
Hi readers!
Jika saat ini kalian telah sampai di sini, itu artinya kalian telah selesai membaca salah satu novel pilihan editor NTWA season 1!
Bagi yang belum membaca dari awal, segeralah maraton! Karena kalian akan merasakan kehidupan megah dan wah seperti Ansa dan Jaro, hihi.
Saya akan kembali membahas tentang novel ini!
Gimana nih? Apakah kalian sudah merasa menjadi sutradara dadakan, yang berhasil menebak sifat pemeran utamanya walaupun hanya dari judul novel ini?
Apakah awalnya kalian berpikir, dua pemeran utama dalam novel ini tidak menyatu karena adanya masalah keluarga dan ajang balas dendam? Haha!
Mengapa berjudul Cherophobia Swan? Apakah tidak ingin diganti dengan cara menyembuhkan fobia, aku takut bahagia, cinta dari fobia, dan lainnya?
Saya berpikir jika judulnya berupa seperti itu, maka dikhawatirkan akan tak terlalu mudah diingat.
Di awal, saya sudah mengaitkan sosok Ansa seperti seekor angsa. Bahkan di cover-nya terlihat wanita dan angsa yang berhadapan.
Jujur, 'Hansaria' memang memiliki arti 'angsa' dari bahasa Sanskerta. Wanita yang anggun, ambisius, dan setia.
Lalu muncullah teman yang menemani perjalanan kisah Ansa. Jamario, berasal dari bahasa Italia yang artinya 'pelaut'. Pria tangguh, ramah, dan disukai banyak orang.
Ah! Dan satu jebakan dari saya waahaha!
Pemeran buaya berbulu domba, Ranu yang memiliki arti seperti 'Situ'. Yup! Artinya 'danau'. Pria yang langsung menyerang Ansa dengan janji-janji manis pake bangeett!
Awalnya saya tak tega, tapi inilah hidup. Tetap perlu waspada dengan orang yang (terlihat) baik. Loh?!
Di sini saya ingin menceritakan fobia, yang sebenarnya saya pun memilikinya. Tapi saya tak sampai menyayat nadi atau yang kelewat batas ya, hehe.
Saya ingin menulis kisah yang membuat kalian di awal sangat jatuh cinta dengan karakter Ansa dan Jaro. Tapi saat kalian tahu kehidupan keluarga mereka yang penuh rahasia, apa yang kalian rasakan?
Ibarat : semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang meniupnya.
Seakan saat mereka semakin mendapatkan kebahagiaan, cobaan semakin berdatangan untuk menjatuhkan mereka.
__ADS_1
Chero (bahagia) phobia (fobia/takut) sebenarnya tidak berbahaya. Ini hanya sebagai perasaan cemas terhadap apa yang akan terjadi. Mangkanya saya bilang di awal, kalau fobia ini jarang disadari oleh kebanyakan orang.
Apa yang dibutuhkan untuk menekan perasaan cemas?
Kalian semua pasti tahu! Kalian semua pasti berusaha mengatasi cemas dengan bercerita, karena ngga bisa kalau dipendam aja. Ya kan?
Dari situlah, saya mendapat kata 'harus cerita, harus ada yang ngedukung, harus punya orang yang mau mendengar'.
Tapi lagi-lagi, inilah hidup. Di dunia ini tak ada yang memiliki kehidupan yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Tuhan.
Lalu bagaimana jika orang tersebut memiliki masalah yang membuat mereka putus asa dan tak ada yang mendukungnya? 😣
Dan jadilah kisah ini!
Konflik internal dari keluarga Ansa dan Jaro. Saya menceritakan keretakan pernikahan, tapi dari segi pandang seorang anak. Ini juga bisa jadi pelajaran untuk para orang tua yang rada egois, memilih untuk memikirkan yang lain tanpa peduli anak-anaknya.
Banyak yang kayak gitu? Banyak banget! Terutama untuk yang bermasalah dengan 'Orang ke-3'. *waduh!
Daripada menyalahkan apakah perebutnya wanita atau pria, saya memilih untuk menceritakan dari segi anak-anaknya.
Jawabannya...
Saya dari keluarga yang 20 tahun masih utuh. Saat melihat berita di televisi, bahkan di noveltoon ini, saya mulai merangkai cerita tentang anak di dalam keluarga 3R (Rumit, Rahasia, Retak).
Kalau ada yang memiliki keluarga seperti di novel ini, saya ucapkan terima kasih karena kalian masih bertahan hingga saat ini. Terima kasih karena masih mau menghadapi semuanya, dan memaafkan atas apa yang telah terjadi.
Selain memiliki kelebihan, Ansa dan Jaro memiliki kelemahan. Tentu saja kalian sudah tahu kelemahan Ansa! Sesuai dengan judul novel ini, 'Cherophobia Swan.'
Menurut kalian, apa kelemahan Jaro?
Saya sudah menyindirnya lewat lagu Lathi karya Weird Genius ft Sara Fajira.
"Ajining diri ono ing lathi."
Ya! Beberapa kali saya menceritakan bahwa Jaro tak bisa mengendalikan emosinya, diikuti dengan omongannya yang pedas!
Lalu ada dua lagu yang berlawanan. Supaya kalian, para pembaca, tak bisa menebak akhir kisah ini *ups!
__ADS_1
Lagu Impossible milik James Arthur tentang retaknya suatu hubungan. Kemudian di akhir, barulah muncul lagu Clarity milik Zedd ft Foxes tentang dua insan yang sering ribut tapi tetap bersama.
Saya menuliskan novel ini, dengan niatnya untuk memberikan inspirasi dan pelajaran bagi readers.
Dunia ini adil kok, ada hal yang menyedihkan dan ada hal yang menyenangkan. Banyak hal yang perlu diketahui, disyukuri keberadaannya, dan dilewati penuh kesabaran.
Saya tak akan membuat kalian pusing dengan banyak sekali pemeran. Sehingga saya hanya berfokus kepada Ansa beserta keluarga Hardiyata, Jaro beserta keluarga Daghiawi, apa yang didengar oleh Ansa, apa yang didengar oleh Jaro.
Kesannya saya malas memberi nama pada pemainnya ya? haha! Bisa jadi.
Dan tentang Orbifly, si kendaraan fiksi ilmiah....
Ini hanya karangan saya yah. Inginnya memberi saran kepada para arogan yang suka membelah jalanan. *saranatausindir?
Tapi lagi-lagi, saya tetap memberikan kelemahan dari alat itu. Teknologi buatan manusia memanglah seperti pisau bermata dua, ada sisi menjanjikan dan ada sisi merusak.
Maaf, kalau saya masih menuliskan sesuatu hal yang menyindir salah satu profesi. Walaupun ini fiksi, tak bolehkah saya menuliskan rasa resah saya terhadap manusia di jaman ini? Tiada gading yang tak retak.
Namun, berusaha berubah menjadi lebih baik itulah pilihan yang tepat!
Sekali lagi, mohon maaf jika masih ada kata-kata dalam novel ini yang menyindir, menyinggung, dan kurang berkenan untuk para pembaca sekalian.
Inilah novel Cherophobia Swan, dengan kisah angsa dan pelaut yang saling melengkapi, mendukung, menerima.
Selama pembuatan novel ini, saya sempat down, terutama di saat Ansa dan Jaro yang ribut bak badai/storm. Ngga tega, itu yang muncul di pikiran saya.
Tapi tak apa, karena badai pasti berlalu. Hingga akhirnya, karya ini telah tamat. Walaupun ku gantung 😄
Untuk readers, terima kasih atas like, vote, rate-nya. Kalau komentar, kayaknya cuma dikit ya? *eh.
Happy reading & menebar krisan
💐💐💐💐💐
...Salam Noejan (Kang Nyindir)...
__ADS_1