DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
Chp 15: Pendekar Pedang Hitam


__ADS_3

Ketika aku kembali ke tempat Master dan Raymond, mereka sudah mempersiapkan alat pemanggang untuk memanggang hewan buruan yang aku bawa.


Setelah menyembelih dan membersihkannya, daging rusapun siap untuk dipanggang.


Aku melihat Raymond yang terlihat antusias dengan daging rusa yang baru saja dipanggang itu.


"Memangnya Undead bisa makan makanan manusia?" tanyaku kebingungan.


"Sebenarnya tidak bisa, tapi aku akan menggunakan benda sihirku agar bisa mencerna makanan selayaknya manusia." jawab Raymond.


Aku masih kebingungan.


"Kenapa kau melakukannya sampai sejauh ini hanya untuk makan makanan?" tanyaku.


"Sudah lama aku tidak pernah makan makanan manusia, jadi aku antusias dengan ini. Lagipula aku punya terlalu banyak benda sihir yang tidak pernah aku gunakan sebelumnya, jadi ini tidaklah sia-sia."


"Aku mengerti...."


Master tiba-tiba ikut dalam pembicaraan, "Kalian tahu tentang paus biru yang ada di sungai pegunungan Frostland?"


"Aku pernah membaca tentangnya." balasku.


Paus biru di salah satu sungai yang ada di pegunungan Frostland sudah cukup dikenal karena mempunyai usia yang sangat panjang.


Konon katanya jika ada yang berhasil meminum darahnya maka akan membuat orang itu mempunyai usia yang panjang layaknya paus biru itu sendiri.


Tapi tentu saja paus biru itu memiliki kekuatan yang sangat besar dan hampir setara dengan monster tingkat SSS.


"Aku tidak pernah melihatnya secara langsung tapi aku pernah mendengar tentang seorang pendekar pedang hitam yang membunuh salah satu dari mereka ketika masa hidupku dulu...." ujar Raymond.


"Memangnya kenapa kau tiba-tiba menanyakan hal itu?" lanjut Raymond.


Aku juga penasaran.


"Bukan apa-apa, membicarakan makanan membuatku mengingat tentang rasa daging dari paus biru pegunungan Frostland, itu membuatku sedikit nonstalgia...."


Master mengatakan hal itu dengan begitu santai tanpa menghiraukan ekspresi wajah kami berdua yang tiba-tiba memucat.


"K-Kau? Apakah kau pendekar pedang hitam yang membunuh paus biru itu ribuan tahun yang lalu?" tanya Raymond dengan sangat terkejut.


Master menghela nafas panjang dan melihat langit ketika mengenang masa lalu, "Hah ... pendekar pedang hitam, ya? Itu adalah julukanku ketika masih muda, tidak aku sangka ada orang yang masih ingat dengan julukan itu di era sekarang...."


Aku tidak terlalu tahu tentang pendekar pedang hitam karena tidak ada buku yang membahasnya, tapi julukan itu terdengar sangat keren!

__ADS_1


Raymond tiba-tiba memegang tangan Master dengan dibarengi isak tangisnya, "Aku tidak pernah mengira akan bertemu dengan orang yang selama ini aku kagumi dalam hidupku, walaupun aku sudah mati sih..."


"Raymond, kau terlihat menyedihkan...." ujarku dengan ekspresi datar.


Siapapun akan mengeluarkan ekspresi sepertiku ketika melihat sosok Undead mengerikan yang menangis dengan cengeng.


Raymond tiba-tiba memegang pundakku.


"Anak jaman sekarang tidak tahu apa apa tentang pendekar pedang hitam, kau harusnya lebih menghormatinya ketika tahu tentang identitasnya di masa lalu!" teriak Raymond di depan wajahku hingga memuncratkan cairan busuk dari mulut Undeadnya.


"Aku tahu aku tahu, jadi menjauhlah dari wajahku!" teriakku.


Beberapa saat kemudian situasi mulai tenang, aku menatap Master dan bertanya, "Bisa Master ceritakan tentang masa lalu Master? Aku sedikit penasaran."


Master adalah orang yang sangat misterius, dia memiliki kekuatan yang mungkin saja bisa menumbangkan satu kerajaan dengan mudah, tapi dia tidak melakukannya melainkan hanya ingin mencari seorang murid.


Menurut cerita Raymond, Master juga adalah seseorang yang dijuluki pendekar pedang hitam yang hidup ribuan tahun lalu, tidak mungkin manusia memiliki umur yang begitu panjangnya.


Master sedikit merenung sebelum dia menjawab, "Aku tidak bisa menceritakan semuanya secara detail, tapi aku bisa menceritakan beberapa poin penting tentang diriku, apa kau mau mendengarnya?"


"Tidak masalah." jawabku sementara Raymond hanya menganggukkan kepalanya dengan antusias.


"Baiklah."


Master mulai bercerita sembari memanggang daging rusa yang masih belum terlalu matang tersebut.


Setahuku untuk berpindah dari benua satu ke benua lainnya itu sangatlah sulit karena kondisi lautan yang sangat parah.


Belum lagi keberadaan monster kuat di lautan yang sangat berbeda dengan monster yang ada di darat.


Jadi hidup berpindah-pindah dari satu benua ke benua lainnya terdengar sangat tidak masuk akal, tapi itu bukan hal yang mustahil mengingat yang melakukannya adalah Master.


Master melanjutkan.


"Aku selalu membawa sebuah pedang hitam pekat kemanapun aku pergi termasuk ketika melakukan petualangan di benua ini, aku melakukan banyak petualangan dan selalu membantu banyak orang yang sedang dalam kesusahan sehingga lama kelamaan aku mulai dikenal dengan julukan pendekar pedang hitam."


Master berhenti bercerita.


"Itu saja?" tanyaku.


"Ya, hanya itu poin penting dalam kehidupanku." balas Master.


Aku masih tidak terima dengan ceritanya yang berhenti begitu saja padahal masih banyak hal yang masih belum jelas.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan umurmu yang sangat panjang hingga mencapai ribuan tahun?" tanyaku.


"Sebelumnya bukankah aku sudah mengatakan jika aku pernah memakan daging paus biru?"


"Itu benar."


"Bukan hanya memakan dagingnya, aku juga meminum darahnya dan umur panjang ini adalah hasil yang aku dapatkan dari meminum darahnya." ujar Master memberitahu alasan umurnya yang panjang.


'Jadi mitos itu benar, ya....' batinku.


"Bolehkah aku bertanya sekarang?" kata Raymond sambil mengangkat tangannya.


"Tidak ada yang melarangmu untuk bertanya, jadi tanyakan apapun yang kau mau." balas Master.


"Terima kasih." kata Raymond, lalu melanjutkan, "Kau tinggal di benua ini ribuan yang tahun lalu, apa itu adalah masa dimana Kekaisaran Equestria masih berdiri?" tanya Raymond.


"Itu benar, memangnya kenapa dengan itu?"


"Tidak ... aku hanya ingin tahu bagaimana bisa kekaisaran besar seperti kekaisaran Equestria itu runtuh hanya dalam beberapa tahun setelah kematianku, itu sedikit janggal karena setahuku kaisar Equestria memiliki kekuatan yang sangat besar untuk memimpin kekaisaran itu...." tanya Raymond.


Itu memang terlihat janggal, jadi aku ikut penasaran juga.


"Oh, kaisar itu ya...." gumam Master, lalu melanjutkan, "Saat itu, kaisar bodoh itu merasa terancam karena keberadaanku sebagai pendekar pedang hitam, jadi dia mengirim banyak pasukannya untuk memburuku yang membuatku menjadi sangat kesal, jadi aku membunuh kaisar bodoh itu."


"......."


"........"


"Kenapa kalian hanya diam?"


Aki tidak tahu apakah Master terlalu kuat atau terlalu bodoh sehingga bisa menceritakan kisah besar itu dengan begitu santainya.....


'Jadi perubahan besar yang terjadi di benua ini adalah karena satu orang tua ini?' batinku dengan ekspresi datar.


"Yah ... saat itu aku masih muda jadi sedikit bersemangat untuk melakukan sesuatu yang ekstrim, tapi sekarang aku sudah tua jadi kekuatanku sudah berkurang banyak."


Aku dan Raymond menunjukkan ekspresi tidak percaya.


"Sudah cukup berceritanya, dagingnya sudah matang jadi ayo kita makan!" ajak Master.


'Dia hanya ingin mengalihkan topik pembicaraan....'


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...


...~Chp 15 : 1053 kata~...


__ADS_2