Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Berubah..


__ADS_3

Pagi hari Mumut boleh pulang karena memang kondisinya yang sudah sangat membaik.


Pangeran mencoba untuk memberikan perhatian lebih ke pada Mumut, tetapi Mumut anak yang mandiri tidak ingin merepotkan siapa pun.


Dia menolak untuk di tuntun apalagi di bopong..


Pangeran hanya tersenyum kecut dengan semua penolakan Mumut, dia sadar jika selama ini dia sudah berbuat tidak baik kepada Mumut.


Di dalam mobil Mumut hanya diam saja, begitupun dengan Pangeran.


Sampai dirumah, semua orang memasang wajah tidak bersalah. Mereka tersenyum manis untuk menyambut Mumut.


"Selamat kembali nak Mumut ,,,"sapa Mama Ratu tersenyum manis, bahkan memeluk Mumut.


"Mumut apa kamu sudah sarapan, aku sengaja membuatkan bubur ayam yang enak untuk kamu,," ujar Sarah ramah.


Mumut yang biasanya tersenyum jika ada orang yang baik padanya, kali ini dia hanya diam saja dan tidak membalas mereka. Mumut terlihat sangat kaku, membuat orang di rumah itu merasa heran.


"Ah sudah sudah,, Mumut ayo kita masuk dan sarapan dulu agar kekuatan mu kembali pulih," ucap Pangeran membawa Mumut masuk.


Di meja makan, Mumut dengan cepat menghabiskan makanannya.


"Saya sudah selesai, saya mau masuk kamar dulu ya mas," ucap Mumut membuat Sarah dan Mama ratu melongo.


"Apa yang terjadi dengan anak ini ?" batin Mama Ratu.


"Apa ada yang salah dengan anak ini ?"batin Sarah.


Mereka baru memasukan 3 sendok ke mulut, tetapi Mumut sudah menghabiskan bubur di mangkuknya.


Pangeran yang sudah biasa dengan keanehan Mumut hanya bisa tersenyum.


"Oya Mumut, ini ada titipan dari anak kamu Raka. Katanya dia ingin sering sering Vidio call denganmu," ucap Pangeran memberikan handphone keluaran terbaru.


Sarah yang melihat handphone keluaran terbaru, harganya sekitar 50jt'n membuatnya terasa panas.


"Makasih mas," ucap Mumut lalu pergi begitu saja setelah mengambil handphone itu.


"Pangeran sayang, apa yang terjadi dengan istri kamu itu ? kenapa dia jadi aneh seperti itu ?"tanya Mama Ratu horor.

__ADS_1


"Iya mah, dia seperti bukan Mumut yang kita kenal. Lihatlah mangkuknya, bersih mah !!?"ujar Sarah merasa terkejut.


"Pangeran juga tidak tahu apa yang terjadi Mah. Saat dia bangun, dia sudah menjadi aneh seperti itu. Mah, apa yang kembali ke tubuh Mumut itu bukan Ruh Mumut yang asli ya, jangan jangan ada Ruh lain yang masuk kedalam tubuh Mumuutt !!!?"ucap Pangeran yang merasa merinding.


Sarah dan Mama Ratu yang mendengar itu pun ikutan merinding.


"Sayaaang, kamu jangan menakuti nakuti mama donk." ujar Mama Ratu merasa takut.


"Apa jangan jangan Ruh di dalam Mumut itu ingin berbuat jahat kepada mamaaaah,,,!!"


Mereka saling diam, sampai tiba tiba..


KELONTEENGGG !!!!!


"Aaaaahhhkkkkkk !!!!!"mereka bertiga berteriak saling berpelukan..


"Mamah apa ituuuuu !!"teriak Pangeran yang ketakutan.


Mumut yang mendengar sesuatu dari dalam kamarnya mencoba untuk melihat.


"Apa yang terjadi !!!??"tanya Mumut dari lantai dua.


"Aaaakkkhhh hantuuu !!!!!!",teriak mereka yang mempererat pelukan mereka.


Bik Jum pelayan rumah mendekati Pangeran dan menepuk nepuk bahunya.


"Tuanaaan !!!""panggil Bibik Jum.


Pangeran yang merasa bahunya ada yang menepuk langsung berteriak kembali.


"Aaakkhh ampuuun ampuuun ampuunii aku mohon ,,!!!??""


"Tuan ini Bibik Jum, tadi Bibik Jum tidak sengaja menjatuhkan panci saat sedang mencuci,," ujar Bibi Jum.


Pangeran, Sarah dan Mama ratu yang mendengar Bibik Jum akhirnya melepaskan pelukan mereka.


Karena merasa gengsi dan malu, mereka membenarkan penampilan mereka. Dan mengatur nafas mereka.


"Ehm Bibik jangan salah faham ya, kami tadi hanya barusan habis melihat film horor,," ujar Pangeran lalu pergi meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


"Eehmmm' bik, bekerjalah dengan benar. Membuat kami kaget saja !!"ujar Mama Ratu dengan gaya aroganya.


"Iya Nyonya, maafkan saya.."


Mumut yang melihat mereka dari atas hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


"Aku pikir hanya aku orang yang aneh di rumah ini, ternyata mereka juga sangat aneh. Apa orang aneh itu menular ya ,???" pikir Mumut heran, tetapi dia tidak ingin ambil pusing dan masuk kembali kekamar.


Di dalam kamar, Mumut memutar mutar handphone'nya. Selama ini Mumut tidak pernah memegang handphone canggih seperti ini. Mumut ingin bertanya tetapi takut di tertawai dan berujung di hukum.


Di saat sedang bingung, Mumut tidak sengaja menekan tombol on di sampingnya membuat hp itu menyala.


"Walaah, ternyata tombol samping Iki di pencet ndesek baru nyala," pikir Mumut merasa senang.


Mumut yang belum mengerti berusaha sekuat otaknya bekerja. Dia terus berfikir kuat bagaimana agar bisa menghubungi anaknya lewat hp itu.


Tidak lama hp itu berdering, dan tertulis nama Raka.


"R. A. K. A, Raka, wah ini Raka. Anakku sedang menelfon aku, tapi aku harus pencet mana ini. Merah atau hijau ?? Ah, aku sukanya warna hijau, jadi pencet hijau saja,," pikir Mumut.


Setelah di pencet, muncul gambar anaknya di hp itu.


"Hay ibuuu ,, ibu sedang apa ? Raka rindu ibuu !?"sapa Raka lewat Vidio call.


"Walah anakku Raka, emuach emuach,, kamu ada di dalam hp nak !! walah keren tenan Iki !!"ucap Mumut merasa senang dan takjub.


"Iya ibuu, Raka sedang beristirahat. Ibu lagi apa ? ibuu itu kenapa kepala ibu di perban ?"tanya Raka yang baru sadar ibunya di perban.


"Ow ini ibu kepeleset nak," ucap Mumut berbohong.


"Ibu jaga diri ibu baik baik ya disana, Raka sedang cari uang untuk ibu. Kita akan membeli rumah sendiri ibu," ucap Raka antusias.


Mumut yang mendengar itu merasa sangat senang.


"Iyoo Lee, semangat Yoo kerjanya. Ibu tak sholat Dhuha Yo Lee biar rezekimu lancar disana," ucap Mumut ikut antusias.


"Njeh buk, Suwon njeh buk. dadaa ibuuu ,," ucap Raka sopan.


Walaupun dunia luar sangat modern, bahkan Raka sudah pandai berbahasa Inggris dalam sekejap, itu tidak membuatnya naik daun dan melupakan daratan.

__ADS_1


Panggil terputus, Mumut merasa sangat senang melihat dirinya sendiri yang bisa melakukan sesuatu tanpa di ajari oleh orang lain terlebih dahulu.


__ADS_2