ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
84. CEMBURU.


__ADS_3

Gisel sontak terbelalak melihat siapa yang sekarang berdiri di hadapanya saat ini.


"Kau lagi ..." ucap Gina melayangkan tamparannya kearah Gisel tapi dengan cepat Gisel menangkap pergelangan tanganya dan mendorongnya terjatuh di lantai.


Aldo yang baru saja tiba di tempat itu terbahak bahak melit Gina yang kesulitan berdiri dari atas lantai.


" Ha ha ha ...Rasain ..kucing betina di lawan" ucap Aldo terbahak bahak melihat penderitaan Gina.


"Sayang tolongin" ucap Gina manja sambil mengulurkan tangan kearah Aldo.


"Kau punya tangan dan kaki kenapa tidak berdiri sendiri" ucap Gisel.


"Berani sekali kau babu melakukan ini padaKu" ucap Gina sembari berdiri dan mendekat kearah Aldo.


"Sayang Babu ini sudah berbuat kasar kepadaKu! Tolong pecat Dia sekarang juga" ucap Gina mengayut manja kepada Aldo tetapi sama sekali tidak di gubris oleh Aldo.


"Lepaskan Dia" bentak Gisel yang melihat Gina memegangi lengan Aldo.


"Ada urusan apa Kau melarangKu memegangi kekasihku" ucap Gina yang terus bermanja manja di hadapan Aldo.


"Baru jadi mantan kau sudah sombong! Lepaskan Dia kataKu" ucap Gisel menarik tangan Gina menjauh dari Aldo.


"Kalau Aku mantan lantas Kau apa? Babu ha ...ha..ha" ucap Gina tertawa terbahak bahak.


Aldo begitu geram melihat Gina menghina Gisel ingin sekali rasanya pria itu membuang wanita itu dari atas gedung yang mereka tempati sekarang ini. Akan tapi, karna Gisel tidak tinggal diam maka niatnya diurungkan.


"Aku Istrinya" balas Gisel sambil melipat kedua tanganya di depan dada.

__ADS_1


"Istri ha ha ha..... tepatnya Babunya" ucap Gina senbari tertawa menegangi perutnya.


"Sudah puas Ketawanya! ucap Gisel


Sontak Gina terdiam dan memandang kearah Gisel.


"Apa buktinya Kalau Kau adalah Istri dari Aldo" ucap Gina .


Gisel terdiam sejenak dan kemudian melangkah kearah Aldo.


"Tundukkan kepalamu sayang" ucap Gisel sedikit memperdengarkan kata sayang kepada Gina.


Aldo terasa terbang diudara mendengar Gisel memanggilnya sayang. tanpa berpikir panjang lagi Aldo menundukkan kepalanya.


Gisel memandang kearah Gina sembari menyunggingkan bibirnya kearah wanita itu.


Gina sontak menutup mulutnya melihat pemandangan yang ada di hadapanya saat itu.


Lama Gisel dan Aldo melakukan Ciuman di depan Gina hingga, Gisel melepaskan karena hampir kehabisan nafas.


Gisel melap bibirnya kemudian memandang kearah Gina.


"Apa kau sudah puas! Atau kau mau lebih dari itu" ucap Gisel memandang sinis kearah Gina.


Gina hanya terdiam Ia benar benar kalah telak dengan Gisel.


Waktu bersama Aldo dulu mana mau Aldo menuruti keinginannya seperti Gisel tadi memerintahnya.

__ADS_1


"Ku ingatkan sekali lagi kepadaMu ! Kau jangan coba coba menggangguku, menyentuhku atau mengambil milikKu karna Aku akan membuatMu hancur harcurnya! Kau paham itu!" ucap Gisel mendekat kearah Gina dan mendorong bahunya.


Gina hanya terdiam dan tertunduk.Gisel benar benar sudah menghancurkan harapannya untuk mendapat cinta Aldo seperti dulu.


"Sayang ayo pergi" ucap Gisel sambil memegangi lengan Aldo.


Aldo mengangguk sembari tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari Gisel.


Setelah membeli beberapa jenis perhiasan Aldo dan Gisel melangkah keluar dari Mall menuju kearah Mobil.


Aldo kembali melajukan kendaraannya menuju kearah Mension.


Gisel hanya terdiam di dalam mobil dan pandanganya menerawang keluar melalui jendela mobil.


"Sayang kenapa Kau diam saja sedari tadi" ucap Aldo memulai pembicaraan.


"Tidak ada Apa apa ..? Balas Gisel tanpa memandang kearah Aldo.


"Pasti Ada apa apa ceritalah, Kanda akan mendengarkanya" bujuk Aldo .


"Aku tak mau melihat ada perempuan lain menyentuhmu" ucap Gisel masih ke arah pandangan yang sama.


Seketika Aldo tertawa mendengar ucapan dari Gisel....


"Ha ..ha...ha Kau cemburu Sayang" ucap Aldo terbahak bahak sambil memukul mukul setir mobilnya.


Gisel berbalik dan memandang kearah Aldo dengan tatapan membunuh. Seketika itu juga Aldo terdiam dan kembali menyetir mobil seperti semula.

__ADS_1


👉jangan pelit pelit dong.


__ADS_2