ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN

ANAK TERBUANG DAN CEO DINGIN
114. MENCARI KEBERADAAN DEWI.


__ADS_3

Gisel dan Melly melangkah memasuki gedung hotel. Keduanya melangkah dengan anggun diikuti oleh Jony di belakang mereka.


Tampak beberapa pria begitu penasaran dengan kehadiran dua wanita cantik itu. Ada rasa ingin mendekat ke pada dua sosok itu, tapi sayang niat mereka urungkan setelah melihat harimau ganas sedang mengekor mereka dari belakang . Siapa lagi kalau bukan Jony pria arogant yang tak segan menyakiti lawan lawannya dan tentunya kebal hukum.


Perjalanan kedua wanita itu mulus tanpa ada kendala dengan adanya sang bodyguard di belakang mereka.


"Sell kenapa ruangan ini di penuhi dengan batang pisang dan dihiasi dengan umbul umbul serta kertas berwarna warni yang di gunting rapi," ucap Melly menghentikan langkahnya di sebuah ruangan yang cukup luas dan terlihat meriah dengan hiasan kertas warna warni terpajang rapi di setiap dindingnya.


"Mungkin ada acara keagamaan tadi siang selenggaralan di tempat ini, dan pihak Hotel belum sempat merapikan karna di sibukan dengan acara yang berlangsung malam ini" balas Gisel sambil ikut menghentikan langkah kakinya.


"Maulid Nabi gitu,?" ucap Melly singkat.


"Tepatnya itu" balas Gisel


"Nyonya dan Nona, Ayo ke Aula sebentar lagi acara akan segera dimulai! Kalau kalian masih mau tinggal disini Aku duluan, takutnya Tuan Aldo membutuhkan Saya disana" ucap Jony mengajak mereka untuk ke Aula.


Keduanya hanya mengangguk sembari melangkah kembali menuju Aula di mana pesta sesungguhnya akan segera di mulai.


Tampak dari sana sudah banya orang berlalu lalang memasuki gedung luas yang kira kira ukuranya setengah dari gedung sepak bola.


Ketiganya melangkah masuk ke dalam ruangan yang sudah di penuhi oleh tamu undangan baik dari Singapur, Malaysia dan tentunya dari negara kita sendiri Indonesia.


Dari kejauhan. Tampak Aldo sudah berdiri diatas mimbar untuk menyampaikan sepata dua kata untuk pembukaan acara itu.


Sorot lampu dan jepretan kamerah saling berkilauan satu dengan yang lain untuk mengambil gambar pesohor nomor satu di kota itu.


Suasana hening sesat. Hingga terdengar suara Aldo berkumandang dalam lospeker yang terpasang di setiap sudut ruangan.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum a warahmatullahi Wabarakaatuh dan selamat malam semuanya.


Pertama tama, Saya sampaikan terimah kasih atas kehadiran para sahabat dari negara tetangga yang sempat hadiri di negara tercinta kami ini.


Tidak terasa tiga tahun sudah kerja sama antara tiga negara ini terbentuk dan termaksud sukses dalam membantu pemerintah mengatasi masalah lingkungan hidup, memberastas kemiskinan dan beberapa masalah kemanusiaan yang akhir akhir ini melanda dunia.


Saya harap dengan adanya kerja sama ini bisa memberi dampak baik diantara tiga negara sehingga kedepanya negara negara lain khususnya Asia bisa mengikuti jejak kita dan turut bergabung dengan kerja sama Kita ini.


Tidak perlu panjang lebar lagi, Saya sebagai ketua dalam Asosiasi membuka acara malam ini dengan ucapan Basmalah dan selamat menikmati acara serta hidangan yang sudah di sediakan oleh para panitia penyelenggara" ucap Aldo mengakhir kata sambutanya.


Gemuruh tepuk tangan para tamu undangan memecah sesisi ruangan tanda pesta sudah di mulai.


"Sell suami Kamu keren bangat! udah tampan, Kaya terkenal lagi, Oh sahabatKu betapa beruntungnya diriMu menjadi istrinya," ucap Melly begitu kegirangan melihat Aldo yang baru saja membuka acara itu.


"Iya ! Aku sangat beruntung memiliki Suami sepertinya. Dan Kamu harus tahu, Dia bukan cuman tampan, Kaya dan terkenal. Ada hal lain yang jarang sekali orang ketahui mengenai diri Aldo. Dia itu Suami penyayang, baik tapi sedikit konyol. Mungkin itu cara Dia mengungkapkan kasih sayangnya kepadaKu,"balas Gisel tersenyum mengingat kebersamaannya dengan Aldo.


Jony yang sedari tadi berada di belakang mereka hanya menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah laku Melly.


Tak henti hentinya Gisel memandangi kearah Aldo yang sedang sibuk menjamu para Coleganya hingga matanya menangkap seseorang yang tak asing baginya.


"Mell.. Mell coba lihat itu,! Itu Rindu teman Kita bukan?" ucap Gisel memandan seorang gadis yang sedang membawah nampan berisi minuman dan menawarkannya kepada para tamu.


"Iya benar, benar Dia Rindu! Tapi sejak kapan Ia bekarja di tempat ini.? Setahu Aku, Dia bekerja di Swalayan dekat kosKu! apa kita samperin Dia saja! " balas Melly sedikit heran dengan keberadaan Rindu di tempat itu.


"Jangan Dia sedang bekerja. Nanti saja bila Tugasnya sudah selesai barulah kita reunian" ucap Gisel mencegah Melly mendekat kearah Rindu.


Melly hanya mengangguk tanda setuju dengan ucapan Gisel.

__ADS_1


Lama mereka berdiri disitu hingga sesorang yang tak asing bagi mereka berjalan terburu buru keluar dari ruangan itu.


"Itukan putri Tuan Hambali!" ucap Melly sedikit berbisik kearah telinga Gisel.


Gisel mengangguk pelan mendengar ucapan Melly.


"Ada urusan apa Dewi hadir di acara ini! dan kenapa Dia begitu terburu buru. Atau jangan jangan rubah betina itu merencanakan susuatu?"ucap Gisel dengan berkelimpahan pertanyaan dalam pikirannya.


Gisel coba melupakan kehadiran Dewi di tempat itu, tapi tetap saja bayangan saudara tirinya itu terus menari nari di hadapanya seakan akan memberi senyuman mengenjek pada dirinya.


"Aku harus menyelidikinya! tidak mungkin siluman betina itu terburu buru kalau tidak ada hal penting yang Dia rencanakan di tempat ini"ucap Gisel dalam hati.


"Mell, Kamu tunggu disini ya! Aku mau ke kamar kecil dulu" ucap Gisel berbohong.


"Iya tapi Kamu jangan lama ya! Aku tidak Mau berlama lama dengan kura kura ninja itu" ucap Melly sambil memanyunkan mulutnya kearah Jony.


"Iya !" ucap Gisel singkat.


Tapi belum juga melangkah Jony menghadangnya.


"Nyonya Mau kemana! biar Aku yang menemani Anda,"ucap Jony mencekal Gisel.


"Jo! Kamu disini saja temani Melly, Aku cuman sebentar kok. Habis buang air kecil, Aku langsung kembali "Oke," ucap Gisel membulatkan jarinya menyerupai hurup O.


Jony hanya mengangguk pelan dan tak mungkin Ia menang bila berdebat dengan Nyonyanya itu.


Gisel melangkah keluar ruangan itu dan berlari kecil mencari keberadaan Dewi.

__ADS_1


👉hay saudara saudaraku dari seluruh indonesia dan khusus buat silessurang ogiku dimanapun kalian berada . tetap beri vote, like, coment , rate bintang limanya ..yang banyak ya trimah kasih....


__ADS_2