ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
59. THE WINNER.


__ADS_3

Lama sekali wanita cantik itu memandang Gisel dari ujung rambut sampai ujung kaki.


"Aku tidak menyangka babu sepertiMu bisa ikut dalam Audisi besar seperti ini! Dan jangan harap Orang rendahan seperiMu bisa mengalahkan Kami model yang sudah diakui kualitasnya ha ha ha! babu tetaplah babu biar di poles bagai manapun kau tetaplah babu! kenalkan Aku Gina calon istri dari Aldo" ucap Gina dengan sombong sambil menjulurkan tanganya.


Kedua teman Gina terbahak bahak mendengar kalau Gisel adalah seorang babu.


Gisel menaikkan kedua bola matanya keatas Ia baru ingat siapa wanita yang sedang dihadapanya saat ini.


" Maaf Nona! biarpun saya seorang babu tetapi saya tidak ingin berkenalan dengan wanita sombong sepertiMu" ucap Gisel menepis tangan Gina .


"Sombong sekali Kau! jadi babu saja sudah belagu apalagi jadi model" ucap Sindy sahabat Gina


"Woy teman kau tu yang belagu! datang seenaknya saja mengatai temanKu babu, kau belum tau saja siapa Dia sebenarnya!" ketus Melly yang tidak terimah Gisel di perlakukan seperti itu.


"Dia babu khan ha ha ha " ucap Gina sambil tertawa lebar diikuti oleh temannya yang lain.


"Sudah tak usalah ladenin mereka sebaiknya kita pergi saja dari sini" ucap Rindu yang mulai panik dengan suasana saat itu.

__ADS_1


"Jangan Kita yang pertama ada disini, seharusnya mereka yang harus meninggalkan tempat ini" ucap Gisel mencegah Rindu untuk pergi .


"Berani sekali Kau menantangku! Apa kau tidak takut bila Aku mengaduhkanMu kepada calon SuamiKu supaya Kau dipecat dari mension itu" ucap sambil menunjuk kearah wajah Gisel.


"Ha ha ha Apa kataMu calon suami? Apa Nona pikun atau pura pura lupa ah! kemarikan telinganya biar saya mengingatkan kembali. saat itu Tuan Aldo memutuskanMu dan meninggalkanMu secara sepihak karna Ia sudah tidak mengiginkanMu lagi dan coba lihat diriMu hanya polesan bedak saja yang membuat kulitMu terlihat lebih kencang" Balas Gisel mulai emosi.


"Gi maksud kamu diluaran umur 17 tahun tapi dalaman umur 50 tahun ya?" ucap Melly menambahin ejekan Gisel terhadap Gina.


Seketika tawa ketiganya pecah yang membuat wajah Gina semakin memerah.


"Awas Kau ..." ucap Gina sambil meninggalkan tempat itu diikuti oleh kedua temanya.


Setelah kepergian Gina dan teman temannya kembali mereka bertiga duduk di tempat mereka semula.


"Gi, Mell kalian berdua sangat pemberani! Kalian tau tidak Gina itu senior disini tidak ada yang berani menentangnya! Kalau pun ada dipastikan karirnya tidak bakalan bertahan lama" ucap Rindu yang merasa bangga kepada mereka berdua.


"Kau ini..! Untuk apa juga kami harus takut dengan mak lampir itu! Kau tau tidak kehidupan kami tu lebih menakutkan lagi dari mak lampir tadi!" ucap Gisel menatap kearah Rindu.

__ADS_1


Rindu cuma mengangguk pelan walau sepenuhnya Ia tidak terlalu paham apa yang barusan Gisel ucapkan.


Lama mereka terdiam di tempat itu hingga terdengar suara dari arah micropone memecah lamunan mereka bertiga.


"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dan selamat siang menjelang sore.


pada kesempatan kali ini kami selaku dewan juri dari Audisi kali ini telah mempertimbangkan seadil adilnya tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun mengumumkan pemenang kali ini jatuh pada nomor 330 atas nama Gisel dengan total nilai 3090 mengalahkan pesaing beratnya Dewi sry rahayu dengan total nilai 2900.


untuk itu kepada Nona Gisel di persilahkan untuk memasuki ruangan Audisi untuk mengambil hadiah sekalian menandatangani kontrak iklan dari perusahaan besar di kota ini


Gemuruh teputangan dari para peserta audisi terdengar memeca isi ruangan.


"Alhamdulillah ...kita menang" ucap Gisel memeluk sahabatnya.


"Apa Aku bilang.....kau pasti yang Akan memenangkan Audisi ini" ucap Melly kembali memeluk sahabatnya dengan rasa haru .


"Selamat ya Gi ..Aku ikut bahagia atas kemenanganMu" ucap Rindu ikut memeluk mereka berdua.

__ADS_1


👉kembali author minta like,coment,vote dan favoritenya ya ..gratis kok ...trimah kasih.


__ADS_2