ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
83. KE MALL.


__ADS_3

Setelah melakukan makan siang mereka Aldo, Gisel serta Joni kembali bekerja seperti sediakalah.


Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16.30. Aldo kembali menetup laptop kerjanya dan Menatap kearah Gisel yang masih Asyik memainkan kayboard laptopnya.


"Ayo pulang jam kerja sudah usai" ucap Aldo ke pada Gisel.


Gisel seketika langsung mematikan power laptopnya dan membereskan semua kertas yang ada di meja kerjanya.


"Sayang ayo kita pulang" ucap Aldo menarik pergelangan tangan Gisel untuk bangkit dari tempat duduknya.


Gisel cuma megangguk pelan dan mengikuti Aldo yang masih setia memegangi pergelangan tanganya.


Setelah sampai di parkiran, Aldo membukakan pintu bagian depan dan mempersilahkan Gisel masuk.


Aldo melajukan mobilnya berlawanan dengan arah pulang ke mension.


"Al kenapa kita ke arah ini! bukankah arah ke mension berlawanan dengan arah kita sekarang ini" ucap Gisel heran.

__ADS_1


"Kita ke Mall dulu sayang seperti janji kanda tadi pagi" ucap Aldo yang fokus menyetir mobilnya.


Gisel hanya terdiam dan mengikuti keinginan Aldo.


Tidak lama kemudian mobil yang mereka tumpangi berbelok masuk ke halaman Mall yang cukup terbilang mewah yang ada di kota itu.


Setelah memarkir mobilnya dan mematikan mesinya, keduanya keluar dari dalam mobil dan melangkah masuk kedalam Mall.


"Sayang Kau mau beli apa" ucap Aldo berhenti sambil memegang kedua tangan Gisel.


"Aku mau Es cream Al" balas Gisel.


"Aku tidak mau Al! Kita makan es cream saja ya" ucap Gisel yang kini menarik tangan Aldo menuju toko yang khusus menjual es cream.


Aldo cuman ikut walau, hatinya ingin sekali memanjakan istri kecilnya itu dengan membelikanya perhiasan mewah dalam Mall itu.


Tapi sayang Gisel orangnya tak suka benda benda mewah apa lagi memakai perhiasan. Cukup hanya jam tangan di tangan, sepasang Anting di telinga baginya itu sudah lebih dari cukup.

__ADS_1


Aldo sangat senang memilihki Istri seperti Gisel tidak perna meminta hal yang macam macam darinya! Tapi sedihnya uang yang setiap hari datang menumpuk Mau diapakan kalau tidak di gunakan.


"Sayang belilah sesuatu yang mewah dalam Mall ini! tolonglah Bantu suamimu ini menghambur hamburkan Uang kekayaannya" ucap Aldo yang sudah berapa kali memohon ke pada Gisel supaya Ia mau membeli barang mewah yang ada dalam Mall itu.


"Ah Aku tidak Mau! Tapi kalau Kanda Mau aku ada Ide supaya uang kanda dapat bermanfaat untuk orang lain" ucap Gisel menghentikan mulutnya mengunya es cream .


Aldo sontan memplototkan matanya dan tersenyum mendegan ucapan dari my darling.


"Coba katakanlah sayang kalau soal uang kanda pasti bisa mengabulkanya untukMu" ucap Aldo dengan antusias.


"Kita bangun panti jombo, untuk Menampung orang orang tua yang terbuang oleh anak cucu mereka! Bagaimana! ucap Gisel


"Good Idea! Kanda setuju tapi dengan syarat kau ambil perhiasan yang termahal dalam Mall ini ! Mau ya ....mau ya please! ucap Aldo memegang tangan Gisel dan menciumnya beberapa kali.


"Oke Deal" ucap Gisel sambil melangkah meninggalkan Aldo yang masih senyum senyum sendiri di tempatnya.


Gisel terus melangkah memasuki toko perhiasan yang ada di dalam Mall itu.

__ADS_1


Tetapi tiba tiba tubuhnya berbenturan dengan seorang wanita cantik yang sedang terburu buru ingin keluar dari dalam toko perhiasan itu.


👉 tetep beri like, coment , vote nya ya makaaih.


__ADS_2