
Beberapa mobil beriring iringan untuk menjemput sepasang keluarga di bandara.
"Silahkan Tuan dan Nyonya ,," ucap bodyguard menyambut kedatangan Yuda dan Mumut.
"Terima kasih banyak pak .."
"Silahkan Tuan muda dan nona Baby ,," ucap bodyguard di mobil yang berbeda.
"Terima kasih Oom tampan,,".balas Yuma dengan senyum manisnya, bodyguard itu hanya tersenyum ramah pada Yuma.
"Mulai .. mulai .." sindir Raka.
"Apa sih kak, Oom itu memang keren dan Maco.. Tidak seperti kakak, hahahaa lihatlah lengan kakak, tidak ada otot sama sekali,," ejek Yuma.
Raka yang gemas dengan kejahilan adiknya itu langsung mencubit hidungnya.
"Auw auw aaaauu,,,!! Sakit kakak !! Aku tidak ingin hidungku yang menggemaskan ini menjadi sangat mancung," ucap Yuma sambil menekan nekan hidungnya kedalam.
"Apa menurutmu hidung yang sangat mencung itu jelek !!? Kamu mau mengejek hidung kakak yang keren ini !??"tanya Raka mengintimidasi maksud dari Yuma.
"Yaa !! Hidungku ini seperti mama, seksi dan menggemaskan. Tidak terlalu mancung dan tidak pesek. Jack sangat suka hidungku ini kak !!"ucap Yuma keceplosan menyebut nama pacarannya.
"Kamuuuuu,, benar benar ingin dijewer yaa,,!!" Ucap Raka dengan kesal sambil menjewer Yuma.
,"Aaaah iya kak, Yuma hanya bercanda ,,hehehe .."
"Heem, kakak akan memperketat kamu sekarang. Di Indonesia tidak ada yang namanya pacar pacaran di usia kamu sekarang. Sekalipun ada, orang tua dan guru tidak akan membiarkan. Kakak juga akan mengajak kamu untuk tinggal di desa, kamu akan bersekolah dasar disana," jelas Raka penuh dengan ancaman.
"Kakaaaak,,, didesa sekolah kurang baik untuk aku. Aku harus masuk ke sekolah terfavorit. Karena fasilitas disana akan sangat menjamin,," ucap Yuma mencoba mengeles.
"Tidak juga, nyatanya Oom kita Jaka. Dia sekolah dari SD sampai SMA di desa, nyatanya sekarang dia bisa menjadi dokter bedah yang hebat. jika dasarnya pintar, mau sekolah dimana pun ya akan tetap pintar,," sindir Raka kepada Yuma.
"Apa kakak mengira aku tidak pintar !!?"tanya Yuma kesal.
"Buktikan saja !!?"
"Baiklah, Yuma akan buktikan ke kakak jika Yuma adalah anak mama dan papa yang sangat cantik, seksi dan pintar. Dan satu lagi, Yuma sangat menggemaskan sampai sampai orang ingin mencubit pipi Yuma yang lucu ini,," ucap Yuma memuji dirinya sendiri.
Raka yang mendengar adiknya tidak berhenti mengoceh, akhirnya memutuskan untuk menggunakan handset dan memejamkan matanya.
"Kakaaaaakk !! Apa kakak tidak mendengar aku !!?" Teriak Yuma kesal.
Buk !!"Yuma menuju perut Raka karena kesal.
__ADS_1
"Aauuuww !!!" Pekik Raka lalu melirik adiknya.
Yuma yang dilirik langsung membuang muka ke jendela.
Di dalam hati Yuma tertawa. " Rasakan itu kak !!"batin Yuma sambil tersenyum tipis.
..
Mereka semua turun di dari mobil setelah mobil mereka terparkir di depan rumah besar dan mewah itu.
"Haaay my babyyyyyy !!" Sambut Mama Lauren.
Yuma langsung berlari memeluk neneknya.
"Neneeeek !! Yuma rindu nenek !!?"ucap Yuma yang sangat manja.
"Selamat datang nak," sambut Tuan Aska memeluk anak dan mantunya dan juga Raka.
"Ayok kita masuk kedalam ,," ucap Mama Lauren yang tidak sabar ingin menyuguhkan makanan yang dia buat untuk cucunya.
Yasmin yang baru saja lepas dari hukuman yang di berikan tuan Aska langsung berlari mengetahui jika ponakannya kembali.
"Oh babyyyyyy !!! Aunty dataaang sayaaaaang !!!"teriak Yasmin ingin memeluk ponakannya.
"Aaauuuuww kakak sakiit,,,!!"teriak Yasmin kesakitan.
"Kamu berbuat onar lagi hah !! Sampai kapan kamu akan terus terusan begini Yasmin. !!?"bentak Yuda, dia sudah sangat menahan emosi ketika mendapatkan kabar itu.
"Kakak ini baru datang sudah marah marah, sakit tahu kak..!! babyyyyyy, aunty sakit sayang,," ucap Yasmin manja dan memeluk Yuma.
"Oh aunty incesnya baby, yang sabar ya aunty inces,,, baby akan selalu berada disisi aunty sayang,," ucap lebay Yuma sambil memeluk Yasmin.
"Ooohh my baby my sweety,, terima kasih ya sayang,, emuach emuuach ,, aunty sangat merindukan kamu,," jawab Yasmin tidak kalah lebay dari Yuma.
Demi apa, semua orang sangat muak melihat tingkah lebay tante dan ponakannya itu.
"Sudah sudah !! Baby, ayo kita sarapan dulu. Perjalanan jauh pasti membuat kalian laparkan ??"tanya mama Lauren antusias.
"Tidak kok nek, di pesawat kita sudah beri makan," ucap Yuma dengan polosnya. Membuat semua orang merasa canggung.
"Tapi Yuma masih belum kenyang, karena cuma sedikit, hehehe ,,,," lanjut Yuma membuat Mama Lauren kembali bersemangat.
Yuda dan Mumut hanya bisa menggelengkan kepala melihat putri kecil mereka.
__ADS_1
..
Di meja makan obrolan kecil di mulai.
"Nak Raka, apa yang akan lakukan setelah mengundurkan diri menjadi dosen ?"tanya Tuan Aska.
"Raka akan membantu papah Yuda dan juga ayah Pangeran kek. Raka akan mencoba untuk membantu keduanya," jelas Raka.
Menurut Raka, dia harus adil kepada Yuda dan juga Pangeran. Yuda adalah pelindung ibunya selama ini, dan Pangeran mau bagaimana pun tetap ayah dari Raka.
"Heem, Raka itu akan sangat membuat kamu repot. Papah tidak papa jika kamu ingin membantu ayah kamu," ucap Yuda.
"Emm Raka hanya akan membantu sebisa Raka pah, kalian adalah orang tua Raka, dan Raka akan mencoba adil kepada kalian,," jelas Raka.
Ucapan Raka benar benar membuat hati mereka luluh. Raka benar benar berbeda dengan Pangeran.
"Baiklah jika itu mau kamu. Papah akan sangat berterima kasih banyak atas bantuan kamu,," ucap Yuda.
"Apa yang Raka lakukan tidak sebanding dengan apa yang sudah keluarga ini berikan kepada Raka dan juga ibu Raka,," ucap Raka dengan mimik penuh berterima kasih.
"Apa yang kamu katakan nak, kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan," ucap Tuan aska dengan bijak.
"Sedangkan kamu Mut, apa yang akan kamu lakukan dengan gelar yang kamu punya sekarang ?"tanya Tuan Aska.
"Ah, Mumut tidak ingin bekerja pah, Mumut hanya akan menjadi ibu rumah tangga saja. Tujuan Mumut mendapatkan gelar S2 hanya agar mas Yuda tidak malu di depan teman temannya. Mumut takut nanti mas Yuda di permalukan oleh teman temannya karena memiliki istri bodoh dan tidak berpelajar," jelas Mumut.
"Sayaaanggg,, kenapa kamu berfikiran seperti itu ? Jadi selama ini kamu terbebani dengan pikiran pikiran seperti itu !?"tanya Yuda .
"Tidak mas, aku sama sekali tidak terbebani. Justru aku sangat senang, berkat bersamamu aku bisa menjadi ibu yang berpendidikan. Aku tidak bisa berkata apa apa lagi. Aku sungguh bersyukur kamu menjadi suamiku mas,," ucap Mumut penuh haru.
Yuda sangat terharu dengan sikap Mumut. Yuda mencium kening Mumut penuh dengan cinta.
Yuma yang memperhatikan kedua orang tuanya hanya bisa tersenyum senyum sendiri.
"Uuuww Soo sweet, Yuma jadi teringat ....."
Belum selesai bicara, Yuma sudah mendapatkan tatapan tajam dari semua orang yang disana.
"Hehee Yuma jadi teringat dengan anjing tetangga kita mah," lanjut Yuma tersenyum canggung
"Baby !!? Apa hubungannya papa mama kamu sama anjing tetangga kamu disana !?"tanya Yasmin yang tidak mengerti maksud ponakannya itu.
"Hehe tidak ada aunty inces yang cantik. Emm lebih baik kita makan saja ya,," ucap Yuma gugup.
__ADS_1
Raka hanya terus menatap tajam ke arah Yuma. Dan Yuma, dia hanya pura pura tidak melihatnya.