
Keluarga gumelar yang tidak pernah tenang itu, selalu memiliki perseteruan dalam merebutkan hal kekuasaan terutama Dean Gumelar dan Dewa Gumelar. Mereka merupakan saudara seayah berbeda ibu.
Memang kekuatan keluarga baskoro lebih kuat dari keluarga Young, hanya saja ketika Dewa Gumelar menikah dengan Sierra Dramana yang merupakan Mafia nomor satu di Asia tenggara kedua setelah keluarga Dirgantara. Membuat berbagai ancaman mulai teralihkan kepada keluarga Gumelar.
Terutama kasus Raphael yang merupakan anak penerus dari keluarga Dramana, yang kemudian kehilangan orang tuanya saat kecil. Sejak itulah kehancuran keluarga Dramana menjadi sorotan semua keluarga Mafia-mafia yang tersembunyi di setiap sudut kota.
Alam Gumelar mempunyai relasi yang sangat kuat dengan keluarga Dramana, hal itu dibuktikan dari pernikahan putra pertamanya Dewa Gumelar. Sehingga ketika kehancuran keluarga Dramana Alam Gumelar memutuskan untuk merawat Raphael, yang kebetulan sekali saat itu Dewa Gumelar tidak kunjung dikaruniai seorang anak.
Dengan Istilah sebagai anak pancingan, akhirnya setelah sekitar sepuluh tahun merawat Raphael, Dewa gumelar dikaruniai seorang anak dan Anak itu diberi nama Mikael. Setelah itu setahun dan dua tahun setelahnya Mikael dikaruniai seorang adik bernama Gabriel dan Uriel.
Raphael yang awalnya sangat senang memiliki seorang adik, lama kelamaan mulai muncul gosip dari mulai para pelayan dan supir serta omongan para keluarga Gumelar yang lain tentang identitas Raphael.
Mikael tumbuh menjadi anak yang sangat pintar, hingga membuat semua iri padanya. Terutama Raphael, kejeniusanya merupakan hal yang tidak terduga yang lahir di dalam keluarga Gumelar. tetapi hubungan mereka tidak begitu buruk hanya karena itu saja.
Mikael yang tidak mau mengambil posisinya itu pun, pergi mengasingkan diri untuk tinggal di keluarga bagian sesekali agar melihat kerendahan dirinya. Mikael sering sekali bermain dengan Rio dan Gio yang memiliki jarak umur yang tidak begitu jauh.
Tentu saja orang yang mengawasi mereka bermain adalah Geo. Pria tampan yang merupakan campuran dari negara Tiongkok, itu karena ibu tiga orang itu merupakan keturunan dari negara itu.
“Bibi! aku pernah membaca buku, bahwa di negara tempat bibi tinggal sebelumnya ada bela diri yang bernama kungfu?” Mikael bertanya sambil menarik ujung kedua matanya dengan kedua telunjuknya, meniru mata sipit orang-orang tiongkok di dalam pikir mikael.
“Kau salah! Kungfu itu ada di dalam televisi. Seperti ini, waaataaw..” Tunjuk Rio sambil memperagakan ala bruce lee dengan menggesekan hidungnya dengan ibu jarinya.
Bella chen-pun tersenyum melihat kelakuan anak-anak nakal itu. Ketika mereka tengah asyik bermain saat itu juga Reino datang menjemput Rio.
“Rio sepertinya kakek sudah datang.” Ujar bela yang sebenarnya tidak mau melepaskan kepergian Rio.
“Tidak! Rio ga mau pulang sama kakek! Rio mau main sama kak Geo dan kak Gio!” tangisan manja Rio sudah biasa terdengar setiap kali ia minta tidak mau pulang pada Reino.
“Bagaimana jika kakek membelikan mainan lagi?”
“Benarkah? Awas kalau kakek berbohong, suatu saat nanti jika aku menjadi seorang polisi aku akan memenjarakan kakek!”
“Hahaha, baiklah-baiklah.” Ujar Reino yang kemudian memangku Rio pulang namun sebelum itu ia pun mengucapkan satu kata yang tidak dimengerti oleh Rio. “Bella hari ini adalah hari terakhir kesempatanmu melihatnya.
Rio-pun dibawa pergi oleh Reino. Sedangkan Gio dan Geo serta mikael begitu sedih melihat Rio yang tiba-tiba pergi.
__ADS_1
“Bibi apa maksud kakek Rei berbicara seperti itu?” Mikael yang jenius dan serba penasaran itu tidak melewatkan satu hal pun yang membuatnya penasaran.
“Hahaha, bibi hanya berhutang sedikit pada Kakek.”
“Bibi bohong, berdasarkan apa yang aku ketahui orang berbohong tidak akan berani menatap lawan bicaranya.”
“Baiklah, kau benar tetapi ini bukanlah hal yang bisa dibicarakan dengan anak kecil seperti kalian.”
“Kalau begitu bibi ajarkan aku bagaimana cara menjadi kungfu.”
“Mikael sangat bersemangat sekali, bagaimana kalau kau belajar dari Geo dulu. Kalau kau sudah bisa mengalahkannya kau bisa belajar dari pamannya Geo.”
“Kak Geo! ajarkan aku menjadi kungfu!”
“Kau salah paham bukan menjadi kungfu tapi teknik kungfu.”
“Pokoknya apapun itu aku ingin menjadi kuat untuk melindungi Ayah, ibu, kak Raphael, juga Gabriel dan Uriel.”
“Tentu saja kau harus melindungi mereka, tapi kau juga harus melindungi semua keluarga Gumelar! Aku janji akan membantumu.”
“Tidak apa kita bisa membantu para kepala keluarga dari belakang.”
“Benarkah?”
“Kalau begitu, tolong bantuannya Kak Geo.”
Mikael menghabiskan waktu hampir setengah hidupnya untuk berlatih beladiri dengan Geo, ia tidak memperdulikan penampilannya seperti apa, yang ia pedulikan hanya bagaimana cara melindungi keluarganya dan belajar.
Setiap kali teman-temannya mengejek tentang bagaimana mikael tidak memperhatikan penampilannya, dan hanya menghabiskan waktunya untuk membaca buku. Maka kala itu juga Mikael mendapat beberapa perilaku yang tidak wajar dari teman-temannya.
Bahkan entah sejak kapan sikap Raphael sedikit berubah ketika Mikael membantu Dewa Gumelar memenangkan beberapa saham dengan keuntungan yang cukup lumayan.
Mikael menahan semuanya sendirian tanpa memperdulikan dirinya. Perundungan yang dilakukan oleh orang-orang terhadap Mikael terjadi sampai ia masuk ke universitas ternama di dunia, disanalah Mikael mulai berubah ketika bertemu dengan Kai.
Geo yang melihat perubahan Mikael, yang sekarang sudah mulai memperhatikan dirinya itupun. Sangat lega dan menghampiri siapa orang yang merubahnya itu.
__ADS_1
Ketika berada di lingkungan kampus dimana tempat Mikael dan Kai berada, Geo memberanikan diri untuk menemui Kai dan berbincang sedikit.
“Kau, kau temannya Mikael?”
“Bukan Aku temannya sekaligus saudaranya juga.”
“Oh ya?”
“Karena aku juga seorang Gumelar.”
“Kalau begitu kita juga bersaudara.”
“Benarkah?”
“Siapa namamu?”
“Namaku adalah Kai, Kai Gumelar.”
“Aku adalah Geo. Jika kau butuh bantuan jangan sungkan untuk memintanya padaku.”
Selang beberapa hari setelah itu, Raphael membunuh hampir setengah dari para petinggi keluarga Gumelar.
“Mikael! kau harus menjadi kepala keluarga. Raphael sudah benar-benar gila!”
“Kau bilang apa? kakakku gila? Kau yang gila! Aku percaya pada Raphael. Aku selalu menghabiskan waktu dengannya.”
“Dia tidak hanya membunuh orang tua Ken, Ayahmu juga. Paman Dewa dibunuh olehnya, adik-adikmu. Gabriel dan Uriel. Semuanya dibunuh olehnya-”
“DIAM! kau hanya keluarga bagian tidak ada hak untuk mencampuri keluarga Utama, dan kepala keluarga. Aku harap Kak Geo tidak akan berbicara lagi denganku.”
“Hah?? Apa, apa yang kau bilang barusan? Kau pikir keluarga bagian tidak berhak mengurusi tentang keselamatan semua keluarga? Ok fine. Aku harap kita tidak pernah mengenang satu sama lain lagi, Mikael! Mulai saat ini kau adalah musuhku.”
“Terserah apa yang diucapkan kakak.”
Geo pergi dengan rasa kesal yang sangat mendalam kepada Mikael, kecintaannya Mikael kepada Raphael, membuatnya membela segala baik dan buruknya Raphael.
__ADS_1