ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
145 PELAJARAN SEPERTI INI.


__ADS_3

"Nyonya jangan memberi Kami teka- teki yang membuat kami berdua merasa bingung. Kalau memang mantu kesayangan Anda itu benar-benar ada, coba nyonya sebutkan dari keturunan bangsawan mana dia berasal?. Mustahil bukan kalau seorang pengusaha besar dan tersohor di kota ini hanya menikahi perempuan biasa -biasa saja!."ucap Tina yang begitu penasaran.


"Sudalah Nyonya Elin, jangan Anda ladeni mereka lagi, baiknya Aku usir saja mereka dari sini. Tak ada gunanya melayani perempuan gila, sombong dan arogant yang tidak bermoral seperti mereka itu. hanya menguras tenaga dan pikiran saja." ucap Jhony pada Elin sambil menatap kearah Tina dan Dewi secara bergantian.


Mata Tina dan Dewi hanya melotonin Jhony. Mereka tidak bisa berkata-kata apa lagi. Menyinggung dan memarahi Jhony sama halnya dengan tidak langsung sudah mengusik ketenangan Elin. Dari pada situasi bertambah runyam mending diam atau mereka akan berhadapan dengan Elin seperti tadi.


"Jangan dulu jhony, Aku belum puas hati sebelum mereka berdua syok melihat dan mendengar sendiri kenyanaan sebenarnya. Dan lagi pula, kapan lagi kita bisa menemukan permainan seasyik ini." balas Elin sedikit tersenyum sembari memegangi punggung Jhony.


"Baiklah kalau itu keinginan kalian. Maka buka lebar lebarlah mata kalian berdua karna sebentar lagi tontonan menarik akan kalian lihat dengan mata kepala kalian sendiri.!" ucap Elin.


Elin kemudian bertepuk tangan sebanyak tiga kali untuk memberi kode supaya Aldo dan Gisel segera keluar. Ternyata mereka sudah merencanakan semua ini sebelumnya.


Plock......plock....plock......

__ADS_1


Tidak lama kemudian dari Arah lorong menuju taman muncuklah Aldo dan Gisel sambil berpegangan tangan.


Dengan hati-hati sekali Aldo menuntun Gisel berjalan. Andai tidak mendapat jeweran beberapa kali di telinganya mungkin pria itu sudah sedari tadi mengangkat tubuh Gisel mendekat kearah mereka .


Sementara itu di posisi Tina dan Dewi. Tampak kedua mata perempuan itu terbelalak.


Sesekali mereka berdua mengusap mata mereka menggunakan kedua buah telapak tanganya.


"Mam itukan Gisel! Kenapa wanita sial itu memegangi tangan Tuan Aldo atau jangan- jangan yang di maksud Nyonya Elin istri dari Tuan Aldo itu sebenarnya Gisel." bisik Dewi kearah daun telinga Tina.


Tidak lama kemudian Aldo dan Gisel sudah berdiri diantara mereka.


Tina dan Dewi yang sudah yakin kalau sosok itu benar benar Gisel mengeryitkan dahinya. Apalagi setelah melihat kondisi Gisel yang sedang hamil besar.

__ADS_1


Tina mendekat kearah Gisel dan tersenyum sinis padanya.


"Sudah Ku duga sebelum-sebelumnya akan seperti ini jadinya. Perempuan pembawa sial sepertimu ini akan tetap sial dimana pun kamu berada. Gisel- Gisel ilmu Agama seperti apa sebenarnya yang sudah diajarkan Almarhum ibumu dulu sehingga, kamu bisa memiliki ahlak seburuk ini. Hamil di luar nikah dan tak tahu siapa Ayahnya. Dasar perempuan Lont3 Kamu. " ucap Tina berjalan bolak balik di depan Gisel sambil terus menatap sinis pada perut Gisel yang sudah terlihat membuncit.


Baru saja tiba di tempat itu kemarahan Gisel sudah membludak mendengan ucapan Ibu tirinya.


Aldo, Elin dan Jhony begitu geram. Ketiganya hampir saja melompat mengeroyoti perempuan parubaya itu andai saja Gisel tidak menahan mereka.


Gisel dengan wajah merah melangkah kedepan.


"Pelajaran seperti ini Tina." ucap Gisel menangkap kerah baju milik Tina dan memukul wajah perempuan itu sebanyak dua kali hingga perempuan parubaya itu jatuh tersungkur diatas lantai sambil memegangi hidungnya yang mengeluarkan sedikit darah bercampur air.


"Mam..... " Dewi berlari dan berlutut memegan ibunya yang sudah terduduk diatas lantai dengan sedikit darah bercampur air keluar dari hidungnya.

__ADS_1


Aldo, Elin dan Jhony terbelalak melihat peristiwa itu. Sunggu di luar nalar mereka bertiga kalau Gadis kecil seperti Gisel bisa mengeluarkan kemarahan serta memiliki kekuatan sebesar itu untuk memukul jatuh Tina yang memiliki tubuh hampir dua kali dipat dari bobot tubuhnya.


"Author sudah up dua kali hari ini... Author harap para readers sudah puas sehingga ber semangat memberi like, coment serta vote dan rate bintang limanya,trimah kasih.


__ADS_2