Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Tawa Mumut..


__ADS_3

"HAHAHHAAAA ,,,,!!" di dalam taksi, sambil memakan somay yang di bungkus, Mumut tidak bisa menahan tawanya. Dia tidak melupakan ekspresi Yuda saat akan meminjam uang ke pada mamang somay itu.


"Apa itu tadi lucu.. Apakah wajah aku tidak bisa di percaya, apakah wajah aku tidak terlihat seperti orang kaya !?"tanya Yuda yang merasa kesal.


Yuda kesal karena Mamang somay mengira tadi itu adalah sebuah penipuan baru. Yuda memberi uang, lalu kembali untuk meminjam uang lebih dari yang di berikan. Beruntung mamang somay sangat percaya dengan Mumut..


"Hahah bukan begitu mas, lagian siapa yang tidak akan curiga ,, hahaha ,,!"ucap sambil tertawa, dia benar benar tidak bisa menahanya.


Yuda yang di tertawai hanya melirik Mumut dan tersenyum tipis. Walaupun dia kesal, tetapi dia senang bisa melihat Mumut tertawa.


"Tuan, nona,, kalian bisa membayarnya jika sudah sampai tujuan,," ucap pak sopir setelah mereka sudah berjalan jauh.


Yuda dan Mumut saling menatap terkejut. Mengapa mereka tidak terfikirkan Samapi kesana.


"Hahahaaa !! iya juga ya mas Yuda, kenapa tidak terfikirkan sampai kesana ,, Hahaha !"Mumut semakin kuat tertawa, ini benar benar konyol bagi mereka. Bahkan Yuda juga tidak tahan untuk tidak tertawa.


Pak supir yang melihat pasangan bahagia di dalam mobilnya ikut merasa senang. Sampai sampai dia membayangkan istri dan anaknya dirumahnya.


.


Setalah beberapa jam akhirnya sampai rumah utama.


"Berapa pak ?"tanya Yuda.


"1.200... Tuan," ucap Yuda.


Setelah mengatakan itu, bodyguard Yuda muncul dengan membawa uang segepok.


"Pak, ini sepuluh juta untuk anda. Dan apakah saya bisa percaya dengan anda, tolong kembalikan uang ini kepada bapak somay itu tadi," ucap Yuda yang menitipkan uang sebesar 20 juta di dalam amplop.

__ADS_1


Pak supir yang merasa sangat senang, turun dari mobil dan bersujud syukur.


"Alhamdulillah ya Allah, akhirnya aku bisa membawa anak aku kerumah sakit hii ii Iik,,"tangis pak supir merasa bersyukur mendapatkan rezeki mendadak.


"Pak, memang kenapa anak anda ?"tanya Yuda pelan.


"Anak aku sudah seminggu sakit parah tuan, saya tidak berani periksa karena saya belum ada biayanya,, "ucap pak supir benar benar merasa bersyukur.


"Oh jika begitu semua uang ini untuk bapak saja ya, apakah 30 juta cukup ?"tanya yuda memastikan.


"Insyaallah cukup tuan, insyaallah cukup !"angguk pak supir.


"Ya sudah, ini 30jt untuk bapak, dan yang ini tolong tetap berikan pada bapak somay itu ya... sepertinya dia juga sedang membutuhkan uang," ucap Yuda..


"Iya Tuan,, anda bisa percaya dengan saya. Saya ini orang susah, saya juga tidak ingin melihat orang lain susah seperti saya," ucap pak supir. Dan akhirnya bapak supir itu pulang dengan hati yang bahagia.


Yuda yang merasa niat baiknya di ejek mencoba untuk mengejar Mumut.


"Hahahaaa ....!!!"tawa Mumut yang sedang berlari.


"Haaaaayyy cukuuuuup !!!"teriak mama Lauren.


"Mumut, kamu sedang hamil, jangan lari lari gitu !! aduh, ngeri deh ngeliatnya ,,"ucap Mama Lauren khawatir.


"Oh hehehe iya mah Mumut lupa,," ucap Mumut merasa malu. Yuda yang melihat Mumut di marahi hanya tersenyum ngejek ke Mumut.


"Ya sudah sudah ,, bagaimana dengan hasilnya ?"tanya mama Lauren penasaran.


"Mama tidak perlu khawatir, Pangeran tidak akan berani untuk menganggu keluarga kita lagi," ucap Yuda meyakinkan mamanya.

__ADS_1


"Huft,, syukurlah jika begitu.. Kalian istirahat lah dulu. Nanti makan malam mama akan memanggil kalian,," ucap Mama Lauren merasa sangat lega.


..


Di dalam kamar, Mumut yang tadinya tertawa tiba tiba terlihat murung.


"Kamu kenapa !?"tanya Yuda.


"Mas,, aku merasa tidak enak dengan ibu kamu.. Bagaimana jika dia tahu jika ini bukanlah cucu dia !?"tanya Mumut merasa sangat bersalah kepada keluarga Yuda.


"Kita harus menjaga rahasia ini sampai maut memisahkan," ucap Yuda menangkan Mumut.


"Jika sampai mama tahu bagaimana ?"


"Ya kita akan di marahi, di usir, tidak di anggap anak, tidak akan mendapatkan warisan, akaaan.. apa lagi yaa,,,!!?"ucap Yuda sambil memikirkan apalagi yang akan terjadi.


"Maaaaasss,,, jangan nakut nakuti aku donk !!?"ucap Mumut merasa sangat takut jika itu akan terjadi. "Jika aku tidak masalah di usir, tapi bagaimana jika kamu yang diusir !?"tanya merasa galau.


"Heemmm,,, kamu tidak perlu memikirkan sesuatu di luar kendali kita sayang ,," ucap Yuda sambil memeluk Mumut.


Entah mengapa kata kata bijak Yuda mampu menenangkan hati Mumut.


"Hem.. mas Yuda benar, kita jangan terlalu memikirkan sesuatu yang di luar kendali kita. ikuti saja alurnya.. semua akan tetap dalam tempatnya,," batin Mumut merasa sangat damai dan nyaman di pelukan Yuda.


"Sudah ah, jangan lama lama pelukanya,, nanti kamu ketagihan dan meminta lebih lagi,," ejek Yuda membuat wajah Mumut memerah bak kepiting rebus..


"Maaaaasss,,, kamu ini nyebelin yaaa,,!!"


"Hahahaaa... gantian !!!"

__ADS_1


__ADS_2