
Di dalam ruangannya, Yuma menundukkan kepalanya. Yuma merasa ibunya tidak pergi untuk mencari obat untuknya, tetapi ibunya pergi untuk meninggalkan dirinya.
Walaupun Yuma terlihat baik baik saja, namun jauh dari lubuk hatinya Yuma sangat sedih dan terpuruk karena dirinya mengalami kebutaan.
"Mah, disini sangat gelap.. Yuma sangat takut mah,, mama ada dimana? Yuma mau mamah," batin Yuma penuh dengan derai air mata.
Disaat penglihatan Yuma hilang, panca Indra Yuma yang lain berfungsi sangat tajam.
Yuma mendengar ada beberapa langkah kaki mengarah ke ruangannya dan juga Indra penciuman seperti mencium bau parfum Yasmin.
Yuma langsung menyeka air matanya dan menunggu kedatangan aunty yang sangat dia rindukan.
.
"Pah, Yasmin masuk dulu ya," ucap Yasmin meminta yang lain untuk menunggu di luar.
"Iya nak, kamu jangan menangis ya, kasihan Yuma," ucap tuan Aska memberi saran.
"Iya pah.."
Cklek..
Yasmin masuk dengan pelan. Dia mencoba menahan tangisnya ketika melihat Yuma, ponakan yang sangat dia cintai.
"Hay aunty, mengapa aunty masih diam saja disana !"?sapa Yuma membuat Yasmin tercengang.
"Loh, kok Yuma tahu jika aunty berada disini ?"tanya Yasmin heran.
"Yuma mencium bau parfum aunty yang sangat wangi," jawanb Yuma tersenyum.
"Ooohh my baby aunty sayaaaaang,, kamu benar benar ponakan aunty termanis didunia. Maafkan Tante ya baby," ucap Yasmin penuh dengan penyesalan sambil memeluk Yuma dengan erat.
"Maaf untuk apa aunty ?"
"Karena aunty telah mengusir ibu kam.... Ups!!'" ucap Yasmin keceplosan.
"Apa !!! Jadi ,,, jadi ibu beneran pergi meninggalkan Yuma, ibu pergi bukan untuk mencari obat, tapi ibu sengaja pergi meninggalkan Yuma !!!?"tanya Yuma dengan sangat panik. Terlihat jika Yuma ingin sekali turun dan berlari untuk mengejar ibunya.
"Yuma sayaaang,, maafkan aunty sayang maafkan aunty !!"
"Tidaaaaaakkk !! Yuma harus ikut dengan ibuu,, Yuma akan mencari ibuuu !!! Haaaa aaaa aaaa ibuuuuu jangan tinggalkan Yumaaaa,, yumaa mau ikut ibuuuuuu !!"teriak Yuma yang memberontak ingin pergi dan mencari ibunya.
Yasmin mencoba untuk menenangkan Yuma. Namun Yuma begitu keras kepala. Tuan Aska yang mendengar keributan akhirnya masuk kedalam.
"Yasmin !! Ada apa ini !??"
"Papah ! Tolong tenangkan Yuma, dia ingin pergi mencari kakak ipar !!"teriak Yasmin yang panik.
"Aaahahaaaa aaaa aaa lepaskan Yumaaa,, yumaaa mau ikut dengan ibuuu !!"
Tuan suroto yang melihat cucunya memberontak mencoba untuk memanggil dokter.
Jaka berlari dengan cepat menuju kamar Yuma, Jaka langsung memberi obat penenang kepada Yuma.
"Apa yang terjadi !?"tanya Jaka mengintimidasi semua yang ada disana.
Laras yang sedari tadi melihat kejadian itu merasa sangat kasihan kepada Yuma. Laras yang selama ini membenci Yuma, kini merasa sangat iba ketika mengetahui jika Yuma adalah saudara kandungnya dan sekarang sedang menderita.
__ADS_1
"Nasib kita sama Yuma, kita ditinggalkan oleh ibu yang sangat kita sayang," batin laras.
.
Yasmin menangis di pelukan Tuan Aska.
"Hiii iii iii,, ini salah aku Jaka, aku tidak sengaja, aku tadi keceplosan jika kakak ipar telah pergi karena aku usir," ucap Yasmin merasa sangat salah.
Mendengar hal itu, Jaka merasa sangat murka kepada Yasmin. Kondisi Yuma saat ini sedang tidak setabil, bagaimana jika otaknya stres, itu dapat mempengaruhi segalanya.
Jaka dengan kasar pergi dari kamar Yuma. Jaka tidak dapat meluapkan amarahnya di depan semua orang, apalagi di depan tuan Aska.
Jaka memutuskan untuk masuk kedalam ruangnya dan melampiaskan semuanya amarahnya disana.
"Aaahhhkkkkk ,,,,,,,, braaak braakk !! Jaka membanting apapun yang ada di sekitarnya.
Jaka benar benar merasa sangat cemas. Jaka takut operasi ini gagal, mereka sudah sangat berhati hati agar otak Yuma selalu setabil. Tapi kedatangan yasmin membuat Jaka merasa lebih was was.
Yasmin yang mengikuti Jaka merasa takut ketika melihat amarah Jaka. Dia ragu ragu untuk mendekati Jaka dan meminta maaf.
"Jaka ..!?"panggil yasmin dengan lirih.
"Kluaaaarr !!"bentak Jaka tanpa mau menoleh ke Yasmin
"Jaka maafkan aku !?"
"Keluaaaaarr !!"bentak Jaka kembali, sungguh Jaka tidak ingin melihat Yasmin untuk saat ini.
Dengan berat hati Yasmin akhirnya keluar dari ruangan Jaka.
Yasmin berlari sambil menangis sesenggukan.
Disisi lain. Mama Ratu dan mama Lauren berjalan sambil membuang muka, sesekali mereka membetulkan sanggul mereka yang acak acakan.
Mama Lauren terkejut melihat putrinya menangis di pelukan suaminya.
"Sayang incesnya mama,, ada apa nak ?"tanya mama Lauren khawatir.
"Hah, dasar anak manja !"ejek mama Ratu.
"Mah sudahlah, jangan mulai lagi. Ini situasinya sedang tegang," ucap tuan Suroto mencoba menasehati istrinya.
"Hemm baiklah, mama juga sudah bosan berdebat dengan wanita peyot ini," cetus mama Ratu.
Tuan Suroto menundukkan kepalanya kepada Tuan Aska tanda permintaan maaf.
"Pah, ayo ... Mama ingin melihat Yuma !?"
"Mah, Yuma sedang butuh istirahat, dia sangat syok ketika mendengar Mumut pergi meninggalkan dia," jelas tuan Suroto dengan lirih.
"Apa !! Ya ampun, cucuku kasihan sekali dia. Baiklah, mama akan menunggu Yuma disini. Papa pulang saja dengan Laras, Laras harus minum obat," ucap Mama Ratu.
"Ya sudah, Laras kita pulang dulu ya," ajak tuan Suroto.
"Iya kek, tapi Laras bolehkan main kesini lagi jika Yuma sudah siuman ?"tanya Laras.
"Iya,, kamu nanti kita akan kesini lagi.."
__ADS_1
.
Mendengar penjelasan Yasmin, mama Lauren merasa sangat bersalah karena dirinya juga terlibat dengan pengusiran Mumut.
Mama Lauren mendekati mama Ratu yang sedang duduk di samping ranjang Yuma sambil memegang tangannya.
"Hay !?"sapa Mama Lauren kepada mama Ratu.
"Hemm .."jawab Mama Ratu cuek.
"Aku minta maaf ya, karena sikap kasar aku kepada Mumut membuat cucu kita menjadi seperti ini !?"pernyataan tulus dari mama Lauren.
Mendengar musuhnya meminta maaf dengan tulus, hati mama Ratu menjadi luluh.
"Duduklah,"tawar mama Ratu.
Mama Lauren akhirnya duduk di samping mama Ratu.
Dari situ, mama Ratu curhat kepada mama Lauren tentang masa lalunya yang telah sangat jahat kepada Mumut. Mama Ratu sadar, tindakan Mumut menutupi jika Yuma adalah anak Pangeran semua karena dirinya.
Mama Lauren akhirnya bisa mengerti segalanya, mengapa Mumut harus berbohong. Mama Lauren tambah merasa sangat bersalah kepada Mumut dan juga Yuma.
Akhirnya dua musuh itu bersatu untuk memberi kekuatan kepada Yuma. Mereka sangat ingin melihat Yuma sembuh, mereka juga berniat akan membantu Yuda dan Pangeran untuk mencari keberadaan Mumut, walaupun mereka tidak tahu harus mulai dari mana.
...
Disisi lain, Pangeran dan Yuda sedang mencari keberadaan Mumut dari beberapa cctv di jalanan.
Pangeran sudah beberapa kali mencoba melacak keberadaan ponsel terakhir Raka aktif tetapi tidak dapat. Raka benar benar tidak bisa di lacak.
Mereka juga mencari kebandara untuk mengecek apakah ada penerbangan atas nama Raka dan Mumut. Bahkan hasilnya nihil.
Pangeran dan Yuda merasa sangat frustasi. Semua tempat sudah mereka kunjungi, bahkan mereka juga sudah menghampiri kediaman nenek lemper, tetapi disana juga tidak ada.
Yuda dan Pangeran mengusap wajah mereka yang masih memar dengan kasar.
"Aaaaaahhkk !!! Yuda, kemana lagi kita harus mencari Mumut dan Raka !?"
"Jika aku tahu, kita tidak perlu lagi susah payah seperti ini !" Jawab Yuda merasa putus asa.
Dreet Dreet .. handphone Yuda bergetar.
"Siapa ?"tanya Pangeran antusias. Siapa tahu itu Mumut atau Raka.
"Adik aku, Yasmin," jawab Yuda.
.
"Hallo Yasmin ,?"
" @_#'#:'#:#:#:#& ....."
"Apa !! Ya sudah, kakak akan kerumah sakit segera !!"
"Ada apa !?"tanya Pangeran penasaran.
"Kita harus kerumah sakit, Yuma tahu jika Mumut pergi meninggalkan dia !!"
__ADS_1
"Apa !! Ya sudah ayo kita pergi !"
Yuda dan Pangeran benar benar sangat khawatir dengan kondisi Yuma. Mereka sudah sangat berhati hati agar Yuma tidak setres, namun selalu saja ada musibah yang menghampiri.