Batas Kesabaran

Batas Kesabaran
Bab 46


__ADS_3

Ridwan menyusul Arif yang sudah menunggunya di taman rumah sakit, terlihat dari kejauhan Arif sedang duduk di bangku taman membelakangi arah Ridwan, Ridwan mendekat terdengar Arif sedang berbicara di telepon


" bagaimana luka kamu, apa masih sakit?"


"..."


" iya aku nggak tahu, tapai sepertinya malam ini aku nggak bisa, kasihan seharian ini bapak menunggu mama dan belum istirahat"


"..."


" baru juga tiga jam udah kangen aja" kata Arif sambil terkekeh, Ridwan berhenti setelah mendengar dengan jelas Arif sedang menelpon, Ridwan duduk di bangku yang tak jauh dari Arif tapi agak terlihat jelas dari arah Arif duduk, Ridwan sengaja ingin mendengar pembicaraan dan ingin tahu Arif bicara dengan siapa.


". . ."


" iya aku juga maunya nemuin kamu, tapi kan nggak mungkin aku ninggalin bapak dan Mama" kata Ridwan lagi


"..."


" iya maaf, oh ya sayang aku kayaknya nggak jadi tinggal di tempat kamu..." kalimat Arif terpotong


". . ."

__ADS_1


" sayang dengerin aku dulu, bukannya nggak mau, cuma bapak sama sekali nggak mau tinggal di apartemen punya kamu, lagian bapak sama mama sepertinya sudah curiga kalau aku mau ajak mereka tinggal di tempat kamu"


". . ."


" iya aku tahu, aku dan keluargaku akan menempati rumah dari Ridwan"


". . . "


"kamu tenang saja aku akan kerja di kafe kamu"


". . . "


" maaf lama tadi bapak Sam ibu ngajak ngobrol dulu" kata Ridwan sambil menduduki tempat


Susi arif, Arif terkejut dengan kehadiran Ridwan dia takut Ridwan mendengar semua ucapnya


" ada apa? kayaknya serius banget" tanya Ridwan


" ada hubungan apa Lo sama istri gue?" Ridwan mengejutkan keningnya, sepertinya Ridwan menangkap ada bau bau kecemburuan, timbul ide jail untuk menggali apa Arif mencintai Mira atau tidak


" emangnya kenapa?"tanya Ridwan dengan santai

__ADS_1


" wan denger ya Mira itu istri gue, nggak baik Lo punya hubungan sama kakak ipar Lo" kata Ridwan dengan nada suara yang sudah naik satu oktaf, Ridwan tersenyum


" Rif Lo denger gue kenapa emang kalau Mira punya hubungan Sama gue atau Andi misalkan orang, sekarang tuh nggak sedikit istri yang selingkuh, karena suaminya seorang peselingkuh, mungkin wajar ya Mira mulai memikirkan orang lain karena dia merasa tidak di hargai sama Lo, " kata Ridwan


" maksud Lo apa?"Arif sudah mulai terpancing emosi


"" apa Lo, bilang istri? apa selama ini lo pikir Mira istri Lo? gue rasa nggak" kata Ridwan sambil tersenyum mengejek " ada beberapa hal yang harus Lo inget seumur hidup Lo, Mira itu wanita baik baik, wanita yang punya harga diri karena orang yang baik adalah orang yang bisa menghargai dirinya dan tidak merusak rumah tangga orang lain, dan laki laki yang brengsek adalah laki laki yang lebih mamiillih selingkuhan dari pada istrinya, dan laki laki


brengsek itu sekarang ada di depan gue "' kata Ridwan dengan nada mengejek " dan gue tegaskan ke elo ya kalau Lo akan menyesal kalo Lo tau siapa dia sebenarnya" kata Ridwan lagi" dan dengar, yang mau sama Mira tuh


banyak, dan dia akan dengan mudah move on dari Lo yang notabenenya seorang suami yang dijodohkan dan se o rang pe se Ling kuh, dan satu lagi Lo mau tau wanita macam apa wanita yang sekarang Lo pilih, Lo bisa cari tau kalo Lo mau tau sih" kata Ridwan sambil mengendikan bahunya


" dan gue nggak nyangka selama ini gue mengenal seorang Arif yang alim taat akan agama, ternyata adalah seorang laki laki uang suka mendekat ke neraka, gue nggak nyangka Lo bakalan melangkah sejauh ini Rif, saran gue sebaiknya Lo berhenti jangan lanjutin dosa ini rif, apa Lo nggak iba sama orang tua Lo uang harus menanggung beban begitu berat karena perbuatan anak anaknya, dengar semarah marah nya gue sama Lo, tapi Lo masih kak ipar gue, dan yang paling penting adalah gue ngelakuin ini buat mama sama bapak karena bukan hanya kasus kamu yang akan menyakiti mereka tapi juga kenyataan tentang adek Lo" kata Ridwan panjang lebar, Arif tidak melakukan pembelaan ataupun penyanggaan


dia berfikir apa yang di jelaskan Ridwan ada benarnya.


" yaaah walaupun Mira belum tentu mau, tapi setidaknya Lo lakuin buat orang orang tua lo"


Aris menghela nafas


" Lo bisa renungin apa yang gue bilang" kata Ari int " gue pulang" sambungnya bsambil menepuk bahu Arif pelan dan berlalu.

__ADS_1


__ADS_2