
Mendengar ucapan Kusumo dan Hartono yang membojokkanya, Hambali begitu geram dibuatnya.
Hambali memukul keras daun meja hingga para peserta lelang terdiam dan menunddukan kepala lantaran takutnya mereka pada sosok Hambali.
"Sudah berani kalian berdua menentangKu! Apa karena kalian di perusahaan A&J jadi kalian berdua mengeluarkan taring kalian untuk melawanKu!Oh....Bagaiklah kalau kalian berdua memukul genderang perang untukku, maka aku akan meniup terompat menyerang untuk kalian berdua! Setelah proyek ini Aku menangkan, kupastikan Kedua perusahan miskin kalian itu akan aku ratakan dengan tanah" ucap Hambali dengan geram memandang kearah Kusumo dan Hartono.
Harto dan Kusumo hanya menundukkan kepala lantaran takutnya kepada Hambali.
Wajar saja kedua pengusaha yang baru merangkak berdiri itu takut terhadap seorang Hambali yang tak segan segan menghancurkan lawan bisnisnya dengan cara tidak manusiawi.
"Tuan Hambali disini bukan rimba..yang kuat bisa memangsa yang lemah. Jadi kuharap Anda bertenanglah atau langkahkan kaki Anda keluar dari pintu itu" ucap Joni yang begitu geram melihat ulah hambali yang menekan para vendor lain.
"Ba..ik! ucap Hambali gugup dengan gertakan dari Joni.
"Sial ...! Sekertaris sialan ini berani beraninya mempermalukanku di depan banyak orang" ucap Hambali dalam hati.
Seketika ruangan itu terasa hening sesaat hingga, secretaris Joni mulai kembali mengangkat bicara.
"Tuan Hambali apa Anda sudah selesai mempromosikan perusahaan Anda? ucap Joni yang melihat wajah hambali yang masih terlihat memerah karna geram.
__ADS_1
"Aku rasa cukup secretaris Jony" ucap Hambali sembali duduk kembali di tempatnya semula.
"Kalau begitu untuk vendor yang kedua Asia Bintang Sejahtera di persilahkan untuk mempromosikan perusahaannya! Agar kami bisa membandingkan dengan Vendor dari perusahaan Hambali grup! Dengan hormat di persilahkan" ucap Jony mempersilahkan Kusumo mempromosikan perusahaanya.
"Trimah kasih banyak secretaris Jony atas kesempatan yang sangat berharga ini! Kami dari perusahaan Asia Bintang Sejahtera memang tidak ada apa apanya dengan perusahaan milik Tuan Hambali. Tapi kami selalu menjamin kualitas dan kinerja dari setiap tender yang kami kelolah. Kepuasan dan tepat waktu itulah motto dari perusahaan kami. Kami selalu menjaga kepercayaan pengelolah tender dan hingga saat ini tidak ada satu pun pengololah tender yang complen terhadap kerjaan kami! Hanya itu yang mungkin bisa Saya sampaikan sekiranya perusahaan A&J bisa mempertimbangkan keberadaan perusahaan Asia bintang sejahtera untuk mengelolah tender pulau kayangan itu! trimah kasih" ucap kusumo begitu lantang dan berwibawah Sembari menunduk kepalanya kearah para peserta tender sebagai bentuk penghormatan kemudian duduk kembali di tempatnya.
Setelah mencatan beberapa hal penting Jony kembali mempersilahkan Vendor ke tiga yaitu Bintang Astra Grup untuk mempromosika perusahaan mereka.
"Trimah kasih atas kesempatan yang perusahaan A&J berikan kepada perusahaan Kami untuk mengiKuti lelang proyek besar yang sebentar lagi akan di adakan oleh perusahaan A&J. Mengapa kami mengajukan diri untuk mengikuti tender besar ini! Jawabanya adalah kami satu satunya perusahaan yang penyediaan bahan bakunya terbilang paling terjangkau diantara perusahaan perusahaan lain. Kenapa saya mengatakan paling murah! Itu karena bahan baku kami dari perusahaan kami juga tanpa melalui perantara dengan pihak kedua! Dan kelemahan dari perusahaan kami yaitu kuranya para tenaga profesional dalam hal mendesaign sebuah bangunan.Tidak seperti perusahaan dari Asia Bintang sejahtera yang di penuhi dengan para Ir muda yang berbakat dan sudah tidak di ragukan lagi ke mampuanya! Mungkin itu saja yang bisa Saya sampaikan, sekiranya perusahaan A&J juga bisa mempertimbangkan apa yang barusan Saya sampaikan! Lebih dan kurangnya Saya minta maaf. Sekian dulu dari Saya dan terimah kasih atas kesempatan yang di berikan kepada perusahan kami untuk mempromosikan perusahaan Bintang Asia Grup kepada perusahaan A&J" ucap Hartono sambil menundukkan kepala memberi hormat kepada para peserta rapat dan kemudian duduk kembali di tempatnya.
Kembali ruangan hening sesaat para pembesar perusahaan A&J sibuk mencatan apa saja kelebihan dan kekurangan ke tiga Vendor lelang itu.
Rudy segera berdiri dari tempat duduknya tanpa membuang banyak waktu Ia segera membuka map dan mulai membacanya.
"Kalau menurut dari tim kami sebagai petinggi A&J. kami memilih Perusahaan Hambali grup untuk mengelolah proyek raksasa ini! Bukanya memandang remeh perusahaan yang ikut andil dalam pelelangan ini. Kita bisa lihat sendiri perusahaan mereka masih kecil dan belum pernah mengelolah proyek besar seperti ini. jadi, baiknya perusahan kita menjatuhkan pilihan kepada perusahaan Hambali grup! Bagaimana teman teman? ucap Rony memandang kearah parah petinggi lain sembari pengedipkan satu matanya.
Para petinggi A&J Serentak mengangguk dan membenarkan ucapan dari Rony.
"Permisi Tuan Rony! Bukanya saya lancang memotong perkataan Anda tapi perkataan Anda itu tidak berdasar. Apa hanya perusahaan besar saja yang harus mengelolah proyek besar juga sedangkan yang kecil tidak bisa!Cobalah ubah pola pikir seperti itu, mana mungkin perusahaan kecil seperti kami bisa berkembang bila perusahan besar memonopoli proyek besar! dan walaupun perusahaan Saya kecil tapi kualitas kerja perusahaan Saya bisa di sejajarkan dengan perusahan besar bahkan melebihi" ucap Hartono begitu lantang dan penuh penekanan.
__ADS_1
"Jadi maksud kamu perusahan kecilMu itu melebihi kualitas dari perusahaanKu Ah" ucap Hambali seakan akan ingin menelan tubuh Hartono hidup hidup.
"Aku tidak berkata seperti itu! Anda saja yang baper" ucap Hartono asal membuat pesarta lain terbahak bahak mendengar ucapan Hartono.
"Kau benar benar menantangKu Hartono" ucap Hambali ingin sekali mencabit cabit tubuh Hartono.
"Sudah sudah! semuanya diam atau lelang kali ini Aku batalkan" ucap Joni meneput punggung meja untuk menghentikan perdebatan Antara Hambali dan Hartono.
Keduanya langsung terdiam mendengar gertakan Jony.
"Untuk pak Rudy dan teamnya! Aku mewakili Tuan Aldo mengucapkan banyak terimah kasih atas usulanya! Tapi pihak yang dipilih dari para petinggi perusahaan A&J jangan berbesar hati dulu, begitu juga dengan perusahaan yang tidak di promosikan oleh petinggi perusahaan A&J jangan berkecil hati. karna semua keputusan ada pada orang yang di tunjuk Tuan Aldo untuk menentukan siapa yang berhak mengelolah proyak pulau kayangan kali ini" ucap Jony .
Kusumo dan Hartono yang tadinya merasa tidak ada harapan untuk memenangkan proyek besar itu, tiba tiba tersenyum dan saling menatap satu sama lain setelah mendengarkan ucapan Jony.
Lain halnya dengan Hambali dan para petinggi perusahaan A&J mereka mulai kuatir tidak bisa memenangkan proyek kali ini.
Nanpak dari arah lorong ruangan rapat terdengar hentakan sepatu mendekat kearah mereka.
Semua mata memandang kearah datangnya suara tanpa berkedip sedikitpun.
__ADS_1
👉udah panjang bangat bukan makanya panjangin juga like, vote, serta comentnya ya...makasih.