Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Yasmin


__ADS_3

Jaka memasuki ruangannya dengan perasaan penuh bersyukur, karena aksi cepat tanggapnya pasien yang dia tangani bisa terselamatkan.


Jaka kembali duduk di kursinya yang empuk, dia merasa ada yang berbeda dengan ruangannya.


Ternyata ada baju yang di pakai Yasmin di letakan begitu saja di atas kursi.


Jaka mengerutkan keningnya dan mengambil baju itu. Jaka akhirnya teringat sesuatu.


"Oh ya ampun, aku baru ingat. Aku tadi tidak sengaja menabrak bekal yang Yasmin bawa.. hemmm dia pasti marah padaku, aku harus meminta maaf padanya ,,,"gumam Jaka cemas.


"Ahk kenapa dia tidak mengangkat telfon dari aku ?? Pada dia sedang menangis di suatu tempat !? Bagaimana jika dia melakukan hal yang tidak terduga ?? Dia adalah wanita yang tidak bisa di tebak. Ah sial,," umpat Jaka yang merasa sangat cemas pada Yasmin yang tidak juga mengangkat telfonnya, padahal biasanya jika Jaka menelfon, baru tersambung langsung di angkat.


..


Disisi lain, Yasmin sedang bergulat dengan seorang wanita cantik.


Mereka sedang merebutkan tas branded keluaran terbaru.


Yasmin tidak memperdulikan rambutnya yang di acak acak, bajunya yang di sobek, asalkan tas yang hanya ada 5 biji dunia itu ada di tangannya.


"Aaaaahhhkkkkkk lepaskan rambutku wanita jalaaang !!!?"teriak Yasmin ..


"Lepaskan juga rambut aku !! Dan berikan tas itu padaku !!"teriak wanita cantik itu.


"Haay !! Aku duluan ya yang mengambil tas itu !!"teriak Yasmin.


"Dari CCTV 1 detik lebih dahulu aku dasar wanita siluman !!"teriak wanita itu.


"Dari CCTV terlihat 5 detik aku duluan yang menatap tas itu dasar wanita jalaaang !!!!"


"Hah !! Jika kamu sudah melihatnya kenapa tidak langsung di ambil, dasar wanita siluman !!!"


"Aku sudah akan mengambilnya, tetapi kamu malah menyerobot tas yang aku incar ! Dasar wanita jalaaang !! Kamu selalu iri dengan apa yang aku punya, ya kan !!?"


"Hahahaa,, kamu pikir kamu siapa hah !! Kamu bukan tandingan aku yang setara, dasar wanita siluman !!"


Begitu lah mereka yang masih melakukan Jambak jambakan sambil adu mulut,, bahkan satpam mall tidak berani untuk melarai dua wanita elit itu.


Bahkan bodyguard Yasmin harus berurusan juga dengan bodyguard wanita cantik itu.


Satpam hanya berusaha untuk menjaga dan memperketat kemanan toko itu agar aksi Yasmin dan musuhnya tidak menjadi sorotan pengunjung lainnya.


"Apa kamu masih tidak ingin menyerah wanita ****** !!!"teriak Yasmin yang sebenarnya sudah kehabisan tenaga.


"Hahaha apa kamu menyerah? Katakan saja jika iya, maka aku dengan senang hati akan melepaskannya !!?"ejek wanita itu.


"Hahahaaa, aku teringat bagaimana pacarku Jaka menolak wanita ****** sepertimu mentah mentah. Aku tahu kamu masih cemburukan !!"sindir Yasmin menggunakan kartu as'nya.

__ADS_1


Mendengar hal itu, wanita cantik itu melepaskan jambakannya.


Mata wanita itu terlihat lebih tajam dari sebelumnya.


Di saat wanita cantik itu akan menampar wajah Yasmin. Tuan Aska datang.


Tuan Aska mendapatkan kabar dari pemilik toko bahwa putrinya sedang bertengkar hanya untuk mendapatkan sebuah tas.


Semua orang menunduk ketika Tuan Aska memasuki toko.


"Papah !!?"gumam Yasmin yang terkejut.


"Mana tas yang di rebutkan putriku !?"tanya Tuan Aska tanpa basa basi..


"Ini tuan ,," ucap sang pemilik toko sambil memberikan tas itu.


"Ambilkan gunting !!"perintah Tuan Aska dengan wajah datarnya.


"Ini Tuan .."


SREEEKK SREEEKK !!" Tuan Aska menggunting tas mahal itu di depan Yasmin dan juga wanita cantik itu.


"Papaaaah !!!!?"teriak Yasmin heteris. Yasmin benar benar terkejut dengan apa yang dia lihat.


Tuan Aska tidak menggubris teriakan Yasmin.


"Baik Tuan .."


Tuan Aska mengangkat tangannya, dan para bodyguard yang mengerti langsung menyeret Yasmin..


Sebelum pergi, Tuan Aska menatap wanita cantik itu dan berkata.


"Paula, salam untuk papa kamu,," ucap Tuan Aska tersenyum pada wanita cantik itu yang bernama Paula.


"Ah, iya baik Om. Dan maafkan saya,,," jawab Paula menundukkan kepalanya.


Yasmin sangat kesal dengan sikap manis papanya pada Paula. Tetapi dia tidak berani untuk berkata kata lagi.


Di dalam mobil Yasmin hanya menundukkan kepalanya.


"Papa tidak menyangka kamu dan Paula akan bertengkar seperti tadi. Kalian adalah sahabat dekat, tetapi kenapa hal memalukan seperti tadi bisa terjadi !?" Ucap Yuan Aska penuh kekecewaan kepada putrinya.


"Maaf papa, dia yang bersalah. Dia merebut semua yang Yasmin miliki,, dia itu perebut pah !?"


"Tidak perduli apa masalah kalian, papa akan mengirim kamu ke villa, dan kamu akan dijaga ketat dan tidak boleh keluar sampai satu Minggu. Tidak ada hp dan kartu," ucap Yuan Aska berniat menghukum putrinya.


"Papah,, masak cuma soal seperti itu inces harus di hukum. No ! Yasmin tidak mau !!"

__ADS_1


"Ini bukan soal tadi. Ini soal kamu yang sudah menghilang dari meeting yang kamu buat sendiri !!"ucap Tuan Aska mengingatkan Yasmin.


Yasmin memutarkan kedua bola matanya ke atas dan mengingat ngingat sesuatu.


Yasmin telah membatalkan meeting di pagi hari dan menggantikannya di setalah jam makan siang. Tetapi karena kesal oleh prilaku Jaka, dia memutuskan untuk menghibur diri dengan berbelanja.


Yasmin yang mengingat semua itu hanya tersenyum manja kepada papa nya.


"Hehe,, papah yang baik hati,, maafkan Yasmin ya pah, Yasmin tadi sangat sangat lupa. Jangan hukum yasmin yah yaaa,,,, papa sayaaang !!?"ucap Yasmin memohon dengan muka sangat memelas.


Tuan Aska hanya diam saja, dan itu pertanda yang bahaya untuk Yasmin. Jika papanya sudah diam saja, walaupun Yasmin mengancam akan lompat dari mobil, tuan Aska tidak akan perduli.


Dan akhirnya Yasmin hanya pasrah oleh keputusan papahnya.


..


Di villa, tanpa hp dan kartu dan juga penjaga yang begitu ketat. Yamsin hanya menangis di depan drama yang dia tonton sambil mengupas apel sendiri, karena tuan Aska tidak menyiapkan pelayan untuk Yasmin.


"Aahhaa aaaa aaaa,, Soo sweet sekali mereka,, aduuh aku sangat terharu uuu uuu uuu,," suara Isak tangis Yasmin ..


Jaka yang cemas dengan keadaan Yasmin akhirnya mendapatkan kabar bahwa Yasmin berada di villa.


Dengan kecepatan yang penuh Jaka menghampiri Yasmin.


"Apa Yasmin masih di dalam !?"tanya Jaka pada bodyguard.


"Masih Tuan .."


Jaka langsung masuk kedalam.


Jaka sangat tercengang melihat Yasmin yang menangis terisak isak sambil memegang pisau.


Dengan cepat Jaka membuang pisau itu dan langsung memeluk Yasmin dengan sangat kuat.


"Pliiiss,, pliss maafkan aku sayang, aku tidak bermaksud menyakitimu.. kamu tahu aku adalah seorang dokter, pasien adalah nomor satu di rumah sakit, maafkan aku. Tetapi percayalah, hanya kamu yang ada di hati aku satu satunya. Maafkan, maafkan aku,, jangan berbuat konyol lagi ya !?" Ucap Jaka panjang lebar.


"Siapa yang berbuat konyol sayang !?"tanya Yasmin yang sangat heran dengan sikap Jaka yang tiba tiba menjadi sangat romantis.


Jaka yang mendengar pertanyaan Yasmin, malah mengerutkan keningnya.


"Bukankah kamu tadi menangisi aku dan berniat mau melukai dirimu sendiri !?"tanya Jaka penuh kebingungan.


"Haha sayang,,, siapa yang menangisi kamu.. aku sedang menonton drama yang menyedihkan itu sambil mengupas apel ini,, !!" Jelas Yasmin sambil menunjukkan apel yang dia pegang.


Jaka yang mendengar itu benar merasa tercengang.


Jaka hanya bisa menyengir canggung di depan Yasmin.

__ADS_1


__ADS_2