ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
73. CITA CITA MELLY.


__ADS_3

Aldo melangkah masuk kedalam diikuti Windy dari belakang.


"Melly trimah kasih Kau sudah membelaku mati Matian" ucap Gisel memegangi kedua tangan Melly.


"Kau ini! Kau tu sudah Aku anggap seperti saudaraKu sendiri jadi sesama saudara itu harus saling melidungi" Balas Melly .


Keduanya saling tersenyum, tanpa mereka sadari dua bola mata sedang memperhatikan mereka dari belakang.


"Sudah kangen kangenya" ucap Aldo dari arah samping mereka .


Keduanya langsung memalingkan wajah menatap kearah datangnya suara.


"Tuan Aldo...." ucap Gisel dan Melly bersamaan.


"Iya siapa lagi masa Joni" ucap Aldo dengan nada datar.


"Ada keperluan Apa Tuan ke mari? ucap Gisel heran dengan kedatangan Aldo secara tiba tiba.


Aldo mengkerutkan dahinya dan memutar mutar kedua bola matanya dengan pertanyaan Gisel barusan.


"Apa tidak boleh Aku datang ke perusahaan sendiri! Kenapa otakMu geser ketika berteMu si Melon ini" ucap Aldo sedikit menyentil jidat Gisel.

__ADS_1


"Kenapa Tuan suka sekali si menyentilKu" protes Gisel karna akhir akhir ini Aldo suka sekali menyentilnya walau rasanya tidak sakit.


"Tandanya sentilan sayang" ucap Melly terbahak bahak.


"Apaan si Melon !" ucap Gisel memukul punggung Melly.


"Jadi selama ini kalian berdua memanggil Melon bukan Melly" ucap Melly memandang kearah Aldo dan Gisel.


Aldo tidak menggubris ucapan Melly apa lagi Gisel Ia hanya tersenyum karna ketahuan menyebut temannya dengan kata Melon.


"Kalian berdua sungguh terlalu" ucap Melly sedikit nganbek...


"Baiklah untuk permintaan maafKu dan rasa terimah kasihKu karna kau sudah menjaga DindaKu ini maka mulai saat ini kau yang akan menggantikan Dia menjadi model di perusahaan ini bagaimana? ucap Aldo memandang kearah Gisel dan Melly.


"Tidak usah terlalu kanget Mellon! Aku tau sudah dari dulu kan Kau menginginkan hal ini!ucap Aldo .


"Betul tapi Aku tak secantik Gisel Tuan Aldo" ucap Melly sedikit memperlihatkan wajah sedihnya.


"Siapa bilang Kau tidak cantik! Mel Kau itu cantik cuman kurang percaya diri saja" ucap Gisel memberi semangat kepada sahabatnya itu.


"Betul kah" ucap Melly dengan nada Riang.

__ADS_1


"Iya betul ! tapi cantikan DindaKu" ucap Aldo menyentil nyenti jidat Gisel


"Aiss....." protes Gisel


Membuat Aldo dan Melly terbahak bahak melihat tingkah Gisel yang manyun manyun kearah Aldo.


"Hay kau! ucap Aldo memanggil Windy yang sedari tadi berdiri di dekat pintu atas suruhannya.


Windy segera mendekat kearah mereka bertiga sambil menunduk kepala kepada Aldo.


"Ada apa Tuan memanggilKu? ucap Windy.


"Mulai sekarang Dia yang akan mengantikan Dia" ucap Aldo sambil menunjuk kearah Gisel dan Melly secara bergantian.


"Apa Tuan tidak salah! Mana mungkin gadis ini menggantikan nona Gisel" ucap Windy yang tidak setujuh dengan usulan Aldo.


"Apa perna Aku salah ah! dan ingat perusahaan ini milikKu jadi, Aku yang berhak memilih layak tidaknya orang bekerja dalam perusahaan ini Kau paham" ucap Aldi membentak Windy.


Windy merasa gemetar tanpa kata kata lagi Ia segera mengangguk.


"Bagus! Cepat dandani dia dan ganti bajunya karna tinggal 3 hari lagi produk perusahaan akan segera di luncurkan. Aku tidak Mau ada kesalahan sedikitpun yang kau perbuat nantinya Kau paham"ucap Aldo

__ADS_1


"Saya paham Tuan! Mari Nona ikut Saya" ucap Windy mengajak Melly ke suatu ruangan Khusus untuk di make over.


👉tetap beri like , coment dan vote ya makasih.....


__ADS_2