia tidak disuruh manjat lagi.


Buk .. buk.. buk..


"Aw AW auuuww !! Mumuuuuuutttt !!!"teriak Pangeran dan Sarah.


Mumut yang sedang dalam kondisi sangat kesal, sama sekali tidak mendengar teriakan Pangeran dan Sarah. Dia tetap fokus memetik mangga.


Mata Pangeran yang tidak sengaja kejatuhan mangga ketika ingin melihat keatas membengkak cukup besar.


"Loh, mata mas Pangeran kenapa ?"tanya Mumut yang masih belum menyadari.


"Mumuuut, ini semua gara gara kamu !! kenapa kamu menjatuhi mangga di atas kepala kami !!"teriak Sarah histeris.


"Suruh siapa kalian ada di bawah sini," ucap Mumut cuek dan meninggalkan mereka.


"Bukanya berterima kasih malah mureng mureng(marah marah),"batin Mumut tambah kesal.


"Ank itu, anak sudah berani ya sekarang !!"umpat Sarah merasa sangat kesal, dia ingin menjambak rambut Mumut.


"Sayang sudahlah, lagian Mumut benar juga,ini salah kita karena kita ada di bawah ketika dia sedang memetik mangga," ucap Pangeran yang tidak ingin memperpanjang keadaan.


"Sayang !! kok kamu membela dia sih !!?"


"Sayang,, ibu hamil tidak baik marah marah,,"


"Hmm baiklah, sekarang aku ingin makan mangga sama kamu .."


"Apa !! sama aku !!? tapi aku tidak suka mangga muda sayang !!"


"Sayaaang, ini kemauan anak kita, plisss... ikut makan ya, ya ,!?"ucap Sarah memelas.

__ADS_1


Pagi ini Pangeran benar benar merasa sangat apes, sudah ketiban mangga di juga harus merasakan mangga muda yang sangat kecut di pagi hari.


Di dalam kamar, Mumut masih uring uringan..


"Iiih mbak Sarah sama mas Pangeran itu nyebelin sekali sih, sudah seenaknya nyuruh nyuruh aku, pas sudah tak ambiliin malah marah marah,," umpat Mumut merasa sangat kesal.


Di saat sedang uring uringan, Mumut mendengar seperti ada suara anaknya Raka.


"Ibuuu Raka pulang ibuuu ,,!!!"teriak Raka yang baru sampai.


Mumut yang mendengar itu langsung turun dari kamarnya.


"Rakaaaaa !!!!"


Ibu dan anak saling berpelukan.


"Ya Allah leee, ini rambut kok keren sekali, bajumu baru le, sepatu kamu juga baru, waaah semuanya serba baru Lee," ucap Mumut merasa sangat senang dengan perubahan anaknya.


"Iya ibu, Raka juga membawa baju banyak buat ibu." Raka memberikan satu koper besar untuk ibunya.


"Wah Lee, ini koper untuk ibu ?"


"Iya ibu, itu oleh oleh buat ibu. Apa ibu senang ?"


"Ibu senang sekali, makasih banyak Yo Lee ..."


"Iya ibu sama sama, Raka kangen sekali dengan ibu,," ucap Raka memeluk ibunya kembali.


Di saat mereka sedang saling melepas rindu, tiba tiba ada suara teriakan dari halaman belakang.


"Aahhhssmmm ,, huh huh ini kecut sekali Sarah !!"teriak Pangeran yang tidak tahan


Tetapi bagi Sarah, mangga muda itu sangat manis dan segar.


"Kalian sedang apa !?"tanya Raka.


"Rakaaa !! sayang kamu sudah kembali nak ?"ucap Pangeran yang merasa sangat senang.


Pangeran langsung memeluk anaknya dengan sangat erat.


"Apa kalian baik baik saja ?"tanya Raka.


"Kami baik baik saja Raka, oiya sebentar lagi Raka akan memiliki adik," jawab Sarah antusias.


"Benarkah, selamat ya mama," ucap Raka ikut senang.


Entah mengapa Mumut melihat kebaikan Raka pada Sarah merasa kurang senang. Padahal selama ini Mumut lah yang mengajarkan Raka agar selalu memaafkan orang yang jahat kepada mereka.

__ADS_1


__ADS_2