Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Drama kediaman Yuda


__ADS_3

Ketika Mumut akan beristirahat, tiba tiba Yuda masuk kekamar membuat Mumut terkejut.


"Ah maaf Mut, bukannya aku mau menganggu kamu. Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu," ucap Yuda .


"Em iya, ada apa mas ?"


"Mama tahu kata sandi kamar ini, dia akan masuk tengah malam hanya untuk memastikan anaknya tidak di gigit nyamuk. Aku yakin Mama akan masuk ke kamar ini, jika dia bertanya mengapa aku tidur di sofa, katakan saja jika kamu anak kamu tidak ingin dekat dekat dengan aku. Alasan itu akan lebih masuk akal," ucap Yuda mengajak Mumut untuk bekerja sama.


"Owh iya mas, Mumut mengerti," ucap Mumut..


"Baguslah, kalau begitu selamat tidur,," ucap Yuda Kemabli ke Sofanya.


Dan benar Saja.. Tengah 2 dini hari Mama Lauren masuk kedalam kamar Yuda.


Mama Lauren terkejut melihat Yuda tidur di sofa.


Tapi mama Lauren teringat jika Mumut sedang hamil.


"Heemm ini pasti karena Mumut sedang hamil. Dia sama dengan aku dulu, saat hamil tidak suka tidur dengan suaminya," gumam Mama Lauren tersenyum mengingat masa lalunya.


Mama Lauren diam diam masuk kekamar untuk melihat Mumut dan memastikan tidak ada nyamuk yang mehinggap.


Mama Lauren mengelus kepala Mumut dan tersenyum.


"Kamu gadis cantik yang malang, mendapatkan suami yang tidak baik dan mengalami banyak hal buruk. Semoga anakku bisa menjaga kamu dengan baik," gumam Mama Lauren yang sangat prihatin dengan nasib Mumut.


...


Pagi hari Mama Lauren dan Tuan Aska sedang serius dengan laptop di depan mereka.


"Pah ini sepertinya ada yang salah, tapi dimana ya kesalahannya," ucap Mama Lauren.


"Iya mah, papa juga dari kemarin sudah mengotak ngatik tetapi masih tidak ketemu," ucap Tuan Aska bingung, tetapi tidak ingin ambil pusing.


Raka yang melihat itu langsung menghampiri mereka.


"Selamat pagi kakek nenek," sapa Raka sopan.


"Hay tampan, apa kamu tidur dengan nyenyak ?"tanya mama Lauren.


"Iya nek, kasurnya sangat empuk. Raka juga suka dengan gambarnya," ucap Raka tersenyum.

__ADS_1


"Baguslah jika kamu suka, kamu bermain saja dengan kakak kakak itu, nenek sudah menyewa 5 baby sitter untuk menemani kamu bermain agar tidak bosan," ucap Mama Lauren yang belum tahu siapa Raka sebenarnya.


Raka menaikan alisnya, tapi dia mengerti jika neneknya ini pasti mengira dia sama seperti anak anak seusianya.


"nek, Raka ingin melihat kalian ,," ucap Raka sopan.


"Nak, kita bukan sedang bermain main, kita sedang mengerjakan sesuatu, nenek janji kita akan bermain setelah selesai mengerjakan ini," ucap Mama Lauren takut jika Raka akan menganggu mereka.


"Raka janji Raka tidak akan mengganggu, Raka hanya akan melihat saja," ucap Raka memohon.


"Sudahlah mah biarkan saja," ucap Tuan Aska yang tidak ingin ambil pusing.


Raka memperhatikan mereka. Ada banyak kesalahan disana, Tuan Aska berkali kali hanya mengusap wajahnya dengan kasar karena tidak dapat menemukan dimana titik kesalahan itu.


"Kakek, boleh Raka bantu ?"


"Apa !!?"


"Percaya lah dengan Raka kek," ucap Raka memohon.


Mama Lauren dan Tuan Aska dengan berat hati membiarkan apa yang ingin Raka lakukan.


Setelah beberapa menit..


"Kakek telah Rugi sebesar 1M, apa kakek tidak menyadarinya ? selama 3 bulan terakhir, Uang kakek telah di korupsi. Ini Raka baru mengecek tahun ini belum tahun tahun yang lalu," ucap Raka membuat tersenyum,


Mama Lauren dan Tuan Aska hanya melongo melihat apa yang ada di depan mata mereka.


Bahkan mereka sangat sulit hanya untuk mengedipkan matanya karena saking terkejutnya.


Di saat mereka sedang dalam fase terkejut, Yuda datang menemui mereka berniat untuk mengantarkan Raka kembali ke rumah genius.


"Hay Raka, apa kamu sudah siap, ayo kita berangkat," ucap Yuda ,yang baru sadar orang tuanya berubah menjadi patung.


"Mama papah kenapa ?"tanya Yuda yang baru sadar orang tuanya berubah menjadi patung.


"Darliing, coba kamu lihatlah ini, Raka !! dia !!"ucap mama Lauren dengan gugup.


"Hahaha kalian terkejut ya, Yuda sudah tahu mah. Raka ini anak yang berbeda, ini Yuda akan mengantar Raka ke rumah genius," ucap Yuda tersenyum.


"Wow ,!!"satu kata dari Tuan Aska.

__ADS_1


"Baiklah, kakek nenek Raka berangkat dulu, Assalamualaikum ,,,"


"Wa alai Kum salam ..."jawab Mama Lauren yang masih tidak percaya.


"Raka sayang, hati hati ya nak disana, jaga kesehatan, ibu akan sangat rindu denganmu," ucap Mumut yang habis menyiapkan Bekal untuk Raka yang terakhir kali.


"Iya ibu .."


"Ayo berangkat, aku sudah siap" ucap Jaka yang akan kembali juga rumah sakit.


"Emm Jaka, kamu tidak akan magang, tapi kamu akan kembali kuliah, aku akan mendaftarkan kamu untuk menjadi seorang dokter bedah, cita cita kamu," ucap Yuda.


"Apa mas ,,!!! Emm tapi Jaka tidak bisa mas," ucap Jaka yang tidak enak jika terus terusan membebani Yuda.


"Sudahlah tidak papa, jika kamu keberatan anggap saja kamu berhutang dan kamu bisa mengembalikan nya setelah menjadi dokter hebat nanti," ucap Yuda yang mengerti Jaka.


Mumut memegang Tangan Jaka.


"Mbak percaya kamu akan menjadi orang hebat dek," ucap Mumut untuk menyemangati adiknya.


"Terima kasih banyak mas, makasih ,!!"ucap Jaka langsung memeluk Yuda, dia benar benar merasa sangat senang.


..


Ketika akan keluar rumah, Yasmin adiknya Yuda baru pulang dari entah kemana.


"Inces kamu dari mana kok baru pulang. Katanya kangen dengan mama, tapi pas mama pulang kamu tidak ada !?"tanya mama Lauren.


"Ada kasus baru mah, Yasmin sangat lelah Rasanya setelah berlembur," ucap Yasmin manja di depan mamanya.


Jaka yang sedari terkejut melihat Yasmin tidak bisa menggerakkan kakinya.


"Mah, ini pasti istri kak Yuda yaa ...."


"Jakaaa ,!! Sayang, kamu disini !!!?"tanya Yasmin baru menyadari jika ada Jaka, pacarnya disana.


"Loh, kalian saling kenal ?"tanya Yuda


"Kakak, Jaka ini pacar Yasmin ...!!" ucap Yasmin tidak percaya, jika pacarnya adalah adik dari istri kakaknya.


"Loooh, la terus bagaimana ?"tanya mama Lauren yang bingung mengetahui kenyataan ini.

__ADS_1


"Yaaa tidak gimana mana, kakak menikah dengan kakak dan adik menikah dengan adiknya," ucap Tuan Aska yang tidak ingin ambil pusing.


Semua orang disana tercengang dengan ide Tuan Aska. Tuan Aska yang mendapatkan tatapan tajam dari semuanya hanya tersenyum manis.


__ADS_2