Cinta Itu Kasih

Cinta Itu Kasih
Episode 19 Tuan Adam


__ADS_3

Karina yang diantar pulang oleh para penculik sekarang sedang mondar-mandir dikamarnya mencemaskan sahabatnya yang tidak ada kabar. Berkali-kali ia berusaha mencoba menelpon Kasih namun selalu saja tidak dapat terhubung. Mendesah kesal Kasih menghempaskan kakinya ke lantai kamarnya untuk yang kesekian kalinya.


“Kasih aku berharap kau baik-baik saja. “Gumam Karina berharap. “Aku sangat penasaran siapa yang menculik kita, dan kenapa hanya aku yang dilepaskan sedangkan kau... Haiiisss!!! Bisa gila aku. Kemana mereka membawamu Kasih,”Karina yang terus mencari namun tak kunjung menemukan merasa putus asa, ia bahkan sudah meminta tolong pada sang Ayah untuk membantunya mencari dimana sahabatnya itu berada. Namun nihil.


“kenapa aku sama sekali tidak bisa menemukan keberadaanmu setiap kali kau menghilang sih! Ah! Bisa gila aku... “gumam Karina kesal


Sementara itu dikapal pesiar tampak tuan Smith yang sedang duduk di sebuah kursi yang disediakan untuknya dan Kasih yang berdiri disebelahnya menatap pria yang tengah diseret oleh dua pengawal kehadapan tuan Smith. Pria itu adalah tuan Adam. Kedua pengawal yang menyeret tuan Adam menghempaskannya tepat dibawah kaki tuan Smith yang menatapnya tajam.


“jadi ini semua ulahmu? “ tanya tuan Smith pada tuan Adam


“kakak,”ucap tuan Adam yang langsung mendapat deathglare dari tuan Smith

__ADS_1


“Ah! Kau kejam sekali padaku. Biar bagaimanapun aku ini adikmu loh. Aku berhak memanggilmu kakak, bukan begitu? Kakak??? “ tutur tuan Adam dengan gaya santai padahal saat ini tuan Smith sedang menatapnya dengan tatapan marah.


“jika kau masih sayang pada nyawamu, sebaiknya jaga ucapanmu. Siapa yang kau panggil Kakak?! Aku bukan kakakmu. “tegas tuan Adam dengan nada tegas


Kasih yang sedari tadi hanya terdiam menyaksikan, memandangi tuan Smith ngeri. ‘betapa kejam dan tidak berperasaannya pria gila ini. Adiknyapun tidak diakuinya. Bagaimana dengan...’ Kasih mengelus perutnya yang masih rata dengan pandangan nanar. ‘apakah dia tidak akan mengakui anak ini juga?’


“kakak, aku tidak berbuat kesalahan. Aku melakukan ini karena kau terlalu pemilih dalam hal wanita. Aku khawatir padamu yang akan melajang seumur hidupmu dan kau tidak akan memiliki pewaris nantinya. Jadi adikmu yang baik hati ini datang untuk membantumu. Tapi rencanaku agak sedikit berbeda. Tadinya aku hanya akan mengambil anak dari wanita yang kau tiduri tapi sepertinya aku sedikit tidak tega dengan bocah ini. Ia masih sangat muda dan juga cantik. Sayang sekali jika ditelantarkan begitu saja, bukan? “Tutur tuan Adam panjang lebar.


“jangan ikut campur urusanku dan segeralah pergi dari hadapanku. Aku muak melihat wajahmu itu! “bentak tuan Smith dengan nada dingin


Bukannya takut tuan Adam malah terkesan santai tidak takut sama sekali dengan kakak tirinya yang tekenal kejam dan tidak punya belas kasihan itu.

__ADS_1


“Oh, kakak kau membuat gadis manis di sampingmu itu takut.”canda tuan Adam melirik Kasih yang berdiri tepat disamping tuan Smith.


“Hentikan omong kosong kalian” Celetuk Kasih marah “Aku tidak mengerti dan aku sangat tidak tertarik dengan urusan kalian berdua.Lagipula Aku sama sekali tidak mengenal kalian. Tapi kalian malah seenaknya melakukan semua ini padaku. Apa kalian ini masih waras?! Akibat perbuatan kalian hidupku hancur! Aku sudah tidak punya masa depan.” Ujar Kasih emosi. Kedua bola matanya tampak berkaca-kaca menahan tangis


Semuanya diam tidak ada yang bersuara bahkan tuan Adam yang sangat cerewet dan suka sekali membantah saat itu juga ikut terdiam. Ia sendiri sadar akan kesalahan apa yang telah ia perbuat pada gadis muda itu. Namun Kasih bukanlah bagian rencananya, Kasih hanya kesalahan dalam rencananya. Namun meski begitu, tetap saja membuahkan hasil yang ia harapkan. Kasih kini tengah mengandung seorang pewaris keluarga Alexander. Disisi lain tuan Adam sangat senang rencananya berhasil namun ia juga terbebani dengan kesalahan dalam rencananya yang mengakibatkan hancurnya kehidupan seorang gadis bernama Kasih.


“sebenarnya apa kesalahanku sampai Tuhan membuatku menderita seperti ini?! Hidupku sudah tidak berguna lagi. Aku sudah tidak punya apa-apa selain nyawaku. Terima kasih pada kalian berdua yang sudah dengan sukses menghancurkan masa depanku dan hidupku. Asal kalian ketahui aku sangat membenci kalian berdua!”ujar Kasih sambil berlari pergi meninggalkan tempat itu dengan menangis


Setelah Kasih berlalu pergi, tuan Smith menatap tuan Adam marah.


“Kau! “ujar tuan Smith bernada membentak “aku akan mengurusmu nanti. Sebaiknya kau persiapkan dirimu, aku tidak akan lembut kali ini. “ Kata tuan Smith bernada serius lalu berbalik pergi menyusul Kasih. Tuan Adam yang tangannya terikat lalu digiring lagi oleh duo orang pengawal untuk dikurung.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2