ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
107. CEK KOSONG.


__ADS_3

Mendegar suara yang tak asing baginya, Melly berbalik dan memandangi Jony dengan wajah memerah sedang memegangi tangan Ayahnya.


"Sejak kapan kura kura ninja ini ada disini! Apa Ia mendengarkan semuanya?" ucap Melly dalam hati sambil terus memandangi Jony.


"Lepaskan KataKu" ucap Rudy membentak Jony.


"Aku akan melepaskanMu jika Kamu berjanji tidak menyakiti Dia" balas Jony ketus.


"Apa urusanMu! Dia anak Aku, Kamu tidak punya hak untuk melarangKu sekalipun Aku membinuhnya sekarang di tempat ini"ucap Rudy membentaki Jony.


"Iya itu dulu, tapi sekarang Aku ada hak! karna sebentar lagi Aku akan menikah dengannya, Jadi Aku akan melindunginya dari orang yang tak punya hati sepertiMu" ucap Jony lalu menghempaskan tangan Rudy begitu saja.


Rudy begitu geram di perlakukan seperti itu . Rudy kemudian berpaling kearah Melly dan mencoba menarik bajunya untuk mendekat kepadanya.


Bukan Melly namanya kalau Ia tak gesit menghindar. Dengan cepat Melly bersembunyi di belakan tubuh Jony hingga Rudy tidak bisa berbuat apa apa lagi.


"Melly tolong Ayah, Ayah punya hutang lima ratus juta dari pihak perBank. Ayah sudah tidak tahu lagi harus cari kemana uang sebanyak itu. Jadi tolong menikahlah dengan Pak Jayadi" ucap Rudy memelas kepada Melly.


"Kalian yang makan Aku yang kena getahnya! Aku sangat menyesal punya Ayah sepertiMu, yang tegah menjualKu demi membayar hutang piutang Kalian" ucap Melly yang masih bersembunyi dibalik tubuh besar Jony.


"Hanya Kamu yang bisa menolong keluarga kami saat ini! Kalau bukan Kamu Melly siapa lagi yang bisa menolong Ayah kali ini" ucap Rudy masih dalam nada memelas pada Melly.


Melly yang sedari tadi bersembunyi di punggung Joni segela memunculkan wajahnya di balik tubuh besar Aldo.


Melly tersenyum dan memandang kearah Helena ibu tirinya.


"Ayah kawinkan saja Dia dengan sepupuhnya sendiri kan beres! Ayah bisa cari istri lagi. Lagian sifat Ayah seperti itu bukan?bosan satu berpaling ke satunya lagi seperti piala bergilir gitu" murahan" ucap Meli perkataan pedas kedapa mereka berdua.


Helena dan Rudy benar benar di buat geram oleh ucapan Melly. Mereka ingin sekali menggebuki Melly tapi sayang ada Jony yang terus saja melindunginya .


"Dasar Ibu sama anak sama saja tidak ada tata kramanya sama sekali, sama sama tidak ada gunanya" ucap Helena sambil melipat kedua tangannya di depan dada.


Melly yang mendengar Ibunya di hina begitu geram, bagaikan mendapat kekuatan baru, kini Melly tidak takut lagi muncul di hadapan mereka berdua .


Wajahnya merah mendekat kearah Helena.

__ADS_1


"Apa kataMu! Tidak ada tata krama, tidak ada gunanya. Hay pelakor, Kamu ingat siapa yang tidak ada tata kramanya. Kamu atau Ibu?. Kamu sebagai sepupu Ibu tiap hari datang kerumah Kami, makan, minum, minjam uang Kami sama sekali tidak keberatan saat itu. Tapi Kamu dan lelaki tua bangka ini menghianati kepercayaan Kami. Kalian berdua kumpul kebo di belakang Kami dan mengambil semua hak milik Kami demi untuk memuaskan nafsu kalian semata. Apa itu yang kamu bilang tidak punya tata krama dan tidak ada guna?AKu ingatkan kepadaMu, Kamu boleh menghinaKu tapi jangan Kau coba coba menghina Ibu karna Aku tidak akan membiarkan itu semua terjadi.kamu paham Ah!" ucap Melly begitu emosi mendengar Ibunya di hina oleh Helena.


Helena cuman terdiam dan tidak berkutik sama sekali karna Ia sadar betul Apa yang diucapkan Melly barusan benar adanya.


Lama mereka terdiam hingga Rudy menatap lekat kearah Jony.


"Kamu benaran calon Suami Melly bukan?"ucap Rudy pada Jony.


Jony hanya mengerutkan dahinya mendengar ucapan Rudy.


"Kalau begitu! Kau bayarlah hutangKu sebagai mahar dari Anakku itu" ucap Rudy lagi kepada Jony.


"Aku tidak Mau! Kamu kira aku ini perempuan murahan yang seenaknya Kamu jual di setiap lelaki kaya! Astaga orang tuan macam apa sebenarnya Kamu ini Rudy, tega teganya menjual darah dagingMu sendiri kepada setiap laki laki kaya yang Kamu tumui" ucap Melly yang begitu marah sehingga tidak lagi menyebut nama Ayah pada Rudy melainkan menyebut namanya langsung seperti menyebut nama temannya sendiri.


Rudy tak peduli sama sekali ucapan Melly. diotaknya kini hanya uang dan uang. Bagimanapun caranya Ia harus melunasi hutangnya ke pihak Bank agar tidak jatuh miskin walau Ia harus menjual anak gadisnya sendiri.


"Bagaimana anak Muda apa Kamu setuju" ucap Rudy kepada Jony .


Lama Jony terdiam hingga, terbias senyum manis di bibirnya.


"Baiklah!Karna Aku tidak punya uang cash maka kalian tunggu sebentar disini, Aku akan membayarnya menggunakan cek kosong dan Kamu bisa mengambil sesuai dengan keinginanMu" ucap Jony kepada Rudy sambil melangkah keluar meninggalkan mereka bertiga.


Rudy dan Helena saling bertatapan dengan senyum lebar. apa yang mereka rencanakan Akhirnya berhasil walau melaui orang lain yaitu Jony bukan Pak Jayadi.


Tidak lama kemudian Jony datang membawa selembar cek kosong dan menyerahkanya kepada Rudy.


"Ambillah! Dan isi sesuai dengan nomil utang kalian di Bank, tapi ingat mulai sekarang kalian tak ada lagi hak atas Melly karna Aku sudah membelinya" ucap Jony menekankan kepada mereka berdua.


Bukan Rudy namanya kalau Ia segampang itu percaya kepada orang Asing.


"Apa ini benar cek Asli dan dapat segera di cairkan! atau jangan jangan Kamu mau menipu Kami" ucap Rudy kepada Jony.


"Kau boleh cek sekarang pada Bank yang tertera pada cek itu" balas Jony dengan santai.


"Baiklah! Aku akan menelpone pihak perBankan jangan sampai Kau mengelabui Kami" balas Rudy

__ADS_1


Rudy kemudian merogoh gantongnya dan mengluarkan hanponenya dari dalam sana.


Rudy kemudian meletakkan kertas cek itu diatas meja dan menghubungi nomor telpone yang tertera di cek tersebut.


Tidak lama kemudian hubungan telpone antara Rudy dan pihak Bank yang tertera dalam cek itu tersambung.


"Hallo ..Apa benar cek atas nama Jony iskandar hafid perusahaan A&J bisa di cairkan di Bank ini" ucap Rudy kepada sang penerima.


"Tunggu sebentar Kami cek" balas sang penerima di dalam sana.


Tidak lama kemudian ...


"Benar sekali kalian bisa confirmasi langsung ke bank kami" ucap Sang penerima disana.


"Kalau begitu terimah kasih atas bantuannya" ucap Rudy diselingi senyum sumbringai dan langsung mematikan panggilanya.


Rudy dan Helena kembali tersenyum dengan apa yang mereka dengan barusan dari pihak Bank.


"Baiklah kalau semuanya sudah beres. Aku akan membawa calon istriKu. Dan Ingat kalian berdua tidak ada lagi hak atas dirinya karena kalian telah menjualnya padaKu" ucap Jony memandang secara bergantian kepada Rudy dan Helena.


Rudy tidak menjawab lagi, matanya sudah silau oleh cek yang sudah sedari tadi Ia kipas kipaskan ke wajahnya.


Jony dan Melly kembali memasuki mobil dan meninggalkan kafe itu.


"Dasar bodoh ..ha ha ha" ucap Jony tertawa terbahak di dalam nobil.


Melly melipat tujuh dahinya dengan ucapan dan tawa tiba tiba dari Jony.


"Kenapa Kamu tertawa seperti orang kesurupan" ucap Melly memandangi Jony yang sedang menyetir kendaraanya.


"Ayah dan Ibu tiriMu itu mau mengadali Kamu! mereka itu tidak punya utang dari pihak Bank. Tadi aku sudah mengecek seluruh Bank yang ada di kota Ini dan tidak satupun yang mengatakan kalau atas nama Rudy berhutang lima ratus juta" ucap Jony tanpa memandang kearah Melly.


"Kalau Kamu tau! Kenapa Kamu memberikan Cek kosong kepada mereka?" balas Melly.


"Kamu pikir Tuan Aldo yang kejam itu mengangkatKu begitu saja menjadi secretarisnya tanpa ada hal yang Ia pertimbangkan terlebih dahulu mengenai diriKu.Tadi Aku memang memberikan cek kosong yang masih aktif kepada mereka berdua, tapi sebelum mereka menghabisi minuman dan makanan mereka diatas meja cek itu sudah Expire alis tidak bisa di gunakan lagi.Perusahaan Kami memiliki suatu Bank rahasia untuk menipu para penipu. jadi bila penipu menelpon seperti Ayahmu tadi maka dengan senang hati para customer service akan melayani sang penelpone mirip Bank pada umumnya. Kau paham bukan! ucap Jony menjelaskan dengan sangat detail.

__ADS_1


Melly hanya mengangguk ngangguk entah Ia mengerti atau tidak, bodoh amatlah yang penting sekarang Ia terbebas dari Ayah dan Ibu tirinya itu.


👉Ayo bagi Vote, Coment, Like dan Rate bintang Limanya ya ....trimah kasih.


__ADS_2