Batas Kesabaran

Batas Kesabaran
Bab 48


__ADS_3

keluarga Mira sedang sarapan Budi, Farhan dan Mira akan pergi kekantor karena Mira mulai hati ini akan langsung mengajukan gugatan cerai kepada pengadilan agama


" dek inget apa yang Abang bilang semalem, kata Farhan mengingatkan Mira " dan kalian hati hati ya karena mulai sekarang anak anak juga sekolah kan?" kata Farhan


" iya mungkin kita akan gantian nganter anak anak " kata Desi


" atau kamu nggak kita sesekali juga berdua ya?" kata Salma sambil mengerlingkan matanya pada Desi dan mereka tertawa


" iyalah kita ngerti, yaudah kita berangkat dulu"


" dek inget kalau kalian ntar ketemu sama Arif dan Mona jangan kepancing soalnya pengadilan akan menilai setiap kegiatan kita, faham?" kata Budi


" iya bang aku ngerti" kata Mira sambil mengangguk


" kamu mu di anter atau bawa mobil sendiri?" tanya Farhan


" aku bawa sendiri aja"


" ya udah hati hati usahakan jangan melakukan hal hal yang mencurigakan karena tidak menutup kemungkinan kita di awasi ok" Farhan mengingatkan Mira dan di balas anggukan oleh Mira, Farhan sudah menyiapkan beberapa pengawal untuk keluarganya secara diam diam karena dia tidak mau mereka tidak nyaman.


akhirnya mereka pun berangkat menengendai mobil masing masing karena arah yang berbeda.

__ADS_1


Mira sampai di kantor, ternyata Vita sudah sampai duluan sedang menunggu Mira dilobi, mereka berpelukan dan mereka pun berjalan menuju ruangan mereka


" mir, sebentar lagi kita akan meeting perkenalan Lo sebagai anggota baru dan pembagian tugas" kata Vita pada Mira


" ok, tapi gue deg degan nih" kata Mira dia gugup karena ini adalah pengalaman pertama nya dia bekerja sudah Lo. tenang saja dan gue mau Lo ikut di tim gue biar kita bisa sharing bareng biar gampang mau nggak, atau mau pisah?" tanya Vita


" itu lebih baik kita satu tim biar gue gampang kalo da apa apa" kata Mira pada Vita " dan setelah ntar makan siang kita ke pengadilan agama yuk anter gue" kata Mira


" ok, sekarang ayo siap siap keruang meeting" Mira hanya menjawab dengan anggukan.


mereka berjalan sambil bercerita dan bercanda.


setelah selesai meeting mereka langsung menuju pengadilan agama untuk mendaftar gugatan cerai Mira sekalian makan siang.


" ta Lo ngerasa gak kalau kita sedang di awasi" " oh ya?" kata Vita" ok sekarang kita bersikap biasa aja jangan bikin dia curiga kalau kita udah ngeh ada yang mengawasi, Lo kirim pesen di grup kalau kita ada mengikuti"kata Vita dengan mimik dan gerakan yang santai tidak mencurigakan.


" aku sama Vita lagi rumah makan tapi dari tadi kita ada yang mengawasi" pesan Mira di grup


" ok kalian tenang saja kalian ada yang jaga kok" balas Farhan


" ok bang, tapi orang kita yang mana?" tanya Vita, Vita pura pura ber-selfie padahal dia sedang mengambil foto orang yang di curigai nya, setelah dapat dia langsung mengirimkan nya pada grup mereka tak lama ada belasan dari Andi

__ADS_1


" itu orang kita dodol, bukanya orang jahat"


" 🤣🤣🤣🤣🤣" dari Budi


" astaghfirullah" dari Ana


" sensitif amat mbaknya🤣🤣🤣🤣"


"😎😎😎😎😎" dari Reyanand


"🙊🙊🙊🙊" dari Mira


Mira dan ana saling pandang lalu mereka tertawa dengan kebodohannya.


akhirnya mereka pun kembali ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan mereka yang tertunda, sampai tiba waktunya jam pulang kantor mereka pun memutuskan untuk pulang.


" ta, Lo bawa mobil nggak?"tanya Mira


" bawa sih, emang kenapa?"


"nggak juga sih, kalau nggak bawa gua anter"

__ADS_1


"nggak usah deh gua pulang sendiri aja" ya udah see you ya" kata Mira sambil mereka berjalan menuju parkiran.,dan akhirnya berpisah mengendarai kendaraan mereka masing-masing.


__ADS_2