Batas Kesabaran

Batas Kesabaran
Bab 29


__ADS_3

keesokan paginya, Mira, Ana dan Vita sudah bangun sebelum subuh mereka sudah heboh rebutan kamar mandi. kebiasaan yang dulu kembali kalau mereka sudah bersama .


terdengar pintu di ketuk dengan keras


" kalian itu lagi apa sih berisik banget orang masih pada tidur kalian udah ribuuuut aja, ganggu tau nggak" mereka saling pandang dan mereka langsung tertawa mereka tau siapa yang ngomel barusan dan Vita berjalan membuka pintu


" kalian itu bisa nggak kalau nggak bikin orang keganggu nggak sih" begitu pintu terbuka langsung disambut dengan Omelan sang pemilik rumah dengan muka masih terkantuk-kantuk dan Vita pun malah tertawa ngakak melihat wajah Andi yang biasanya perfeksionis hilang sudah karismanya di depan tiga wanita itu ya walaupun tak menghilangkan ketampanannya


" kaliaaaan..." mata Andi melotot kearah mereka yang menertawakan nya, Andi menggertakaan giginya gemas dengan ketiga gadis ( eh ralat yang satu bukan gadis tapi istri orang) melihat ekspresi Andi mereka ngacir lari berhamburan kesegala arah, Andi terpancing saking gemasnya pada mereka Andi mengejar dan menangkap yang paling dekat adalah vita, Vita meonta tapi kepalanya di kempit di ketiak Andi Vita memukul sembarangan di tidak bisa bersuara karena mulutnya tertutup dan Ana dan Mira tertawa dan membantu Vita ada yang menggelitik dan mencubiti tubuh Andi, Andi kewalahan dan mereka terjatuh bersama sambil tertawa lepas hilang sudah rasa ngantuk Andi, dia menatap Mira lalu tersenyum

__ADS_1


Andi senang Mira sepertinya kesedihan nya sedikit teralihkan


" cie cie yang asik pelukan, kamar Seara milik berdua nah kita ...?" kata mira, Andi dan Vita baru sadar kalau mereka berpelukan Vita berusaha untuk melepaskan diri, terbit ide jail Andi dia malah mengeratkan pelukannya Vita yang lelah berontak akhirnya diam dan kedua teman nya suda pergi entah kemana, dan entah siapa yang mulai duluan mereka sudah berciuman, mereka berbagi Saliva dan mereka berhenti ketika Vita tersadar dan langsung melepaskan ciuman meraka ada rasa kecewa karena Vita melepaskannya Andi menyentuh ujung bibi Vita yang masih basah karena Salivanya dengan ibu jarinya.


" maaf..." kata andi, Vita menggit bibir bawahnya dan menunduk karena malu dan menyusupkan kepalanya kedada bidang Andi Andi yang gemas mengeratkan pelukannya dan mencium kening Vita dan membawanya bangkit


" sudah nggak usah malu, atau perlu aku ulang lagi biar menghilangkan rasa malu kamu," kata Andi sambil membungkukkan tubuh jangkungnya


" apa yang manis kak kata Mira yang baru mau masuk kamar

__ADS_1


" jigong kakak" kata Andi santai


" iiiih kakak jorok " kata Mira sambil bergidik menatap punggung Andi jijik, Andi berjalan menuju kamarnya sambil tertawa dengan kekonyolannya yang hanya di tunjukkan di depan ketiga sahabat dan ketiga gadis itu mereka baginya orang terpenting dalam hidupnya setelah kepergian orang tuanya.


Vita yang masuk kamar mandi bersandar di pintu sambil menyentuh bibirnya yang rasanya agak kebas


" begini ternyata rasanya ciuman" katanya sambil tersenyum


" vit, kamu di dalam cepet bentar lagi adzan kita sholat berjamaah" teriak Mira dari luar kamar mandi

__ADS_1


" ya bentar" jawabnya dan menyudahi lamunannya dan langsung cuci muka dan gosok Gigi dan wudhu.


selesai mereka sholat yang di imani Andi, mereka bertiga menuju dapur mu nyiapin sarapan dan Andi masuk kamarnya untuk siap siap berangkat ke rumah sakit.


__ADS_2