Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Ikatan batin 2


__ADS_3

Pangeran telah sampai hotel.


Pangeran sangat heran melihat hotel telah ramai dan para warga berkumpul.


Pangeran memakirkan mobilnya.


"Emm sayang, kamu disini dulu ya. Ada sesuatu yang tertinggal. Ini penting," ucap Pangeran pada Laras.


"Iya pah," ucap Laras tersenyum. Walaupun sebenarnya dia merasa firasat tidak enak.


Pangeran turun menggunakan masker agar tidak di kenali warga.


Pangeran melihat Bayu dan Ola yang bersiap siap untuk pergi meninggalkan Hotel.


Dengan cepat Pangeran menarik Bayu dan membawanya ke tempat yang sepi.


"Loh Hay, siapa kamu !! Mau dibawa kemana calon suami aku !!"teriak Ola yang tidak mengenali Pangeran karena menggunakan masker.


Tetapi Pangeran tidak mendengarkan Ola, dia tetap menyeret Bayu keruangan yang sepi.


Bayu yang tahu jika itu Pangeran hanya diam saja.


Ola yang panik mencoba untuk mengejar dan mengikuti Bayu.


Di dalam ruangan, Pangeran membuka maskernya.


"Loh Tuan Pangeran !?"ucap Ola tidak percaya jika itu adalah Pangeran.


"Bayu !! Katakanlah !?"tanya Pangeran tanpa basa basi.


"Apa maksud kamu Pangeran ?"tanya Bayu pura pura tidak tahu.


"Sudahlah Bayu !! Stop kamu terus terusan berbohong padaku !! Katakan !! Siapa ayah dari anak itu !!?"tanya Pangeran dengan meninggikan suaranya


"Apa maksud kamu Pangeran, dia adalah anak Yuda !!" Teriak Bayu yang masih tidak ingin mengakui kebenaran.


Buk !! Buk !! Pangeran memukul wajah Bayu.


"Aahhkk stooop !! Apa yang lakukan !! Kenapa kamu memukul calon suami aku !!?"teriak Ola histeris melihat Bayu di pukuli Pangeran.


"Gadis kecil itu !!, Gadis itu memiliki cincin yang dulu pernah aku beri untuk Mumut !! Jika itu anak Yuda, kenapa Mumut memberikan cincin itu kepadanya gadis itu !! Aku mohon Bayu, katakanlah yang sejujurnya. Aku tahu kamu pasti mengetahui sesuatu... Aku telah hancur Bayu !! Aku telah hancur,,!!! Haaaaaaa,,, Aku harus bagaimana ..... rasanya aku ingin lenyap dari bumi ini, !!" Ucap Pangeran yang penuh emosi dan keputusasaan.


"Jika kamu ingin mengetahui sesuatu, datanglah kerumah sakit dekat sini. Dia berada disana," ucap Bayu sambil menundukkan kepalanya. Bayu merasa dia juga telah gagal, dia telah gagal menjadi sahabat atau pun kakak untuk Pangeran dan Mumut.


Pangeran yang mendengar itu merasa sangat tercengang.


"Apa katamu !? Rumah sakit? Apa yang terjadi Bayu, katakanlah !!!?"

__ADS_1


"Yuma mengalami kecelakaan di kali," jawab Ola sambil memeluk Bayu.


Bayu sudah tidak sanggup lagi untuk mengeluarkan satu kata. Tenggorokannya terasa sangat begitu sakit karena mencoba untuk menahan gejolak di dalam dirinya. Rasanya Bayu ingin berteriak sekuat mungkin untuk melepaskan beban yang dia tanggung selama ini.


Ini adalah masalah rumah tangga orang, tetapi Bayu juga harus ikut membawa beban itu sampai saat ini.


Pangeran yang benar benar terkejut mendengar bahwa yang dia yakini anaknya itu telah celaka dan sekarang berada dirumah sakit.


Pangeran berlari cepat menuju ke mobilnya. Pangeran terlihat sangat gusar.


"Pah, kita mau kemana ?"tanya Laras ragu ragu.


"Sayang, kita harus menemui kakak Raka. Kita akan tahu apa yang sebenarnya terjadi," jawab Pangeran tanpa melihat ke arah Laras. pangeran benar benar merasa sangat kacau.


..


Disisi lain, Yasmin yang mendapatkan kabar bahwa Yuma celaka. Datang dengan membawa helikopter atas permintaan Yuda. Yuda ingin membawa Yuma ke rumah sakit milik mereka, karena di sana semuanya sangat terjamin.


Yasmin yang benar benar khawatir dengan ponakannya merasa lumpuh ketika mendengar Yuma mengalami kecelakaan. Bahkan Yasmin turun dari helikopter menggunakan kursi roda.


Raka dan Jaka sudah mencoba untuk memberi pertolongan pertama. Tetapi mereka masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Rumah sakit disini fasilitasnya kurang mencukupi untuk melakukan tindakan lanjut.


Setelah helikopter datang, Mereka semua bersiap siap untuk memasukan Yuma ke dalam helikopter.


Yasmin yang melihat ponakannya terbaring pucat di kasur beroda, tak kuasa menahan pedih dan akhirnya pingsan.


"Iya nak, kami akan menjaga Yasmin. Sekarang kalian pergi dulu," ucap Tuan Aska.


Mumut sudah tidak sanggup lagi untuk berkata apa apa. Dia selalu berada disisi Mumut dan memegangi tangannya.


Raka dan Jaka selalu mengontrol kondisi Yuma.


Yuda yang sudah berpamitan dengan kedua orang tuanya, langsung menyusul naik ke helikopter.


Tuan Aska dan mama Lauren menggunakan mobil untuk pulang kerumah utama.


Pak alim dan mak item juga ikut bersama mereka dengan mobil yang terpisah.


Keadaan tegang ini membuat mereka semua diam membisu. Mereka sudah tidak sanggup lagi walau hanya sekedar untuk sekedar mengedipkan matanya mereka.


...


Pangeran yang baru sampai kerumah sakit langsung turun dari mobil dan mencari keberadaan Mumut dan Raka.


Pangeran meninggalkan Laras yang sedari tadi kebingungan dengan sikap Pangeran.


Pangeran bertanya dengan salah satu perawat yang dia temui.

__ADS_1


"Sus, dimana pasien yang baru mengalami kecelakaan di kali !?"tanya Pangeran panik.


"Pasien sudah di bawa ke kota Tuan," jawab suster.


"Apa !!?


"Iya Tuan, anak itu di bawa dengan helikopter," lanjut suster.


Pangeran yang mendengar itu langsung berlari ke mobilnya dan melajukan mobil dengan buru buru.


Laras masih saja diam melihat tingkah aneh papahnya. Demi menghilangkan rasa kesalnya kepada Pangeran, Laras memutuskan untuk melukis di buku gambar yang dia bawa.


Tetapi bahkan Laras tidak dapat menggambar dengan nyaman karena Pangeran mengemudi seperti sedang di kejar hantu.


Situasi tegang yang Laras tidak mengerti, dia mencoba untuk sabar dan berdoa agar mereka selamat sampai tujuan.


"Aku tidak akan mengampuni kalian jika benar gadis itu adalah putriku,!!"batin Pangeran dengan perasaan geram.


..


Disisi lain, Sarah yang sudah di tinggal begitu saja di pinggir jalan terpaksa menumpang di mobil pick up yang sedang membawa kambing.


Ini jalan satu satunya karena Sarah tidak membawa tasnya. Sarah yang di tarik paksa tidak sempat untuk mengambil tasnya yang berada di mobil.


..


Helikopter sampai lebih dulu ke rumah sakit. Mereka dengan sigap membawa Yuma ke ruang operasi.


Dokter ahli saraf dengan sigap ketika mendengar cucu dari pemilik rumah sakit mengalami kecelakaan.


Di dalam ruang operasi, Raka melihat seorang wanita yang dia kenal.


"Angel !?"sapa Raka.


Angel yang baru memasuki ruang operasi terkejut melihat Raka ada disana juga.


"Raka !?" Sapa Angel yang juga terkejut.


"Dok, keadaan pasien terus menurun," ucap perawat menyadarkan dua mata yang sedang bertemu.


"Ah ya, ayo kita mulai." Ucap Angel dengan sigap.


Raka dan Jaka tetap ikut membantu dan memantau Angel yang menangani kasus ini.


Kasus yang sangat sulit, tetapi karena di tangani oleh para dokter hebat. Akhirnya Yuma berhasil melewati masa kritisnya.


...

__ADS_1


Di depan ruang operasi,. Mumut tidak henti hentinya berdoa untuk putrinya. Bahkan Yuda yang hancur harus berpura pura tegar untuk memberi dukungan kepada istrinya.


__ADS_2