Batas Kesabaran

Batas Kesabaran
Bab 109


__ADS_3

mereka sudah berkumpul di rumah Andi, cuma tinggal menunggu Ana yang dijemput oleh Indra, mereka ngobrol sambil bercanda,


" Di, lu belum ada niatan nikahin si Vita?" tanya Reynand kepada Andi, Andi mendesah berat


" sebenarnya sih gue mau, dan Vita juga kayaknya mau cuma gue bingung takut perhatian gue ke Ana pecah sebab kalian tau sendiri hanya dia satu satunya keluarga gue selain Om Anwar dan Tante Eva juga Ridwan, perhatian gue terfokus buat Ana" kata Andi sambil menundukkan wajahnya, dosis lain dia sudah berniat untuk Rumah tangga tapi dia tak mau perhatian ke Ana pecah


" terus mu lu gimana?" tanya Farhan


" awalnya sebelum ada Vita di hati gue gue gak bakalan nikah sebelum Ana ada yang bener bener jaga dan menyayanginya tulus, tapi sekarang gue bingung harus gimana" kata Andi sambil mengusap wajahnya kasar


" kalau menurut gue ada baiknya lu aj nikah duluan justru perhatian lu akan fokus dan kalian bertiga bisa tinggal bersama dan gue yakin Vita dan Ana nggak bakalan pecah lu tau sendiri mereka udah kayak Upin Ipin gue yakin nggak bakalan ada masalah justru kita akan lebih tenang kalau lu udah nikahin Vita nggak kayak sekarang kita was was ngebiarin Vita hidup sendiri sedang malah nggak mungkin tinggal disini takutnya kucing garong masuk kamar" kata Reynand panjang lebar


" lu nyamain gue sama kucing garong hah?" kata Andi melotot pada Reynand


" gue setuju sama lu Rey, justru lu bakalan tenang kalau Vita udah disini" sambung Budi


" justru mereka akan jadi tim yang kuat mereka bakalan saling bantu, kita tau sendiri persahabatan mereka bertiga .alah sekarang berempat tambah susi, hubungan mereka lebih dari saudara kandung kali udah nikah sama Vita malah akan menumbuhkan kekuatan yang kuat lu nggak usah ragu lu harus sudah mantap ada yang nikung si Vita nangis darah lu" kata Reynand ngomporin


" iya lu lihat si Rudi sama bang Indra Deket sama Mereka berdua kita nggak tahu kalau kalau ada salah satu dari mereka yang suka sama si Vita dalam diam, kalau lu cuma bisa jalan di tempat bisa bisa ada yang nikung lu dan cewek itu akan luluh Sam laki yang bener bener menunjukkan keseriusan nya, kalau kayak lu sekarang terkesan lu nggak serius Ama dia" sambung Ridwan, Andi tampak terdiam meresapi semua saran sahabatnya


" kalian bener gua bergerak " katanya mantap


"kita yakin lu sama Vita bakalan jadi tim yang solid buat menjaga Ana" kata Farhan


" lu coba ngomong deh sama Ana " kata Ridwan


" Ana mah udah sering nyuruh gue buat cepetan nikahin Vita, cuma gue aja yang masih ragu" kata Andi tertunduk


" kalau gitu nunggu apalagi bego" kata Reynand geregetan


" lu bisa nikah kayak gue dan Mira dulu deh asal sah dulu Dimata hukum dan agama dulu malah lu mah bakalan mudah nggak ribet kayak gue, soal resepsi bisa dipikirkan belakangan" kata Reynand memberi masukan


" gue setuju " kata yang lain bersamaan


" asal kalian mu gue urusin deh sama KUA nya Minggu depan bisa sah lu" kata Ridwan

__ADS_1


" ya udah setelah kita kumpul semua gue mu ngomong sama Vita dan Ana" dan mereka pun mengangguk setuju.


begitupun para perempuan yang tak kalah heboh obrolan ala ala perempuan dari pada obrolan para wanita


" Ya gimana hubungan lu sama kak Andi " tanya Mira sama Vita


" gue nggak tau Ra, ya cuma gitu gitu aja " kata Vita menunduk sambil tertunduk


" lu udah ngomong sama kakak " kata Mira, Vita menunduk


" di pengen Ana duluan yang nikah baru kita, nggak tau lah gue bingung" kata Vita sambil mendesah pasrah


" terus respon Ana gimana?" tanya Susi yang dari tadi hanya diam menyimak sekarang angkat bicara'


" Ana mah udah nyuruh kakak buat nikahin gue cuma kakaknya yang keukeuh pengen Ana duluan" kata Vita lagi


" ah kakak bego" geram Mira " gue pancing deh lu harus nyambung ya" kata Mira memberi isyarat


" lu mau ngapain" kata Vita mengerutkan keningnya, hanya di balas isyarat oleh Mira


" hah, Randy Pratama " kata Vita sebelumnya belum konek cuma bisa nyambung


" siapa tuh Randy kok gue baru denger!" tanya Susi


" dia itu yang ketos gue waktu SMA di suka banget sama si Vita cuma si Vita nya aja yang jaim" kata Mira


" emang lu ketemu di mana Sam dia ?" tanya Vita yang sudah konek


" kemaren di di kampusnya si yuni, gue kan kemaren nganter dia ke kampus nggak taunya dia tuh dosennya si Yuni jadi ngobrol deh kita " kata Mira lagi


" hah kamu ketemuan sama pria lain sayang " kata Reynand menyela, jangan tanya Andi yang rahangnya sudah mengeras


" eh kok jadi dia yang kepancing" bisik Mira, Susi da Vita sudah payah menahan tawa


" ya kan ketemu teman lama masa nggak ngobrol sayang nggak ngapa ngapain yang dia tanyain kan si Vita " kata Mira lagi menjelaskan, Mira jadi kesal dia jadi harus menjelaskan pada suaminya

__ADS_1


"dasar bucin" cibir Ridwan, sedang Abdi hanya Diam dengan ekspresi yang tak bisa diartikan


Reynand hanya mendengus mendengar ucapan Ridwan


" eh ******, gue mah cinta banget sama bini gue,makanya gue takut bini gue sayang ngedeketin apalagi ada yang nikung mati berdiri gue" kata Reynand sambil menyindir Andi ya g hanya diam


" Emang dia orang nya kayak gimana sih dek Abang beberapa kali antar Yuni ke kampus belum pernah ketemu " tanya Farhan


" yah Abang kalaupun ketemu juga kan Abang ni kenal sama dia yang mana tau " gerutu Mira


" emang gantengan mana dia sama Andi?" tanya Budi, Mira tampak berfikir


" sebelas dua belas lah, kalau kakak putih lalu Randy dia ganteng manis, tinggi badan ala ala Tom Cruise lah, pokonya selera kita par cewek banget lah, kata Yuni dia tuh Dosen artis banget saking terkenalnya" kata Mira, Andi yang mendengar itu udah kebakaran


" ku bilang sama dia si Randy Randy itu jangan ganggu calon pengantin, atau kamu undang sekalian ke pernikahan kita seminggu lagi" kata Andi dengan muka memerah dan rahang mengetat


" hah... " semua orang kaget melihat kearah Andi dengan tatapan menuntut


" maksudnya? " tanya Mira


" ya kita nikah seminggu lagi, jadi jangan kecentilan lihat lihat cowok lain " kata Andi datar " dan kami dek, biang sama tu cowok buat ngejauhin Vita" kata Andi tegas


" lu urus semuanya " katanya pada Farhan


" lu serius " tanya Reynand


" emang gue kelihatan lagi ngelawak" kata Andi


Mira mendekati Andi lalu mengalungkan kedua tangannya di leher Andi


" kakak serius mau nikah sama Vita seminggu lagi, kata kakak katanya mau Ana duluan" kata Mira sambil bergelayut di leher Andi


" iya kakak serius, kamu nggak apa apa kan kita nikah biasa aja dulu resepsinya nanti belakang" tanya Andi pada Vita, Vita mengangguk dengan muka malu


" aku nggak apa-apa kok" jawab Vita dan mereka pun sudah memutuskan tinggal minta izin Ana.

__ADS_1


__ADS_2