Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Kecelakaan Mumut..


__ADS_3

Sarah dan Mama Ratu masih menertawai Mumut yang tidak bisa berenang.


Para pelayan yang melihat Mumut jatuh ke air langsung berlari untuk melihat.


"Ya Allah non Mumuuut !!! Nyonya kasihan Mumut dia sepertinya tidak bisa berenang !!"ucap Bibik Jum merasa sangat kasihan. Tetapi di antara mereka juga tidak ada yang bisa berenang.


"Sudahlah kamu jangan ikut campur, dia itu hanya berpura pura. Mana mungkin wanita kampung tidak bisa berenang, biasanya juga paling dia mandi di kali, Hahahah ,," ucap Sarah di ikuti tawa oleh mama Ratu.


Yuda yang sedang di mabuk asmara oleh Mumut mencoba ingin menemui Mumut dan mengajaknya untuk jalan jalan lagi mumpung Pangeran tidak ada.


Di saat Yuda ingin mengetuk pintu, dia mendengar teriakan dari halaman belakang.


Yuda langsung mencari sumber suara dari samping Rumah.


"Muuuumuuuut !!!"teriak Yuda terkejut melihat Mumut hampir ke habisan nafas.


Para pelayan yang mencoba menolong Mumut menggunakan sapu panjang merasa sangat senang melihat kedatangan Yuda.


"Tuan tolong Non Mumuuut tuan, !! dia tidak bisa berenang !!"


Tanpa pikir panjang Yuda langsung masuk ke air dan menolong Mumut.


Sarah dan Mama Ratu yang melihat Yuda langsung menutup mulut mereka, nyali mereka seketika menciut. Sarah mencoba untuk berlindung di belakang tubuh mama Ratu.


"Mumuut sadarlah Mumut !!"ucap Yuda sangat cemas. Dia terus memompa dada Mumut tetapi masih tidak berhasil.

__ADS_1


Yuda mencoba menyedot air dari hidung Mumut tetapi masih tidak berhasil.


Akhirnya Yuda mencoba memberi angin buatan ke mulut Mumut agar air dalam tubuhnya bisa keluar.


Di saat Yuda melakukan itu, tidak duga Pangeran yang baru sampai melihat adegan itu. Tanpa pikir panjang Pangeran langsung menghampiri Yuda dan mendorongnya dengan sangat kuat.


"Minggiiirr dari istriku Tuan Yuda yang terhormat !!!"teriak Pangeran.


Yuda yang masih khawatir karena Mumut masih belum juga sadar tidak memperdulikan kedatangan Pangeran. Dia bangkit dan menghampiri Mumut kembali untuk memberi pertolongan pertama.


Pangeran yang geram dengan aksi nekat Yuda akhirnya meninju wajah Yuda dengan sangat kuat.


"Sudah aku peringatkan jangan sentuh istri saya !!!!"bentak Pangeran dengan sangat emosi.


Yuda di tinju malah tertawa terbahak bahak..


"Maafkan aku tuan karena sudah berbohong, tetapi dia istri aku ,," ucap Pangeran mencoba jujur.


"Dia istri kamu !!? lihatlah, lihat istri kamu yang sedang sekarat !!"teriak Yuda menunjuk ke arah Mumut.


Pangeran yang sedang di landa cemburu benar benar tidak menyadari jika Mumut sedari tadi tergeletak di pinggir kolam.


"Muumuut !!!!"teriak Pangeran yang sangat terkejut.


"Apa yang terjadi Mumut !!"teriak Pangeran benar benar tidak tahu apa apa.

__ADS_1


"Dia hampir tenggelam di kolam, aku sudah memberikannya pertolongan pertama tetapi dia masih tidak sadar juga. Cepat bawa kerumah sakit Pangeran !!"ucap Yuda dengan sangat cemas.


Dengan perasaan yang tidak menentu, Pangeran membopong Mumut berharap jika istrinya akan baik baik saja.


Yuda yang siap siaga membantu dengan sigap membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Pangeran yang sangat khawatir terus mencoba memompa dada Mumut, air dikit demi sedikit keluar dari hidung dan mulut Mumut, tetapi Mumut masih belum sadarkan diri.


"Pangeran, apa Mumut sudah sadar !?"


"Belum Yuda, sepertinya air terlalu banyak masuk kedalam paru paru. Cepatlah Yuda, aku mohon ...."


Beruntung jalanan siang hari sedikit sepi sehingga mereka bisa sampai rumah sakit dengan cepat.


Para suster dan dokter bertindak cepat ketika mengetahui Yuda datang membawa pasien, Yuda adalah cicit dari pemilik rumah sakit tersebut.


Para dokter melakukan operasi darurat untuk memompa air yang masuk kedalam paru paru Mumut.


Pangeran menunduk lemas di ruang tunggu. Dia tidak mengerti apa yang baru saja terjadi di depan matanya.


Yuda yang melihat kesedihan Pangeran merasa dirinya telah melakukan kesalahan karena sudah berniat untuk merebut istri orang lain, apapun itu alasannya.


"Pangeran, kamu harus kuat. Aku yakin Mumut akan baik baik saja," ucap Yuda mencoba memberi dukungan kepada Pangeran.


"Terima kasih Yuda, berkat kamu ada sedikit harapan Mumut akan selamat," ucap Pangeran tidak bisa membendung air matanya.


"Aku hanya melakukan apa yang harus aku lakukan Pangeran. Dan pesan aku, Raka jangan sampai mendengar hal ini," ucap Yuda memberi saran.

__ADS_1


"Aku tidak akan memberi tahu Raka soal ibunya. jika aku memberi tahu, dia akan merasa kecewa kepadaku .."


Yuda menepuk nepuk pundak Pangeran untuk menguatkannya.


__ADS_2