
Di taman yang berada di hotel itu, Pangeran mencoba menenangkan Sarah.
"Sayang sudahlah, jangan menangis lagi, aku janji akan memperbaiki jas ini," ucap Pangeran yang tidak tega melihat cintanya menangis memilukan.
"Sayang apa kamu tahu, itu adalah Jas mahal. Aku mengumpulkan uang dari saat merintis menjadi model, 150 juta itu bukanlah uang sedikit sayang, hik hik hik," tangis Sarah mengingat dia bekerja keras untuk memberikan hadiah jas mahal kepada Pangeran agar tidak di tertawai oleh keluarga Pangeran yang super tajir.
"Sayang aku tahu, tapi mau bagaimana lagi, wanita kurang se-On's itu telah merusaknya," ucap Pangeran yang tidak tahu harus berbuat apa.
"Dia tidak hanya wanita kurang se-On's, dia wanita gila !! wanita aneh !! wanita koloot !! dia wanitaa, wanita, wanita haaaa pokoknya dia menyebalkaaaaannn !!!!!"teriak Sarah frustasi mengingat wajah gadis polos itu.
Pangeran merasa heran dengan sikap Sarah, tadi dia membela Mumut ketika dirinya mengatakan Mumut adalah gadis kurang Se-Ons, sekarang malah dia yang mengolok-olok Mumut sampai uratnya mau keluar.
"Sayang, sudahlah. Emm aku janji setelah pemotretan aku akan memberi kamu bonus yang besar dan kamu bisa membelikan hadiah lagi untuk aku," ucap Pangeran mencoba membujuk Sarah.
Sarah menyeka air matanya.
"Benarkah kamu akan memberi aku bonus?"tanya Sarah memastikan.
"Aku janji sayang."
"Naikan bonus dua kali lipat dari yang ingin kamu berikan," ucap Sarah dengan wajah yang di tekuk.
Pangeran membuang napas pelan dan tersenyum.
"Baiklah, bonusnya dua kali lipat," ucap Pangeran sambil mengelus pipi Sarah yang basah.
"Memang kamu tadinya mau memberi aku bonus berapa ?"tanya Sarah antusias.
"Emm awalnya aku ingin memberi kamu 100 juta, karena kamu meminta dua kali lipat jadinya 200 juta," ucap Pangeran dengan terperinci.
Sarah tersenyum manis, jas itu harganya 150 berarti dia dapat untung 50 juta dari sisanya.
"Terima kasih banyak ya sayang," ucap Sarah langsung memeluk Pangeran.
"Apapun demi kamu sayang," ucap Pangeran yang senang karena cintanya tidak sedih lagi.
Mereka tidak sadar jika Jaka si adiknya Mumut telah menguping mereka.
"Apa!! mbak Mumut telah merusak jas juragan kaya itu, dan harganya 150 juta. Semoga wae juragan tidak menagihnya," batin Jaka sambil berdoa dalam hati.
Hari sudah menjelang magrib. Setelah meminta maaf dengan benar kepada Sarah, Mumut minta izin untuk pulang.
Karena Pangeran akan mengganti kerugian, jadi Sarah memaafkan Mumut begitu saja.
..
Di jalan, Mumut hanya diam saja.
"Mbak kamu kok bisa merusak jas juragan ?"tanya Jaka.
__ADS_1
"Dekne uduk juragan Jaka, dekne kue tuan muda."(Dia itu bukan juragan Jaka,dia itu Tuan muda,)"ucap Mumut yang ingat dengan pesan Pangeran.
"Sama saja mbak, mbak tahu harga jas tuan muda itu berapa ?"tanya Jaka.
"Ora dek,"(tidak dek,)"ucap Mumut menundukkan kepalanya.
"Harganya 150 juta mbak," ucap Jaka.
"Opo deek!! ya Gustii larang tenan !! nek tuan muda njalok ganti, modyar aku !!"
.(Apa deek!! ya tuhan mahal sekali !! jika Tuan muda minta ganti, mati aku !!"ucap Mumut yang terkejut mengetahui harganya.
"Kayaknya Tuan muda gak bakalan minta ganti rugi kok mbak," ucap Jaka menebak nebak.
"Syukurlah lah dek kalo Tuan muda tidak minta ganti rugi," ucap Mumut merasa bersyukur.
"Mbak, belajarlah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika bicara dengan orang kota," ucap Jaka mencoba meningkatkan Mbaknya.
"Mbak usahakan dek," ucap Mumut tersenyum.
Karena menggunakan kebaya, jadi mereka berjalan dengan pelan pelan.
..
Waktu subuh semua orang di desa sudah rame.
.(Mut kamu sudah sholat subuh?)"tanya Mak item.
"sampun Mak."
.(sudah Mak,)"
"Anterke rantang nggo juragan muda Yo nak, Iki tanda permohonan maaf,"
.(Antarkan rantang buat juragan muda ya nak, ini tanda permohonan maaf,)"ucap Mak item memberikan rantang kepada Mumut.
"Kulo ajak adek Yo mak ?"
.(aku ngajak adek ya Bu?)"
"Adikmu ben siap siap sekolah, dekne arep ujian, wes kue dewean wae,"
.(Adik kamu biar siap siap sekolah, dia mau ujian, sudah kamu sendirian saja,)" ucap Mak item..
"Njeh Mak,"(iya mak)" ucap Mumut menundukkan kepalanya.
"Monggo pakde !! Monggo mbude !! nyuwon Sewu Mbah, Mumut numpang lewat njeh,"
.(Permisi pakde !! permisi bude !! maaf ya Mbah, Mumut numpang lewat,)" begitulah Mumut yang selalu menyapa warga sekitar.
__ADS_1
"Arep ngendi mut ?"tanya pak RT.
.(Mau kemana mut?"
"Mumut,.mau ke ngasih rantang buat Tuan muda pak RT," ucap Mumut pelan pelan.
"Bagus mut, belajar gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ya," ucap Pak RT menyemangati Mumut.
"Njeh pak RT, terima kasih," ucap Mumut tersenyum.
Walaupun Mumut telah membuat onar, tetapi karena kecantikan dan keramahannya mampu menghipnotis para warga yang sedang kesal padanya.
..
Setelah sampai hotel, disana masih terlihat sepi, hanya tukang kebun dan sapu yang sudah mulai bekerja.
Seperti biasa, Mumut lupa untuk permisi dan ketok pintu ketika masuk kedalam kamar Pangeran.
Pas sudah masuk Mumut baru ingat jika dia belum ketuk pintu. Ketika Mumut ingin putar balik dan mencoba ketuk pintu sebelum masuk, dia melihat Tuan muda masih tertidur pulas. Karena takut akan di marahi jika membangun kan Tuan muda, Mumut inisiatif menaruh Rantang di atas meja.
"Tuan muda, aku menaruh Rantang di atas meja," bisik Mumut ketelinga Pangeran yang sedang tertidur pulas.
Bisikan Mumut membuat bulu guduk Pangeran berdiri, dan tidak sadar adik kecil Pangeran bangun dan berdiri dengan tegap.
Mumut yang melihat sesuatu di balik kolor Pangeran langsung kaget.
"Ya Allah Gusti, di celana Tuan muda ada burung, aku harus menangkapnya sebelum Tuan muda bangun," ucap Mumut yang tidak tahu jika itu senjata Tuan Muda.
Mumut mengambil ancang ancang untuk menangkap Burung di balik kolor Pangeran, karena Pangeran tidak menggunakan CD jadi burung itu bisa berdiri dengan tegap.
"satu, dua, ti ti tigaaaa !!!!!!! kenak kamu !!!!" Mumut berhasil menangkap burung dengan kuat.
"Aaaaauuuuuwwww !!!!! Apa ini !!!"teriak Pangeran.
"Tuan muda tenang saja, Mumut sudah menangkap Burungnya !!"teriak Mumut yang masih memegang burung itu.
Dengan kasar Pangeran mendorong tubuh Mumut.
"Aaaww !!!"
"Ssssstt,, kamu sudah gila apa !!" teriak Pangeran dengan suara yang di tahan.
"Mas aku hanya mau menangkap burung," ucap Mumut dengan polosnya.
Posisi Mumut jatuh membuat rok yang dia pakai terbuka sampai keatas. Pangeran yang melihat itu merasa akal sehatnya hilang.
"Apa kamu benar ingin menangkap burung itu?"tanya Pangeran dengan tatapan yang manis.
Mumut yang mendapatkan senyum manis dari Pangeran merasa senang, baru kali ini Tuan muda tersenyum dan bersikap baik padanya.
__ADS_1