ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
41.BERTEMU TEMAN LAMA.


__ADS_3

Gisel dan Melly memasuki cafe yang masih dalam kawasan Mall tersebut, Mereka berdua terus melangkah mencari meja kosong.


Tidak sulit bagi mereka berdua untuk mendapat meja kosong karena saat itu pengunjung terbilang belum terlalu ramai.


Setelah mereka berdua benar benar terduduk, seorang pelayan menghampiri mereka berdua.


"Siang Nona nona! kalau boleh tau kalian berdua mau pesan apa?" ucap seorang pelayan wanita sambil menundukkan kepalanya.


"Siang juga Mba! Mell Kamu mau pesan apa? " ucap Gisel dambil mengambil daftar menu yang terletak diatas meja.


" Juice Alpokat dan nasi goreng" balas Melly tanpa memandang kearah Gisel sakin asyiknya membalas chating dari teman teman sosial medianya.


"Samakan saja makananya, tapi minumanya lain, Aku juice melon saja mba" ucap Gisel tersenyum manis pada Sang pelayan.


"Kalau begitu mohon kesediaanya menunggu sebentar, kami akan menyediakanya untuk anda! ucap Pelayang wanita dan berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Gi..! apa Kamu baik baik saja hidup dengan Tuan Aldo selama ini?" ucap Melly sedikit mengangkat wajahnya kearah Gisel yang sedang duduk di hadapanya.


Gisel menarik nafas panjang dan menghempaskanya sangat pelan.


"Mau di bilang bahagia tidak juga, mau di bilang menderita tidak juga" ucap Gisel sembari menyimpan kembali daftar menu pada tempatnya semula.


"Maksudnya ! Aku benar benar tidak memahamiMu. Sejak Ka.u pindah ke rumah Tuan Aldo. Kamu sudah sangat berubah dari cara bicara sampai cara berpakaian! ucap Melly yang menatap lekat kearah Gisel.

__ADS_1


"Sudalah nanti juga kamu paham sendiri" ucap Gisel yang menghindari pertanyaan sahabatnya.


Melly hanya memanyunkan bibirnya mendengar ucapan dari Gisel.


Tak lama kemudian pesanan mereka pun tiba .


"Silahkan Nona Nona" ucap Sang pelayan setelah meletakkan pesanan mereka diatas meja.


"Trimah kasih Mba" ucsp Gisel dan Melly bersamaan.


Gisel dan Melly menikmati makanan dan minuman tanpa ada satu katapun yang keluar dari mulut mereka.


"Kenyang ..." ucap Melly sambil mengeles elus perutnya.


Gisel cuman tersenyum melihat tingkah konyol dari sahabatnya itu sambil menyedot minuman yang ada di hadapanya.


Melly hanya mengangguk pelan dan ikut bangkit dari tempat duduknya.


Setelah menyelesaikan pembayaran, Mereka berdua berjalan keluar dan tiba tiba seseorang memangil Gisel dari belakang.


"Gisel kau kha itu?" ucap seorang pria tampan yang berdiri tepat di belakang mereka berdua.


Gisel dan Melly sontak membalik badan dan melihat kearah datangnya suara.

__ADS_1


" Dirga ....." ucap Gisel tersenyum lebar dan berjalan mendekati pria itu.


"Iya ..Aku Dirga hermasyah teman SMA kamu dulu" ucap Dirga sambil menyodorkan tanganya kearah Gisel.


Gisel menyambutnya uluranan tangan Dirga sembari tersenyum bahagia.


"Sorry kenalin teman sekaligus sahabatku" ucap Gisel sambil memegang tangan Melly


"Melly ...." ucap Melly singkat.


"Dirga..." balasnya.


"Kemana saja kamu setelah pengumuman kelulusan itu! Aku hanya melihat pak Anton supir pribadiMu yang mewakili mengambilkan ijazahmu" ucap Gisel menatap Dirga .


"Aku langsung ke Turky. Ayahku sakit sakitan saat itu, jadi Ia menyuruhku menggantikannya mengurus perusahaanya" balas Dirga sedikit menampakkan muka sedihnya.


Lama mereka terdiam Dirga tidak henti hentinya menatap kearah Gisel.


"Gi maafkan Aku? karna Aku tidak sempat memberiMu kabar " ucap Dirga langsung memegangi kedua tangan Gisel.


Dengan Lembut Gisel menarik kembali tanganya.


"Lupakanlah ! ini jalan yang terbaik buat kita berdua! AyahMu dan Ayah dewi telah menjodohkan kalian berdua! Kamupun dan dewi sudah menerima perjodohan itu tanpa paksaan, jadi tolong ..lupalanlah semua yang telah terjadi diantara kita! Ayo Mell kita pulang" ucap Gisel kepada Dirga sambil menarik tangan Melly meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


Dirga hanya terdiam di tempatnya sampai Gisel dan Melly benar benar hilang dari balik pintu Mall tersebut.


👉hay readers budaya like ,vote ,coment ya supaya author tambah semagat nulisnya..makasih.


__ADS_2