Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Berpergian


__ADS_3

Pagi ini Pangeran sudah siap untuk melakukan perjalanan ke Jepang. Di bandara ia menatap ponselnya, tertera nama "wanita aneh".


"Telfon tidak? Telfon tidak? Hemm ..." Pangeran merasa bimbang untuk menelfon Paula terlebih dahulu, namun hatinya tidak dapat dibohongi, perlahan tangannya menekan tombol panggilan.


"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan ..." Pangeran langsung memutuskan panggilan ketika mendengar nomor Paula tidak aktif.


"Hemm baiklah Paula tunggu aku, aku akan datang menjemputmu," batin Pangeran penuh dengan tekat.


..


Disis lain, Paula masih setia di atas kasurnya yang benar-benar sangat berantakan seperti suasana hatinya yang sedang tidak karuan.


"Tok .. tok ... Lala sayang !!!"panggil Mama Uni.


"Bangun sayang, ini bude pijatnya sudah datang !!"teriaknya lagi.


Perlahan Paula membuka pintu kamarnya.


"Suruh masuk saja mah," ucap Paula dengan lemas.


"Masuk kemana !! Masuk ke kandang sapimu itu !!"ejek mama Uni.


"Ini kamar Lala mah, bukan kandang sapi ..."


"Awalnya memang kamar, tapi sekarang apa tempat ini apa bisa disebut kamar!?"


"Ya ya ,,,, Lala akan pijat dikamar tamu saja, tolong suruh Bibik untuk membersihkan kamar Lala ya mah," ucap Paula yang langsung berjalan keluar kamarnya.


Namun mama Uni menyeret baju Paula.


"Eeeh eh eh eh.. mau kemana?"


"Auh,, Apa sih mah, Lala mau kekamar tamu, Lala pingin pijat dulu."


"No !! Kamu bersihkan dulu kamar kamu sampai bersih, semua Bibik dirumah sedang mama suruh jalan-jalan supaya happy. Biar Bude pijat itu memijat mama dulu, kamu cepat bereskan kamar kamu !!"


"Aaahhh mamaaaaah !!!"umpat Paula Deny malas.


"No mamah mamah,,, Bereskan !!"


"Baiklaaah ..." Paula masuk kembali kedalam kamarnya dengan lesu.


Ia mulai membereskan semua benda-benda yang berserakan didalam kamarnya.


"Heemm sejak kapan semua Bibik dirumah ini libur, aku baru menyadarinya!? Terus, makanan yang aku makan selama ini siapa yang masak? Masak iya mamah yang masak!? Benar-benar kemajuan yang luar biasa, akhirnya mamah bisa masak juga," gumam Paula sedikit senang.


Padahal diluar kamar, setelah Paula bergumam, seorang kurir datang membawa pesanan makanan yang sangat banyak.


..


Setelah satu jam, akhirnya kamar Paula kembali seperti kamar Tuan Putri sebelumnya. Paula mengelap lehernya yang penuh dengan keringat, padahal ia sudah menggunakan AC.


"Hemm ,,, ternyata ini yang dirasakan Bibik dirumah ini ketika membersihkan kamarku yang selalu berantakan. Mulai detik ini, aku berjanji akan selalu membereskan kamarku sendiri."


"Heemm ,,, aku akan mandi dulu setelah itu baru dipijat," gumam Paula bersemangat. Namun ketika ia akan masuk kekamar mandi, ia menatap handphone'nya yang lupa ia cas.


"Kamu makan dulu ya handphone'nya. Walaupun tidak ada yang menghubungimu, kamu harus tetap hidup supaya aku bisa bermain Game,hehehee ,,,," gumam Paula kembali.


..

__ADS_1


Di Vila Mak item dan pak alim memutuskan untuk kembali ke kampung karena ini sudah musim tandur.


"Mak, pak maaf ya, Jaka ndak bisa antar mamak bapak muleh(pulang)," ucap Jaka merasa tidak enak.


"Wes ora Popo Le, awakmu Saiki wes dadi dokter hebat. Mamak Karo bapak bangga Karo awakmu. Mamak bapak doake semoga persalinan bojomumu mengko gangsar sehat ibu Karo anake."


.( Sudah tidak papa nak, kamu sekarang sudah menjadi dokter yang hebat. Ibu sama bapak bangga sama kamu. Ibu bapak doakan semoga persalinan istri kamu berjalan lancar dan sehat ibu sama anaknya,)" ucap Mak item.


"Amiin, Suwon njeh Mak pak."


.(Amiin, Terima kasih banyak ya ibu, bapak)"jawab Jaka.


"Mak pak, insyaallah besok jika Baby J sudah bisa diajak jalan-jalan, Mumut akan main kedesa," ucap Mumut.


"Bapak Karo(sama) mamak pasti seneng. Pokoknya kabarin saja jika kalian akan maen kedesa lagi," jawab pak Alim.


"Njeh(iya) pak," ucap Mumut.


Setelah berpamitan dengan semua orang, akhirnya Mak Item dan pak Alim pulang diantar oleh bodyguardnya Yuda.


"Buk, Raka akan mengantar Yuma kesekolah dulu ya, dan Raka akan langsung kerumah sakit untuk menjenguk Laras," ucap Raka berpamitan.


"Iya nak, hati-hati dijalan," ucap Mumut.


"Baby Yuma, kamu belajar dengan benar ya, jangan sampai dimarahi guru lagi," ucap Yasmin memperingati ponakannya.


"Siap Aunty ..."


"Papah, nenek, kakek, Yuma berangkat dulu ya," ucap Yuma.


"Hati-hati sayang ..." Lambaian semua orang.


.


"Mah, papah kekantor dulu ya. Oya, sebaiknya kita pulang kerumah utama. Biarkan Mumut menghabiskan waktu bersama anak-anaknya," ucap Tuan Aska.


"Emm iya pah, lagian mama juga akan jalan-jalan ke Jepang bersama dengan teman-teman arisan mama," ucap Mama Lauren antusias.


"Hemm, terserah mama saja, yang penting hati-hati diperjalanan," ucap Tuan Aska.


"Iya pah .."


"Sayang, aku berangkat dulu ya. Kamu tidak papakan ditinggal sendiri dengan baby J?"tanya Yuda memastikan.


"Ngak papa sayang, aku sudah berpengalaman mengasuh anak seorang diri, lagian ada Bibik juga dirumah ini yang akan membantu aku," jawab Mumut.


"Baiklah, aku berangkat dulu ya. Assalamualaikum ..."


"Walaikum salam ..."


Akhirnya semua pergi ke tujuan mereka masing-masing dan meninggalkan vila.


Tinggal Jaka yang sedang menunggu Yasmin mempersiapkan diri untuk berangkat kerumah sakit. Mereka ingin memeriksakan kandungan Yasmin.


"Mbak, aku dengar katanya Raka akan tinggal dengan mas Pangeran?"tanya Jaka.


"Iya dek, itu sudah hak'nya dia. Mbak tidak ingin menghalanginya. Mas Pangeran juga berhak atas Raka, ia adalah Ayah kandungnya," ucap Mumut.


"Oya mbak, sepertinya setelah ini aku akan kembali ke apartemen. Aku akan sering sering berkunjung," ucap Jaka.

__ADS_1


"Kata mama Lauren kalian akan tinggal dirumah utama?"tanya Mumut.


"Nanti setelah lahiran mbak, untuk saat ini aku ingin di apartemen dulu."


"Emm yang penting hati-hati dek, kasih perhatian lebih pada Yasmin."


"Iya mbak."


"Sayang, aku sudah siap. Ayok berangkat?"


"Mbak, aku berangkat dulu ya?"


"Kakak ipar, aku pergi dulu ya. Setelah ini aku akan langsung kembali ke apartemen, aku akan sering sering menjenguk ponakan aku,"ucap Yasmin.


Mumut hanya mengangguk.


"Kalian hati-hati ya,,, byeeee ..."


"Bye ... kakak ipar ..."


Yasmin dan Jaka akhirnya pergi, tinggal Mumut sendiri bersama dengan Baby J yang sedang tertidur setelah dimandikan.


"Hemm,, enaknya aku ngapain ya!?" gumam Mumut merasa kesepian.


"Ah, lebih baik aku buat kue dulu mumpung Baby J masih tidur," gumamnya lagi.


"Nyonya mau ngapain?"tanya Bibik pelayan.


"Aku ingin buat kue bik, Bibik Tolong jagain Baby J saja ya, siapa tahu nanti mereka bangun,"ucap Mumut.


"Oh iya Nya, saya kekamar Baby J kalo begitu."


Ketika sedang membuat brownies coklat, tiba-tiba Mumut teringat dengan nek lemper. Nenek yang sudah menolongnya ketika ia sedang berada dalam kesulitan besar.


"Sepertinya aku aku harus mengunjungi nenek Lemper, aku akan menelfon mas Yuda untuk membelikan beberapa oleh-oleh untuk nek Lemper dan anak-anak panti," gumam Mumut antusias.


...


Disisi lain,


Mama Ratu, mama Lauren dan mama Uni dan juga beberapa teman-teman arisan mereka sedang melakukan perjalanan ke Jepang menggunakan Jet pribadi yang mereka sewa. Mereka memang rutin melakukan perjalanan keluar negeri bersama setahun sekali, dan mama Ratu adalah anggota baru di kelompok mereka. Namun, sejatinya mereka tetap saling kenal sebelumnya.


Mama Uni sesekali menatap Mama Ratu, ia merasa tidak sabar untuk menceritakan apa yang telah terjadi diantara Pangeran dan Paula.


Begitu pun dengan mama Ratu, ia merasa tidak enak dengan Mama Uni karena sikap anaknya yang telah kasar dengan Paula.


Namun tatapan dua calon besan ini hanya bisa saling lempar senyum. Mereka sama-sama enggan untuk berbicara soal hubungan anak-anak mereka yang masih belum jelas.


...


Disisi lain, Pangeran mengambangkan senyumnya karena ia telah menginjakan kakinya di negara yang mendapat julukan matahari terbit.


Pangeran memakai kacamatanya dan membawa kopernya sambil mengembangkan senyum tampannya di bandara udara internasional Tokyo, Jepang.


"Paula, aku datang ..." batin Pangeran penuh dengan percaya diri.


..


jangan lupa follow dan like sebelum lanjut ke BAB selanjutnya 🙏

__ADS_1


__ADS_2