
River sedikit terkejut dengan perkataan pria pemabuk itu, dalam hatinya River berpikir apakah orang itu tahu jika dirinya adalah seorang Dewa.
Terlebih lagi orang itu sepertinya tahu jika River menggunakan memalsukan identitasnya.
Sebelum River bisa menghilangkan kebingungannya, orang itu kembali berbicara.
"Biar aku tebak, kau adalah orang yang mengirim Raja Iblis datang ke kota ini beberapa hari yang lalu, kan?"
Dia terlalu pintar untuk seorang Dwarf - pikir River.
Ras Dwarf memang dianggap sebagai ras yang pintar karena ahinya menciptakan teknologi sihir seperti Rune dan semacamnya, selain itu mereka memiliki keahlian dalam menempa senjata yang hasilnya tidak bisa diragukan lagi.
Dia juga orang yang bisa membunuh Raja Iblis seperti Boris dengan mudahnya.
Memiliki kepintaran yang luar biasa dan kekuatan yang hebat, jelas orang yang ada di hadapan River bukanlah orang biasa.
Siapa dia sebenarnya - batin River bertanya-tanya.
"Kalau memang orang yang mengirim Raja Iblis itu adalah aku, lalu kenapa? Aku sengaja datang langsung ke tempat ini untuk mencari orang yang membunuhnya, dan aku telah menemukannya sekarang..." kata River mencoba mengintimidasi pria di depannya yang sudah dipastikan adalah pendekar mabuk.
Namun pria itu tidak gentar menghadapi River melainkan tersenyum santai, "Yah, asalkan kau tahu kalau aku sebenarnya sudah memperkirakan kedatanganmu, jadi aku sudah mempersiapkan beberapa perangkap kecil untukmu."
River mengernyitkan dahinya mendengar jika lawannya sudah menyiapkan perangkap untungnya.
Mana dirinya tiba-tiba terserap cukup banyak tanpa alasan yang jelas, River kebingungan dan melihat ke bawah kakinya yang sudah terdapat rantai emas yang mengikatnya.
River ingin mengambil pedangnya untuk menghancurkan rantai itu, tapi tangannya ternyata juga telah dirantai.
"Sejak kapan?"
River sangat terkejut sebelum akhirnya ingat dengan kakinya yang dipegang oleh musuhnya dan saat dirinya adu panco, pada saat momen itulah pendekar mabuk memasang rune sihir untuk mengikat pergerakan River.
Tapi perangkap orang itu bukan hanya sampai disana. Dinding Bar kurcaci merah tiba-tiba mengeluarkan corak rantai berwarna emas sebagai penghalang agar River tidak bisa keluar dari tempat itu.
Ternyata semuanya adalah perangkap, mulai dari orang yang mengajak River masuk ke Bar dan adu panco itu semua adalah perangkap. Dan anehnya River tidak menyadari itu, perangkap yang musuhnya sediakan ternyata sudah dipoles dengan baik.
"Sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini tapi ... tindakanmu terhadap dunia sudah sangat berlebihan, jadi kami akan menyegelmu untuk selamanya wahai Dewa Kegelapan."
Suara pendekar mabuk bergema di ruangan itu sementara wujudnya sudah menghilang dari hadapan River.
*Sudah kuduga dia tahu identitasku*! - batin River.
Setelah dipikir-pikir lagi River menyadari jika rantai dan ruangan yang digunakan untuk menyegel dirinya itu sama persis dengan kristal penyegel yang dimiliki oleh Nolectre. Itu adalah benda suci milik para Dewa.
Dengan kata lain musuhnya yang dijuluki sebagai pendekar mabuk itu sebenarnya adalah seorang Dewa.
Dia memiliki kepintaran yang tinggi untuk menyiapkan strategi menyegel River, jadi mungkin saja dia adalah Dewa Ilmu Pengetahuan Carvath Gaedistrer!
Tapi bagaimana bisa dia berada di dunia fana? Bagaimana bisa dia berada dalam wujud makhluk hidup, bukan hanya satu wujud tapi 3 sekaligus? (pendekar mabuk, lawan adu panco, dan pemilik bar)
River telah mengetahui identitas musuhnya kali ini sebagai salah satu Dewa yang ada, tapi itu sudah terlambat karena seluruh tubuhnya sekarang telah terikat oleh rantai yang terus menerus menyerap mananya.
__ADS_1
River memiliki kemampuan Mana Absorption yang memungkinkannya untuk meregenerasi setiap mana yang habis dalam tubuhnya menggunakan mana alam, tapi karena segel di tempat itu membuat mana alam menghilang. Jadi River tidak bisa meregenerasi mananya yang hilang.
River juga memiliki kemampuan Sword Saint yang bisa memotong benda apapun di semesta ini, seharusnya dia bisa memotong rantai yang mengikatnya tapi apalah daya karena River tidak bisa memegang pedangnya.
Dia juga tidak bisa berpindah dimensi ataupun berteleportasi karena segel itu yang memiliki konsep anti ruang dan waktu, dengan kata lain dirinya tidak bisa melakukan apapun untuk keluar dari tempat itu.
Jika mana River telah diserap sampai habis maka dirinya akan dengan mudah di segel dalam kurun waktu sangat lama....
"Jangan bercanda! Mana mungkin aku akan terkurung sebelum ambisiku tercapai!" teriak River yang menentang takdirnya.
River menggertakkan giginya ketika tekadnya untuk keluar dari rencana busuk para Dewa telah bulat, bersamaan dengan itu suara sistem mulai terdengar dalam benaknya.
「Skill "Ambition" telah terpacu: mendapatkan peningkatan kekuatan drastis」
Rantai yang mengikat River bergetar hebat ketika dia mendapatkan peningkatan kekuatan yang sangat drastis, namun itu masih belum cukup untuk mematahkan segelnya...
...
...
...
Disisi lain Carvath Gaedistrer yang berada di ruangan dimensinya sendiri sedang menyaksikan bagaimana perjuangan keras River untuk lepas dari rantai yang mengikatnya.
Wujudnya sekarang jauh berbeda dari yang River temui tadi, dia tidak berpenampilan seperti seorang Dwarf lagi melainkan seorang pria paruh baya kumis dan janggut tipis, dia memiliki kulit sedikit gelap tapi kekar.
Seorang Dewa atau Dewi tidak bisa turun ke dunia fana karena hanya dengan keberadaan mereka saja sudah bisa menggetarkan dunia, jadi dengan ilmu pengetahuannya yang luas Carvath menciptakan wujud fananya sendiri. Itu adalah wujud Dwarf yang River lihat sebelumnya.
Carvath tidak hanya membuat satu wujud tetapi sangat banyak jumlahnya yang terdiri dari berbagai macam ras dan bahkan jenis kelamin, ia kemudian memasukkan sedikit kesadarannya ke dalam wujud fana itu.
Walaupun ia memasukkan sedikit kesadarannya tapi kekuatan yang dimiliki masing-masing wujud bisa dibilang setara dengan seorang Demon Ancestor, oleh karena itu wujud yang dijuluki pendekar mabuk bisa membunuh Raja Iblis Boris dengan mudahnya.
Sebenarnya tujuan Carvath untuk menciptakan banyak wujud itu sendiri tidaklah terlalu besar.
Dia sadar jika dirinya sebagai Dewa tidak memiliki kebebasan untuk bersenang-senang di dunia fana, jadi dengan menjelma menjadi wujud fana dia bisa bebas bersenang-senang dan melakukan apapun yang tidak bisa dia lakukan sebagai Dewa seperti mabuk-mabukan dan lain sebagainya.
Kembali ke sisi Carvath yang sedang memperhatikan perjuangan River untuk terbebas dari rantai yang mengikatnya.
"Ruangan itu adalah benda sihir yang aku buat menghubungkan seluruh pengetahuan yang kumiliki, selain itu aku juga menggabungkan kekuatan semua Dewa yang ada. Jadi mustahil dia bisa lolos dari sana." gumam Carvath.
Ruangan yang mengurung River merupakan versi sempurna dari kristal penyegel yang dimiliki oleh Nolectre sebelumnya, jadi itu sangatlah kuat dan mustahil untuk dihancurkan.
Sementara rantai yang mengikatnya adalah replika dari kemampuan spesial milik keluarga Schwarzer, itu adalah keluarga dari ras manusia yang sangat terkenal dahulu kala karena memiliki kemampuan turun temurun yang sangat kuat.
Dragon Chain, itu adalah nama rantai emas yang hanya dimiliki oleh keturunan Schwarzer, sebuah rantai yang langsung terhubung dengan jiwa pemiliknya dan memiliki kemampuan penyegel yang sangat kuat sampai bisa menyegel seekor Naga sekalipun.
Diketahui juga keluarga Schwarzer sudah tidak ada lagi di dunia itu, namun tanpa Carvath sadari termasuk para Dewa lainnya, River juga merupakan keturunan dari keluarga Schwarzer yang berasal dari Ibu kandungnya, Lilith Schwarzer.
Dahulu kala Lilith Schwarzer juga menggunakan kekuatan Dragon Chain untuk menyegel jiwa Zetton di dalam River yang masih bayi.
Tidak ada yang menyadari bahwa bahwa River adalah keturunan keluarga itu karena darah Schwarzer yang mengalir dalam dirinya terlalu sedikit.
__ADS_1
River juga tidak menyadari jika dirinya memiliki garis darah yang unik sebelum Sistem memberitahunya.
...
...
...
[Terdeteksi: Anda memiliki kekuatan tersembunyi yang sama dengan rantai yang mengikat anda.]
"Apa maksudmu?" tanya River dengan nafas tersengal-sengal, dia sudah berusaha keras untuk keluar tapi usahanya itu percuma saja.
Bahkan dengan peningkatan kekuatan dari kemampuan Ambition miliknya tidak bisa membantu.
Sistem memberitahu River semua informasi mengenai keluarga Schwarzer dan identitasnya sebagai keturunan terakhir.
River mengangguk paham ketika baru mengetahui hal itu, "Jadi karena aku memiliki kekuatan yang sama seharusnya aku bisa lepas dari rantai ini dengan mudah, kan?"
River harus segera keluar dari tempat itu karena mananya yang sudah terkuras cukup banyak, itu bisa dilihat dari wajahnya yang sudah memucat.
[Sayangnya tidak bisa, garis darah Schwarzer anda terlalu sedikit untuk bisa menggunakan Dragon Chain.]
Namun nyatanya sistem berkata lain.
River sedikit kesal dengan sistem yang tidak berguna disaat dirinya sedang sangat terpojok, jadi dia harus memutar otaknya untuk menganalisa situasi dan menggunakan kemampuan yang tepat.
Beberapa saat kemudian River mulai menyadari sesuatu.
Bukankah aku memiliki kemampuan Gluttony yang aku pelajari dari Beelzebub? - pikir River.
Tanpa pikir panjang River langsung menggunakan kemampuan Gluttony miliknya yang jauh lebih kuat dari milik Beelzebub, kabut asap yang melahap apapun keluar dari kedua tangan River dan menyelimuti rantai di kedua tangannya.
Namun tanpa diduga itu masih belum cukup kuat untuk melahap Dragon Chain yang terkenal akan kekuatannya itu.
Jika Zetton bisa disegel oleh seorang manusia yang menggunakan Dragon Chain, Dragon Chain buatan seorang Dewa jelas lebih sempurna dari si pemilik aslinya.
River menggertakkan giginya ketika menentukan keputusan yang akan diambilnya.
"Sistem, korbankan beberapa kemampuan pangeran neraka untuk memperkuat kemampuan Gluttony!" ucap River dengan tekad bulat.
[Baik Yang Mulia!]
[Mengorbankan Storm Creature]
[Mengorbankan Laziness]
[Mengorbankan Charm]
[Mengorbankan Black And White Angel]
[10%......30%.....60%......80%......99%.....100%]
__ADS_1
[BERHASIL]
[Kemampuan Gluttony telah berevolusi menjadi Ultimate Sin of Gluttony!]