Cinta Itu Kasih

Cinta Itu Kasih
Episode 14 Perjodohan


__ADS_3

“astaga gadis bodoh ini benar-benar ya…!!!”


ujar Karina kesal dengan sahabatnya yang sejak memasuki mobilnya sudah memasang


wajah cemberut. Karina menjemput Kasih di halte bus untuk berangkat ke sekolah


bersama. Kasih tidak mempedulikan Karina yang kesal melihatnya cemberut. Ia


benar-benar sedang kesal sekarang. Perdebatan dimeja makan pagi ini sukses


membuat Kasih menahan amarahnya yang sudah sampai diubun-ubun. Ia kesal karena


tidak bisa menang berdebat dengan pria yang jauh lebih tua dari dirinya itu.


“ada apa? Setidaknya ceritakan padaku apa


yang membuatmu kesal”


“ugh! Aku ingin sekali menarik rambut dan


mencakar wajah pria gila itu” ujar Kasih penuh emosi


‘ternyata karena pria gila itu’ batin


Karina “ceritakan!” ujar Karina sembari tetap fokus menyetir mobil miliknya.


“semalam aku tidak sengaja… eumm…” Kasih


menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan sedikit rasa malu terlebih


ialah yang memasuki kamar tuan Smith dan tidur dikamar itu tanpa permisi. Namun


ia tetap menceritakan kejadian itu pada Karina.


Setelah selesai menceritakan semuanya pada


Karina, bukannya Karina prihatin dan membela Kasih namun Karina malah


menertawakan sahabatnya yang sudah seperti adik perempuan baginya. Berkat itu


Karina mendapat deatglare dari Kasih. ‘jelas aja kau memang patuh ditertawakan


dasar gadis cerdas tapi sangat polos! Memang kau tidak akan berpikir jika rumah


sebesar itu tidak akan dipasangkan CCTV? Aku berani bertaruh pria gila itu


bukan sengaja mengintipmu tapi kau sendiri yang tidak menyadarinya. Dasar!’


“maafkan aku,Hahaha….” Karina berusaha


mengontrol dirinya yang ingin terus tertawa karena merasa sangat lucu dengan


tingkah Kasih. “aku tidak bermaksud menertawakanmu, hanya.. Haha…”


“kau! Aku memecatmu menjadi sahabatku!”


uajar Kasih kesal melihat Karina menertawakannya setelah ia bercerita.


“jangan marah Nona Kasih yang cantik.. Hehe


“ Karina nyengir “baiklah aku tidak akan tertawa lagi. Aku akan serius


mendengarkan masalah sahabatku yang cantik ini. Sudah jangan marah lagi ya”


 


 


“aku kesal sekali! Ia bahkan dengan berani


merekam diriku yang sedang mengganti baju. Aku tidak menyangka ia bisa berbuat


hal yang menjijikkan begitu. Huh! Membuatku sangat kesal. aku ingin menghajar


wajahnya sampai bengkak!” ujar Kasih mengebu-gebu


“hey! Nona Kasih perhatikan perkataanmu. Kau bahkan melupakan tata krama yang


kau pelajari selama ini ya?” goda Karina


“aish! Aku tidak peduli lagi dengan segala


macam tata krama bodoh itu. Aku sedang kesal!”


“baik..baiklah.. terserah kau saja nona.”


Ucap Karina mengalah “ lalu sekarang apa rencana nona pemarah ini?”


“ah! Aku tidak tau harus berbuat apa…” kata


Kasih mendesah putus asa “aku tidak bisa terus seperti ini. Lama-lama aku bisa


jadi gila jika terus tinggal serumah dengan pria gila itu. Aku harus memikirkan


sebuah cara agar aku bisa secepatnya menyelesaikan masalah ini.”


“oh! aku punya sesuatu yang ingin


kusampaikan padamu” ujar Kasih teringat sesuatu lalu menyodorkan ponsel


miliknya pada Kasih. “aku sudah meminta ayahku untuk mencari informasi tentang


pria pada foto yang kau berikan padaku tempo hari. Tebak apa yang aku temukan”


tanya Karina pada Kasih yang menatapnya serius


“orang yang ada di foto itu adalah tuan


muda keluarga Alexander. Kau tau?”


“tau apa?” tanya Kasih tidak mengerti


“aish! Anak ini benar-benar…”Karina


berdecak kesal “aku heran kau ini sebenarnya makhluk dari planet mana sih? Masa


tuan muda dari keluarga Alexander yang sangat terkenal saja kau tidak tau. Apa


kau tidak pernah membaca berita? Majalah, koran atau menonton tv selama ini?”


tanya Karina sewot


“aku tidak mengenal orang itu. Aku bahkan


tidak pernah melihat wajahnya sama sekali bagaimana aku bisa tau?” kata Kasih


acuh sembari menatap foto seorang pria, Pria dengan setelan jas rapi dan


posenya yang angkuh.


“Ayahku sudah menyelidikinya. Ayah berpesan


agar berhati-hati bila berurusan dengannya. Jika bisa, menghindarlah sejauh


mungkin.”


“jika bisa..Karina. itu jika bisa pasti


sudah kulakukan sedari dulu.” Kata Kasih sedih


“aiyah! Kau tidak usah sedih dulu.


Apapun  yang terjadi aku tidak akan

__ADS_1


mundur untuk membantumu.”ucap Karina yakin


“eum… terima kasih Karina. Kau memang


sahabatku yang paling baik” ujar Kasih tersenyum manis pada Karina


“tentu saja….”


“iyaaa..iyaaa..aku tau kau yang paling


sempurna!!! Sahabatku yang paling cantik dan baik hati di dunia” imbuh Kasih


cepat sebelum Karina melanjutkan perkataann narsinya


“ahh… kau memang paling memahamiku.” Ujar


Karina senang. Kasih tersenyum menanggapi. ‘yah aku memang harus memahamimu


jika tidak, kau akan mulai bicara dan aku tidak tau kapan kau akan berhenti


bicara’


“ah! Aku sudah mendapatkan semua informasi


yang kau butuhkan dari Ayahku, kau harus menemaniku berbelanja nanti.”


“baik” ucap Kasih pasrah pada gadis manis


dihadapannya.


“aku sudah mengirimnya ke ponselmu , kau


bisa memeriksanya nanti”


“baik. Aku mengerti. Terima kasih atas


bantuannya Nona Karina yang cantik.” Ucap Kasih dengan nada lebay yang


dibuat-buat. Karina mengangguk senang.


Sementara disebuah perusahaan besar yang


memiliki gedung paling mewah serta paling tinggi dikota ini. Perusahaan itu


adalah perusahaan milik keluarga Alexander. Dan presdir perusahaan itu adalah


tuan Smith. Tuan Smith adalah orang yang terkenal karena kehebatannya dalam


berbisnis, dalam dunia bisnis siapa yang tidak mengenal Tuan Smith Alexander


seorang pria lajang yang sangat sukses. Semua wanita memujanya berharap agar


bisa menjadi Nyonya Alexander. Namun itu sepertinya tidak mungkin karena Tuan


Smith sangat membenci wanita, ia tidak mau terikat hubungan apapun dengan


seorang perempuan manapun.Tuan Smith tidak punya siapapun ia seorang yatim


piatu sejak umurnya 17 tahun ia hanya dirawat dan dibesarkan oleh pelayan


setianya John. Orangtua tuan Smith meninggal karena kecelakaan pesawat dan meninggalkan


Tuan Smith seorang diri. Karena rasa kehilangan yang begitu besar membuat Tuan


Smith tidak peduli pada apapun dan hanya bertekad untuk membangun perusahaan


yang ditinggalkan keluarganya hingga mampu menjadikan dirinya sebagai seorang


yang sangar kaya raya dan berkuasa. Hanya saja hal itu membuatnya berubah


menjadi pria yang dingin dan ambisius ia tidak akan mengasihani lawan


bisnisnya. Dengan mudah ia akan menghancurkan sebuah perusahaan jika berani


melawannya. Sudah tak terhitung berapa banyak perusahaan yang gulung tikar hanya


dingin dan terkenal kejam membuatnya banyak musuh dimana-mana.


“Tuan saya sudah menyelidiki Nona Kasih


seperti perintah anda.” Kata sekertaris Tuan Smith sembari menyerahkan sebuah


dokumen diatas meja Tuan Smith.


“hm,” ucap Tuan Smith mengambil dokumen itu


dan memeriksanya


“Nona Kasih hanya seorang siswi SMA.


baru-baru ini keluarga Nona Kasih mengalami kebangkrutan karena ulah seseorang


bernama Tuan Darma. Saya sudah menyelidiki Tuan Darma orang itu sudah


meninggalkan negara ini Tuan.” Lanjut sang sekertaris menjelaskan.


“mengenai kejadian di bar, apa kau sudah


menyedlikinya?” tanya Tuan Smith tanpa menaglihkan pandangannya dari membaca


dokumen ditangannya.


“sudah Tuan. Saya mendapati kalau memang


benar Nona Kasih yang membawa minuman itu ke tempat anda, tapi bukan nona Kasih


yang menaruh obat itu Tuan. Sementara ini saya masih menyelidiki siapa pelaku


sebenarnya Tuan”


“apa maksudmu, bukan dia? Lalu siapa?!”


kata Tuan Smith setengah berteriak


“maafkan saya Tuan, saya masih belum


menemukan siapa pelakunya”


“aku ingin kau menemukan pelaku sebenarnya.


Segera!”


“baik Tuan” kata sekertaris itu membungkuk


hormat. Lalu Tuan Smith mengibaskan tangannya memberi isyarat agar sang


sekertaris meninggalkan ruangannya. “baik Tuan saya permisi”


Setelah sekertaris itu pergi Tuan Smith


lalu melihat foto Kasih ‘jadi aku sudah salah sangka pada gadis bodoh ini.’


Drt..drt..drtt..


Ponsel Kasih tiba-tiba bergetar menandakan


sebuah pesan masuk keponselnya. Saat ini Kasih dan Karina sedang berada di


kantin sekolah.


HAI KASIH, INI AKU REY?


Kasih tersipu malu membaca pesan tersebut

__ADS_1


membuat Karina yang duduk disebelahnya mengintip ponsel Kasih penasaran. Karina


terperangah mengetahui siapa yang sedang berkirim pesan dengan sahabatnya.


“astaga! anak ini luar biasa!!! Apa itu


sungguh Kak Rey dari keluarga Wijaya? Kakak kelas kita yang tampan?” ujar


Karina setengah berteriak


Kasih hanya mengangguk mengiyakan. Kasih


sedang sibuk membalas pesan yang dikirimkan Rey padanya.


AKU SEDANG DALAM PERJALANAN KE SEKOLAH.


SEBENTAR LAGI AKU AKAN SAMPAI.


BENARKAH? JIKA KAU ADA WAKTU MALAM MINGGU


BISAKAH KITA BERTEMU?


Kasih bingung harus menjawab apa.


Sebenarnya ia ingin sekali menerima ajakan itu, namun ia tidak ingin nantinya


akan ada masalah dengan Nirmala. Melihat kebimbangan sahabatnya membuat Karina


bingung.


“apa yang kau lakukan? kau tidak ingin


membalas pesan dari pemuda tampan yang sedang mulai mengejarmu?”


“apa yang sedang kau bicarakan? Siapa yang


mengejar?”


“hais! Ternyata nona Kasih yang sangat


cerdas di pelajaran tapi sangat bodoh dalam hal percintaan.”


Pletak!


Kasih melayangkan sebuah jitakan kearah


jidat Karina. Jitakan itu meninggalkan bekas merah.


“wah! Kau ini benar-benar… aku akan


membalasmu nanti.” Ucap Karina mengerucutkan bibirnya. Kasih hanya tertawa


melihat tingkah Karina.


“kemarikan ponselmu”


“apa yang ingin kau lakukan?” tanya Kasih


bingung


Karina merebut ponsel Kasih dan mengetikkan


sesuatu diponsel itu


“apa yang kau lakukan?!” tanya Kasih


mencoba merebut kembali ponselnya.


“aku membantumu mendapatkan pangeran impianmu,


tentu saja” Kata Karina enteng


“what?!” Kasih semakin keheranan. “apa


maksudmu?” Kasih mengecek ponselnya dan terbelalak setelahnya.


“bagaimana? Aku hebat kan?” Ucap Karina


bangga


“aish! Anak ini…kau harus kujitak lagi ya!”


ujar Kasih geram.


“ada apa? Kau ingin menjitakku? Kenapa? Bukannya


kau sudah lama menyukainya..?”


Suara Karina yang lantang membuat beberapa


murid yang juga sedang  menikmati makan


siangnya di kantin mengalihkan padangan  mereka pada mereka berdua. Sebelum Karina mulai berbicara lagi Kasih


segera membekap mulut Karina


“berhenti membual dasar kau!!!” ucap Kasih


setengah berbisik dan dibalas oleh Karina dengan anggukan. Lalu Kasih melepaskan


bekapnnya.


“apa  yang salah? Aku hanya mengatakan kebenaran. Bukankah kau sangat ingin


mendekatinya? sekarang ia sendiri yang datang mengejarmu apalagi yang kau


tunggu?”


“kau tidak mengerti”


“apa? Apanya yang tidak kumengerti? Kau ingin


membiarkan cinta pertamamu berlalu begitu saja?”Kasih hanya terdiam tidak


menjawab perkataan Karina. Ia bingung harus berkata apa.  “jika kau sungguh menyukainya kau harus


memperjuangkannya Kasih. Kau tidak boleh membiarkan dirimu terikat dengan masa


lalu. Aku mengerti tentang semua hal yang telah terjadi padamu, tapi aku tidak


ingin kau terus berlarut dengan keputusasaan. Aku ingin kau bangkit dan meraih


cinta pangeran impianmu Kasih”


“aku merasa tidak pantas untuknya, dan lagi


ia sudah memiliki Nirmala…”


“hais!!! Kau tidak usah khawatirkan itu”


imbuh Karina cepat. “mereka tidak saling mencintai. Itu hanya perjodohan antar


keluarga saja”


“hah? Perjodohan?” tanya Kasih tidak


mengerti


“hm!” Karina mengagguk cepat “aku


mengetahuinya saat sedang dihukum diruang guru. aku tidak sengaja mendengar


kepala sekolah mengataknnya.” Jelas Karina pada Kasih yang menatapnya penuh

__ADS_1


tanya


BERSAMBUNG…


__ADS_2