ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
96. NASI GORENG RASA TERASI.


__ADS_3

Gisel terbangun dari tidur lelapnya. Kepalanya terasa berat hingga pandanganya terasa berkunang kunang.


Aldo yang berada di meja kerjanya saat itu, segera bangkit dari tempat duduknya dan berjalan mendekati Gisel yang sedang memijit mijit kepalanya yang terasa pusing.


"Din ..! Apa kepalaMu masih sakit!" ucap Aldo sambil memengangi Jidat Gisel.


"Din ...Din .....udin!" ucap Gisel memanyunkan bibirnya karna Ia masih sangat geli kalau Aldo memanggilnya Dinda.


"Dinda sayang, bukanya Udin!Apa kau butuh sesuatu biar Kanda menyuruh pelayan untuk mengambilkanya untukMu" ucap Aldo sambil megusap usap wajah Gisel dengan lembut.


"Aku lapar Al boleh Kau membuatkanKu semangkok Nasi goreng rasa terasi " ucap Gisel sambari mengayut manja di lengan kekar Aldo yang juga duduk diatas pembaringan.


"Ah....Nasi goreng rasa terasi! dan Aku yang membuatkanya!"ucap Aldo mengeryitkan dahinya sembari menunjuk dirinya.


Gisel hanya mengangguk kecil di lengan kekarNya.


"Sayang! Pelayan saja yang membuatkannya untukMu ya! Kanda benar benar tidak tau memasak. Menyalakan kompor gas saja Kanda belum bisa apa lagi memasak nasi goreng rasa aneh seperti keinginaMu itu" ucap Aldo mengusap usap bahu Gisel dengan lembut.


Gisel segera melepas pegangan tanganya pada lengan Aldo dan menidurkan kembali tubuhnya diatas pembaringan sembari menutup tubuhnya dengan selimut bulu.


"Baiklah ..baiklah Kanda akan melakukan untukMu! Kau ini merusak popularitasKu saja sebagai manusia paling tampan, paling kaya dan paling tersohor di kota ini" ucap Aldo sambil mengucak ucak rambutnya sembari berdiri dari atas tempat tidur.

__ADS_1


Gisel segera membuka selimut lalu duduk setelah mendengar ucapan Aldo mengiyakan keinginaNya.


"Mau kemana Al " ucap Gisel memandangi belakan Aldo yang ingin beranjak keluar bilik.


"Al ..Al ..Alimunddin! Kanda Sayang.


Dinda kan tadi menyuruh Kanda memasakkan nasi goreng rasa terasi untukMu tetapi, kenapa Dinda malah bertanya lagi kepada Kanda mau kemana" ucap Aldo sedikit memutar mutar kedua bola matanya mendengar penuturan Gisel.


"Endong......!Gisel tersenyum lebar sembari merentangkan tangannya kearah Aldo.


Aldo yang awalnya merasa jengkel, kini bagai terbang di angkasa raya setelah melihat Gisel merentangkan kedua tanganya untuk minta Gendong.


"Kalau gini ginian si Kanda baru suka" ucap Aldo dan mengangkat tubuh Gisel sambari memutar mutar tubuhnya seakan melakukan adegan Film india.


"Kau duduk disini ya! Aku akan membuatkan nasi goreng teraneh yang perna tercipta di dunia ini" ucap Aldo meletakkan tubuh Gisel diatas kursi.


Gisel hanya mengangguk pelan dan memperhatikan dengan seksama Aldo yang melangkah menuju arah dapur.


Aldo terus melangkah kearah dapur dan menemukan seorang Koki yang sedang sibuk membersihkan sayur mayur diatas loyan.


"Tuan Aldo ! apa ada yang bisa Saya bantu Tuan" ucap Koki itu kelabatan melihat kemunculan Aldo yang secara tiba tiba di hadapanya.

__ADS_1


"Kau ajari Aku membuat nasi Goreng rasa terasi" ucap Aldo Sedikit cuek padahal intinya Ia malu martabatnya sebagai manusia paling arogant jatuh di mata Kokinya sendiri.


Sang Koki mengeryitkan dahinya mendegar Aldo menyebut nasi Goreng rasa terasi yang seumur umur belum perna Ia dengar sejak Ia bergelut di dunia perKokian. Tapi, apa daya Ia tak berani terlalu banyak bicara atau bertanya lebih detail karna takut dapat marah dari Tuan Arogantnya.


"Saya saja yang bikin Tuan! Anda tunggu di dalam bilik saja, Setelah siap Saya akan antarkan ke bilik"balas Koki itu menatap kearah Aldo.


Tiba tiba Aldo tersenyum dan memegang kedua pundak Koki tersebut.


"Kau kerjakan semuanya biar Aku menungguMu disini! tapi ingat jangan sampai Nyonya Muda tau mengerti!" ucap Aldo.


"Baik Tuan !" ucap Koki tersebut seraya membalik badan.



Aldo yang merasa puas dengan idenya. Aldo tersenyum dan berbalik menuju kursi yang tersedia di sana .


Tetapi alangkah terkejutnya ketika melihat Gisel yang sudah berdiri di depanya sambil melipat kedua tanganya di depan dada dan menggeleng geleng kepalanya.


"Sayang ........Kau ada disini" ucapnya sambil mendekat kearah Gisel.


"Kau lihat......." ucap Gisel sembari melototinya.

__ADS_1


"Iya sayang saya akan menyiap sesuai keinginanMu" ucap Aldo berbalik dan berlari kecil menuju ke dapur.


👉like, coment, vote dan rate bintang lima...nanti lanjut ya lagi sibuk.


__ADS_2