Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Extra Part# Yasmin&Yuma


__ADS_3

Setelah sampai..


Yuma begitu sangat manja, bahkan dia meminta di gendong setelah turun dari mobil.


"Apa kamu tahu, kamu ini sekarang sudah semakin berat saja,," ucap Raka mencoba mengejek Yuma.


"Hemm bukan Yuma yang semakin berat, kakak saja yang tidak pernah berolahraga," balas Yuma tidak ingin kalah.


"Emm benarkah," ucap Raka yang sambil fikir kapan terakhir dia berolahraga.


"Iya kakak ,," ucap Yuma meyakinkan jika ucapan itu pasti benar.


"Hem baiklah, setelah ini kakak akan pergi untuk mengencangkan otot," ucap Raka tersenyum.


"Yuma ikut ya kak !?"tanya Yuma antusias


"No !! Walaupun kamu masih kecil, tetapi kamu ini memiliki mata yang genit ,," ucap Raka menyindir adiknya.


"Ahh kakak,, ini semua kan aunty inces yang mengajarkan .."


"Maka dari itu kakak tidak akan mengizinkan kamu untuk dekat dekat lagi dengan aunty inces. Dia itu memiliki pengaruh buruk untuk akal sehatmu," ucap Raka sambil mendudukkan Yuma ke sofa.


"Tapi aunty inces baik kok kak, pokoknya dia aunty terbaik Yuma ,,"ucap Yuma yang tidak terima Yasmin di katai.


"Hemm ,, sudahlah kakak tidak ingin berdebat denganmu .."


"Itu keputusan yang baik kakak, tidak baik berdebat dengan anak kecil,," ucap Yuma tersenyum manis kepada Raka yang mengucap wajahnya dengan kasar.


"Hay anak anak mama sudah pulang... Kalian mau makan apa siang ini !?"tanya Mumut.


"Terserah mama saja, apapun yang mama masak kami akan memakannya,," ucap Raka.


"Tapi masaknya jangan sambil perang yaa maa,,!?"ucap Yuma menyindir ibunya.


"Hahaha maafkan mama sayang, janji deh mama tidak akan mengulanginya lagi,," ucap Mumut memegang kedua telinganya berjanji. Mumut benar benar merasa tidak enak dengan sikapnya tadi pagi.


"Hay anak anak papa,, kalian sudah pulang ? Yuma bagaimana acara perpisahan kamu nak, apa berjalan dengan lancar !?"tanya Yuda yang baru keluar dari kamarnya.


"Teman teman Yuma semuanya bersedih pah, mereka menangisi kepergian Yuma,," jawab Yuma dengan wajah sendu'nya.

__ADS_1


"Bohong deng pah !!, Teman teman Yuma tidak ada yang sedih maupun menangis, justru mereka malah tersenyum setelah mendapatkan mainan dan melambaikan tangannya kepada Yuma dengan perasaan senang,," ucap Raka membuat Yuma melotot padanya.


"Kakaaaaaaaaaakkkk !!!!"teriak Yuma merasa kesal dengan kejahilan kakaknya.


Buk !! Buk !! Buk !!


"Hahaaa hahaaa ampun dek,, ah sakit haha ampun ampuun !!"teriak Raka yang di pukuli oleh Yuma menggunakan sepatunya.


"Baby, apa mau papa bantu !?"ucap Yuda membuat Raka tercengang.


"Yes papa,,, seraaaaaang !!!!!"


Mumut yang sedang memasak hanya tersenyum melihat kelakuan anak anak dan suaminya.


..


Disisi lain, terlihat wanita cantik berjalan berlenggak lenggok layaknya bak model. Yasmin berjalan sambil menebarkan pesona di kerumunan rumah sakit.


Sambil membawa rantang makanan, Yasmin tersenyum kepada semua orang.


Beberapa bodyguard menjaga ketat agar jalan Yasmin tidak terhalangi oleh siapapun, bahkan semut tidak diizinkan untuk lewat.


Jaka yang sedang fokus dengan hasil CT scan pasiennya tidak menyadari kehadiran kekasihnya.


"Sayang !! Kamu tidak mendengar aku !!?"bentak Yasmin yang kesal kehadirannya tidak di hiraukan.


Bahkan dia sudah menyemprot parfum yang sangat banyak ketubuhnya, agar kehadirannya sudah tercium meski dia belum memasuki rumah sakit. Tetapi tetap saja Jaka tidak terlihat dingin kepadanya.


"Ah Yasmin, kamu datang !?"tanya Jaka yang baru sadar.


"Ah bau apa ini !? Baunya sangat menyengat !?" Lanjut Jaka mencium parfum Yasmin yang sangat aneh menurutnya.


"Ini bau parfum aku sayang ! aku membelinya saat pulang dari menjenguk ponakan kita di Amerika, Apa baunya tidak enak !?" ucap Yasmin dengan raut wajah kesalnya.


"Apa yang kamu bawa !?"tanya Jaka yang melihat Yasmin membawa rantang. Jaka sengaja mengalihkan pembicaraan agar tidak lebih rumit.


Belum Yasmin menjawab, seorang suster dengan panik masuk ke dalam ruangan Jaka.


"Dok ada pasien darurat, baru saja mengalami kecelakaan,," ucap Suster dengan panik.

__ADS_1


Jaka yang mendengar itu pun langsung bergegas dan tidak sengaja menabrak Yasmin sampai rantang yang di bawanya jatuh.


Praaang !!!"


Jaka yang terburu-buru tidak mengatakan apa apa, dan langsung pergi meninggalkan Yasmin yang sedang tercengang melihat baju yang di pakai Yasmin kotor.


"Aaaahh tidak tidak ,,, oh astaga bajuku !! Jakaaaa !! Awas kamu ya,!! Kamu sudah menodai baju pemberian darimuu.. ah haa aaaa aaaa aaaa ....!!"


"Nona inces, ada yang harus kami bantu !?"tanya salah satu bodyguard.


"Hati ku,, aww hatiku sakit sekali ,, ahaaa aaaa aaaa ...!!!"


"Maaf Nona inces, kami sudah memberi saran jika menemui tuan Jaka pada jam kerjanya itu bukanlah ide yang bagus," ucap Bodyguard dengan was was.


"Apa sekarang kamu mau menyalahkan aku !!!!"bentak Yasmin esmosi


"Ah tidak Nona inces, maafkan kami ..."


"Sudahlah !! Dari pada kalian membuat aku tambah pusing, sekarang cepat cari kan aku baju baru. Aku tidak mungkin keluar dengan baju yang kotor seperti ini !!!"perintah Yasmin dengan sangat kesal.


"Baik Nona,, mohon jangan kemana mana sebelum kami datang ..?"


"Kamu pikir aku akan keluar dengan baju ini !!!"teriak Yasmin dengan emosi.


Para bodyguard yang mendengar itu langsung berlari untuk mencari baju baru untuk Yasmin.


"Ah mereka benar benar membuat mute aku menjadi lebih buruk !!"gerutu Yasmin dengan kesal.


Yasmin iseng iseng membuka laptop Jaka.


Yasmin tersenyum ternyata wallpaper laptop Jaka adalah gambar dirinya.


Yasmin melihat melihat galeri Jaka, dia hanya ingin tahu berapa banyak foto dirinya. Jika sedikit, maka Yasmin ingin menambahkannya.


"Tukan,, masak foto aku hanya ada 10,,, mana jelek jelek lagi. Hemm dasar lelaki tidak romantis, sudah 5 tahun dengannya tapi dia tidak pernah memberi aku kejutan yang spesial. Hanya baju ini, tetapi sudah di nodai oleh dia sendiri. Tapi mengapa aku masih mencintai dia ya,," batin Yasmin penuh dengan delima.


"Jaka, aku tidak akan mundur. Aku akan maju sampai kamu melamar aku. Sebelum jalur kuning melengkung pantang mundur !!" Ucap Yasmin penuh dengan semangat.


Yasmin tahu jika Jaka menjadi idola di rumah sakit ini. Banyak dokter dokter wanita dan perawat lain yang mengejar ngejar Jaka. tetapi Yasmin percaya, walapun Jaka cuek tetapi dia adalah lelaki yang setia.

__ADS_1


__ADS_2