Dear Sang Mantan

Dear Sang Mantan
Usaha Baru


__ADS_3

Pagi ini setelah aktifitas jasa pengiriman paket berjalan dan ketiga karyawanku telah berangkat kerja semua aku segera menghubungi nomor ruko yang semalam kami lihat


Di tulisan yang tertempel semalam aku ketahui jika yang memiliki ruko bernama Bapak Sunarya


Jadi ketika tersambung dan dijawab aku segera menjelaskan pada beliau jika aku semalam secara tak sengaja aku melihat ruko beliau


"Jika mbak Intan ada waktu, bagaimana jika sekarang kita melihat rukonya ?"


Aku langsung mengiyakan dan segera bersiap, ruko langsung aku tutup dan aku berpesan pada yang membuka usaha di sebelahku jika aku pergi sebentar, dan jika ada yang datang ingin mengirimkan paket silahkan datang setelah Dzuhur


Aku menaiki motor dan langsung bergegas menuju ruko semalam yang tidak begitu jauh dari tempatku sekarang


Saat aku sampai, aku lihat rolling ruko masih tertutup rapat, itu artinya pak Sunarya belum tiba, dan aku segera mematikan motor dan tetap duduk di atas motor


Sekitar sepuluh menit menunggu, sebuah mobil mahal berwarna putih masuk ke halaman ruko dan turun seorang lelaki paruh baya


Beliau tersenyum ke arahku sambil mengulurkan tangannya


"Mbak Intan, ya?"


Aku mengangguk sambil tersenyum pula


"Sendirian saja mbak?, suaminya mana?"


Aku tersenyum kecut mendengar pertanyaan beliau


"Ah tidak masalah mbak sendirian, mungkin suami mbak sibuk kerja" tambah beliau yang mengajak ku berjalan kearah pintu rolling dan beliau langsung membuka pintu rolling


"Jika mbak mau ada sekatnya, akan kami buatkan sekatnya"


Aku hanya mengangguk dan terus mengedarkan pandanganku pada ruangan luas ini


"Dan ini kamar mandinya" ucap beliau sambil berjalan kearah belakang, dimana terdapat tiga kamar mandi sesuai dengan rukonya yang berjumlah tiga pintu


Aku pun mengekor di belakang beliau ikut memeriksa kamar mandinya, yang ternyata kamar mandinya sangat nyaman


"Bagaimana mbak?" tanya beliau setelah kami melihat sampai kebelakang yang merupakan lahan kosong yang hanya tersisa sedikit


"Untuk harganya bisa kita nego mbak" ucap beliau ketika kamu kembali ke depan


"Sebentar pak, aku video call dulu sama saudara saya" ucapku yang langsung mendial nomor pak Uki


Seperti biasanya pak Uki dengan cepat langsung mengangkat panggilanku


"Ya mbak?" sapa beliau ketika panggilan video tersambung


Aku langsung mengatakan jika aku sudah berada di ruko dan sekarang sedang bersama pemiliknya


Pak Uki yang berkenalan dan melambaikan tangan pada pak Sunarya langsung menanyakan berapa luas bangunan, dan dengan lancar pak Sunarya menyebutkan luas bangunan secara keseluruhan

__ADS_1


"Nggak usah pakai sekat mbak, kan rencananya mau buka toserba kan?"


Aku mengangguk


"Tinggal mbak buat aja rak-rak dan etalase nanti biar karyawan saya yang mendesainnya, mbak tinggal tunggu saja hasilnya dalam seminggu ini"


Aku menganggukkan kepalaku


"Jadi menurut bapak ini bagus pak?" tanyaku


"In Syaa Alloh, Bismillah mbak...."


Aku menganggukkan kepalaku, terlebih karena aku tadi juga menunjukkan lokasinya yang makin membuat pak Uki setuju dengan pilihanku


"Bagaimana mbak?"


Aku mengangguk kearah pak Sunarya, lalu kami berjabat tangan


"Saya bayar DP nya saja dulu pak ya, nanti ketika rak dan yang lainnya ready, baru saya akan membayar lunas sewanya" ucapku yang langsung mentransfer nominal DP yang diinginkan oleh pak Sunarya


Setelah transaksi transfer DP tersebut, aku pulang dan kembali senyum sumringah terukir di bibirku


Lima hari berikutnya, pak Uki mengirimiku desain ruangan dan juga tata letak pengaturan barang daganganku nanti


"Rak nya sudah di jalan mbak, nanti begitu tiba mbak tinggal minta bantuan orang untuk merakitnya" ucap beliau lagi yang membuatku kaget


"Mahal, disini harganya jauh lebih murah, ekspedisi yang membawa barang pesanan mbak sudah saya bilang agar membawa rak itu juga"


"Dan rak ini free mbak, sebagai bonus dari saya karena mbak sudah mau berusaha dan bergabung bersama kami"


Kembali aku tak bisa berkata apa-apa lagi dengan kebaikan pak Uki padaku


"Selamat berusaha ya mbak, jangan sungkan hubungi pihak kami jika mbak menemukan kendala"


"Dan iya, saya sarankan segeralah mbak cari karyawan, karena saya yakin toko mbak akan membludak pembelinya"


"Aamiin" jawabku dengan mata berbinar


Dua hari selanjutnya pihak ekspedisi menelepon jika mereka akan mengantarkan barang ke tempatku


Aku yang begitu antusias tidak menyadari jika itu dua ekspedisi. Jadi ketika ekspedisi itu datang aku kelabakan sendiri karena di ruko tempatku sekarang jelas tidak akan muat


Segeralah aku meminta mereka mengantarkan ke ruko yang telah aku sewa


Ibrahim dan kedua temannya yang sedang mengantarkan paket tidak bisa aku mintai tolong, akhirnya aku menelepon ayahku untuk meminta tetangga di dekat rumah ayahku agar kesini membantu menurunkan rak besi dan rak gondola, serta barang-barang daganganku


"Kira-kira butuh orang berapa Ntan?"


Aku yang bingung melihat dua mobil besar di depanku ini bingung harus menjawab berapa

__ADS_1


"Sepuluh mungkin yah, boleh perempuan boleh laki-laki, tapi kalau bisa banyakin yang laki ya Yah"


Ayahku mengiyakan dan aku segera membuka rolling meminta pada empat orang supir dan helper ekspedisi itu menurunkan rak terlebih dahulu sembari menunggu tetangga kami yang datang


Tak lama datanglah enam buah motor termasuk satu motor ayah dan ibuku yang berboncengan, lima motor lain yang kesemuanya aku kenal karena mereka adalah tetangga rumah ayahku


"Yang mana Ntan?" tanya mereka


Aku langsung meminta yang laki-laki menurunkan rak karena terbuat dari besi dan baja sedangkan yang perempuan aku minta menurunkan barang-barang dari ekspedisi satunya yang berisi baju-baju, tas, aksesoris dan juga perabotan


"Jika berat biar yang laki-laki aja ya buk ibuk" ucapku


Mereka mengiyakan, dan karena jumlah yang laki-laki jauh lebih banyak, jadi menurunkan rak cepat selesai lalu berganti mereka menurun barang yang lainnya


Aku yang berdiri sibuk mengambil video mereka semua karena saat ini aku sedang melakukan live


Weh sudah siap launching ya sis?


Buruan sis, sudah nggak sabar nih pengen geruduk toko baru kamu


Selamat ya sis, pokoknya aku akan datang kesana, langsung mau borong


Sis butuh karyawan nggak? aku siap loh jadi karyawannya


Semua komentar mereka aku jawab satu-satu bahkan ketika mereka komentar mendoakan pun aku mengaminkannya


Dan kembali jantungku berdegup ketika Mario menonton live ku, aku hanya melambaikan tangan tanpa menyebut namanya, aku cuma bisa berharap jika dia bisa melihat bagaimana tingginya rindu di mataku padanya


Besoknya sesuai dengan yang telah aku sampaikan pada ayah dan tetangga ku, aku minta tolong pada mereka buat mencarikan orang yang bisa merangkai rak sekaligus menyusunnya


Dan sekalian aku meminta pada mereka jika ada anak atau saudara mereka yang mau bekerja di toko ku, agar hari datang ke ruko tempatku, untuk kutanya secara pribadi, aku nggak ada syarat khusus, yang penting mereka mau kerja dan jujur, itu saja


Tak kusangka ada lumayan banyak yang datang ke toko, dan aku tentu saja senang, itu artinya aku bisa bermanfaat untuk orang lain


Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lainnya?


Itulah yang kudapat dari ayah ibuku dan juga dari pak Uki sebagai mentorku


Satu minggu selanjutnya akhirnya tokoku ready, semua rak telah tersusun rapi dengan barang pajangan di atasnya, begitu juga dengan etalase, semuanya telah terisi dengan berbagai macam aksesoris dan pernak pernik


Bahkan manekin juga sudah terpasang walau jumlahnya tak banyak, hanya untuk pemanis pajangan baju dan celana daganganku


Dan karena besok adalah launching toko ku, aku dan seluruh karyawanku yang berjumlah lima belas orang mempromosikan di sosial media kami masing-masing


Aku bahkan memasang baliho besar di depan toko yang digantung untuk memberitahu para pemakai jalan raya jika tokoku akan segera buka dan aku memberi potongan harga sepuluh persen untuk tiap pembelian di atas lima ratus ribu


"Bismillah.... semoga kali ini aku bisa sukses ya Rabb....." doaku ketika toko telah tertata rapi


Orang tua, saudaraku, dan semua karyawanku mengaminkan doaku

__ADS_1


__ADS_2