Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Raka dan Angel..


__ADS_3

"Hallo Pangeran ?" telfon Bayu.


"Iya Bayu, ada apa ?"tanya Pangeran yang baru sampai mengantar Raka dan berjalan akan pulang.


"Bagaimana dengan model yang akan mempromosikan hotel dan pariwisata yang ada di Bandung ?"


"Loh, aku akan sudah menyerahkan semua pada kamu !"


"Bagaimana sih Lo, aku sudah bilang jika model ku semuanya sedang ada kontrak dengan perusahaan lain. Aku sudah mengatakan kepadamu untuk menawarkan Sarah sebagai modelnya !!?"


"Tidak bisa Bayu !! Sarah sedang hamil, aku tidak bisa membiarkannya bekerja !!"


"Lalu bagaimana ini !!? Emm apa Mumut saja yang menjadi modelnya ?"saran Bayu.


"Tidak !! aku tidak akan mengizinkannya !!"


"Ayolah Pangeran,, ini sudah sangat mendesak. Lagian Mumut sudah berpengalaman," bujuk Bayu.


"Hemm tunggu aku, sebentar lagi aku akan sampai dirumah," ucap Pangeran yang masih bimbang.


Tut Tut .. panggilan berakhir.


"Apa sih kok kalian bawa bawa Mumut ! Aku bisa kok jadi modelnya," ucap Sarah kesal.


"Kamu sedang hamil muda Sarah, Pangeran tidak mengizinkannya .."


"Ya tapi tidak harus Mumut juga kan, masih ada Ola dan yang lain !!"ucap Sarah tidak terima.


"Mereka sedang ada kontrak Sarah .."


"Iiiih ... pokoknya aku aku tidak rela jika Mumut yang menggantikan aku !!"


"Kita tunggu saja Pangeran,," ucap Bayu yang tidak ingin berdebat dengan Sarah yang keras kepala.


..


Di sisi lain, Raka memasuki rumah yang berbentuk seperti kastil kuno.


"Raka, silahkan masuk dan bergabung dengan yang lain. Disini tidak ada pelajaran khusus, semua murid di bebaskan untuk bereksperimen. Jika kamu belum faham, kamu bisa bertanya pada mereka," jelas pak dosen lalu meninggalkan Raka sendiri di depan pintu masuk.


Raka pelan pelan masuk, dia sangat takjub dengan keindahan kastil itu.


Raka memperhatikan sekitar, semua anak anak berusia sekitar 6 tahun sampai 15 tahun. Hanya ada 20 anak genius di kastil itu besar itu.


Ada seorang gadis kecil yang menarik perhatian Raka, dan Raka mencoba untuk mendekatinya.

__ADS_1


"Hay ,," sapa Raka mencoba untuk berkenalan.


"Hay Raka," jawab anak itu membuat Raka terkejut.


"Kamu tahu nama aku darimana ?"


"Aku mendengar dosen menyebut nama kamu saat di pintu," ucap anak itu dengan santai.


Raka melihat pintu dan anak perempuan ini cukup jauh.


"Aku bisa mendengarnya Raka," ucap anak itu lagi agar Raka mengerti jika dia anak yang berbeda juga.


"Waw keren !!"Satu kata dari Raka.


"Oya siapa nama kamu, usia kamu berapa ?"


"Aku Angel, usiaku 6 tahun dan hanya aku disini yang paling muda," jelas Angel.


"Waw, kita sama,, aku juga baru 6 tahun,,"


"Aku lahir bulan 12,,"


"Waaaw aku juga lahir bulan 12 ,,"


"Tepatnya tanggal 12 ,,"


"Seruuu !!?" Angel heran.


"Iya Angel, kita bisa merayakan ulang tahun bersama dan bahagia bersama," jawab Raka antusias.


"Aku tidak merayakan ulang Raka," ucap Angel sendu.


"Loh kenapa ?"tanya Raka heran.


"Ibu aku meninggal saat melahirkan aku, makanya ayah aku menamai aku Angel, kepanjangan Angel maut(malaikat kematian)," jawan Angel sendu.


Raka yang mendengar itu merasa ikut prihatin, dia mencoba untuk menghibur Angel yang mulai bersedih. Walaupun mereka baru kenal, tetapi Raka yang baik hati dan ramah mudah akrab dengan teman yang dapat mengerti dirinya.


"Kamu tidak perlu sedih Angel, bukankah masih ada ayah kamu ?"tanya Raka.


"Ayah aku sangat membenci aku, dia menganggap akulah yang menyebabkan kematian ibuku. selama ini aku di rawat oleh nenek dari ibuku. Walaupun ayah bersedih karena meninggalnya ibu, nyatanya di sudah menikah dua kali setelah kepergian ibu," ucap angel curhat pada Raka.


"Heemm ibu kamu pasti sudah membuat pilihan ketika saat mengandung kamu, dia memilih mati dan kamu selamat tujuannya agar kamu dapat hidup kedunia dan bahagia di dalamnya," ucap Raka.


"Dari mana kamu tahu jika itu adalah pilihan ibuku ,?"

__ADS_1


"Karena ibuku juga begitu, disaat mengandung aku dia rela mempertaruhkan nyawanya yang penting dia dapat melahirkan aku kedunia," jelas Raka.


"Apakah benar begitu Raka ?"


"Iya Angel, dia akan merasa sangat bersedih jika kamu tidak bahagia di dunia. Dia akan merasa perjuangannya sia sia," jelas Raka.


Angel yang mendengar itu langsung memeluk teman barunya yang dapat mengerti dirinya. Angel meluapkan isi hatinya yang selama ini membebani hatinya, dia menangis pilu di pelukan Raka.


"Huaa aa aaaa, Hik hik hik Rakaaa, berarti selama ini aku sudah membuat ibuku bersedih, hik hik,," ucap Angel yang merasa pilu.


"Kamu tida perlu sedih lagi ya sekarang, karena ibu kamu pasti sudah tenang di syurga sana," ucap Raka menghibur Angel.


"Emm kamu tahu dari mana jika ibuku sudah masuk surga ?"


"Kata pak ustad, seorang ibu yang mati setelah melahirkan anaknya akan masuk syurga yang paling atas," ucap Raka.


"Emm tapi aku bukan beragama Islam, aku Kristen Raka,,"


"Kamu tidak perlu cemas Angel, semua agama sudah menyiapkan syurga untuk orang orang baik. Dan ibumu adalah orang yang paling baik," ucap Raka..


Angel yang selama ini menahan senyum dan kebahagiannya akhirnya kali ini dapat melepaskan semua beban itu berkat kata kata bijak dari Raka, anak seusianya yang baru dia kenal.


"Terima kasih banyak Raka, kamu adalah sahabat terbaik aku," ucap Angel merasa sangat senang bertemu dengan Raka.


"Sama sama Angel. Oya kita akan melakukan apa di rumah ini ?"tanya Raka.


"Disini tidak ada peraturan Raka, semua murid bebas untuk belajar apapun yang ingin mereka pelajari. Jika mereka ingin belajar sesuatu kita tinggal pergi ke kepala penjaga dan dia akan menyiapkan semua yang kita butuhkan, kita hanya perlu banyak banyak membaca saja disini. Para dosen tahu jika kita adalah yang terpilih. Mereka menyadari mengajari kita sama saja mereka mengajari tupai meloncat. Jika kamu ingin bereksperimen apapun, kamu tinggal datang ke kepala penjaga." jelas Angel.


"Emm begitu, kamu sendiri ingin menjadi apa Angel ?"tanya Raka.


"Aku ingin menjadi dokter Raka, aku ingin menyelamatkan banyak nyawa demi ibu aku," ucap Angel.


"Itu ide bagus Angel,,"


"Kamu sendiri mau jadi apa Raka ?"


"Aku tidak ingin jadi apa apa, Angel ,!"


"Lalu kenapa kamu pergi ke tempat ini ?"tanya Angel heran.


"Walaupun aku tidak ingin menjadi apapun, tapi aku bisa segalanya. Aku ingin belajar semua ilmu yang dapat aku pelajari untuk bekal hidup aku," ucap Raka.


"Tapi kenapa kamu tidak ingin menjadi apapun ?"


"Karena aku hanya ingin melindungi ibuku, aku ingin selalu ada di sampingnya. Makanya aku tidak ingin terikat dengan suatu pekerjaan," jelas Raka.

__ADS_1


"Kamu memang benar benar anak yang berbakti Raka,," ucap Angel kagum dengan Raka ...


__ADS_2