DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
Chp 119: Energi Qi


__ADS_3

Kaisar langit sedikit terkesiap ketika melihat serangan anak panah yang mengarah langsung ke Sistem Dunia, dia bisa merasakan adanya energi Qi yang cukup besar dalam serangan itu.


Seharusnya serangan itu tidak mungkin terjadi karena Dunia Kultivator memihak Sistem Dunia dalam peperangan ini, tapi kejadian itu sungguh benar-benar terjadi dan sangat mengejutkannya.


"Apakah di pihak musuh ada seorang kultivator?" gumamnya.


Tak lama kemudian beberapa jenis sihir penghancur dilontarkan kepada Kaisar langit namun dengan mudah diatasinya dengan cara membuat pelindung Qi dan langsung membalikkan sihir yang diarahkan kepadanya itu.


"Aku harus memeriksanya sendiri!" lanjut Kaisar langit lalu menerjang musuhnya sambil membunuh beberapa dari mereka.


Di wilayah musuh Kaisar langit dapat melihat seorang perempuan yang tengah fokus melepaskan beberapa serangan anak panah dengan energi Qi yang cukup besar.


Hanya dengan melihat penampilan serta aura yang dimiliki wanita itu saja Kaisar langit sudah bisa mengenali siapa wanita itu. Dia adalah putrinya yang telah hilang selama bertahun-tahun.


Dia sangat senang lalu ingin memanggilnya, namun sebuah tendangan tajam tiba-tiba mengarah langsung kepadanya yang membuatnya langsung terlempar hingga menabrak dinding dimensi.


Suatu sengatan petir yang luar biasa bisa Kaisar langit rasakan ketika menabrak dinding dimensi yang sangat kuat dan mematikan itu.


Dia memiliki tingkat kultivasi yang sangat tinggi dan bisa dibilang yang tertinggi di dunianya, seluruh jiwa dan raganya telah ditempa hingga tahap yang sangat mengerikan namun rasa sakit dari sengatan dimensi itu sukses membuatnya begitu tersiksa.


"AAAARRGH!!"


Kaisar langit berteriak kencang hingga menggemparkan seluruh wilayah itu ketika rasa sakit yang luar biasa menghancurkan seluruh sarafnya.


Akibat dari teriakan itu juga membuat semua orang sontak menutupi telinganya bersamaan dengan lapisan dimensi yang bergetar hebat sebelum hancur berkeping-keping bagaikan sebuah kaca.


Nafas Kaisar langit terengah-engah ketika akhirnya berhasil lepas dari sengatan dari dimensi kuat itu yang bagaikan ingin menarik dirinya ke dalam alam kematian.


"Apa-apaan yang tadi itu ... siapa yang menyerangku..." ujar Kaisar langit lirih.


Ia menoleh tegak ke depan dan menemukan seseorang yang tadi menendangnya dengan sangat kuat, pupil matanya sontak melebar ketika menyadari orang yang menyerangnya tadi adalah pimpinan musuhnya, lebih tepatnya River!


Sungguh kekuatan yang luar biasa - pikir Kaisar langit melihat River yang memiliki aura kegelapan dan emas yang berkobar-kobar bagaikan api yang sangat ganas.

__ADS_1


Tak berselang lama lapisan dimensi yang barusan hancur berkeping-keping kembali pulih seperti sedia kala, bersamaan dengan itu peperangan yang sempat terhenti kembali berkobar karena perintah River melalui telepati.


"Putrimu ada di pihakku, jadi menjauhlah darinya." kata River sembari perlahan-lahan mendekati kaisar langit yang masih mengatur nafasnya.


Namun setelah mendengar perkataan River, kaisar langit menjadi murka dan menggertakkan giginya kesal, "Aku pasti akan melepaskanmu dari belenggumu!"


River tersenyum tipis mendengar perkataan Kaisar langit, dirinya tidak pernah mengekang kebebasan Evelyn ataupun memerintahkannya untuk berperang. Semua yang dia lakukan murni keinginannya sendiri.


Dan Kaisar langit mengatakan jika River membelenggu kebebasan Evelyn? Tidak, bahkan Riverlah yang menolong Evelyn dari orang-orang jahat ketika di bumi.


River bisa tahu jika Evelyn dan Kaisar langit memiliki hubungan darah dari kekuatan mereka yang sama persis dan darah yang mengalir dalam tubuh Evelyn juga sama dengan milik kaisar langit, dari sana saja River sudah bisa menyimpulkan jika mereka berdua memiliki hubungan darah.


Untuk alasan kenapa mereka berdua bisa berpisah River tidak mengetahuinya dan tidak memiliki niat untuk mencari tahunya, yang pasti dia tidak akan membiarkan musuh di depan matanya itu kabur.


"Jika kau mau membebaskan putrimu maka kalahkan aku terlebih dahulu." ujar River sambil menyeringai dibalas dengan senyuman sombong Kaisar langit.


"Aku pasti akan mengalahkanmu dan mematahkan tulang di seluruh tubuhmu!" balas Kaisar langit sangar.


Kaisar langit melesat ke arah River sambil mempersiapkan tinjunya yang dipenuhi dengan energi Qi setara satu semesta.


Kaisar langit mengumpulkan seluruh kekuatan yang dia miliki dalam tinjunya dan menggunakan teknik kultivasi naga emas miliknya yang sangat legendaris itu, berharap bisa mengalahkan River dalam satu pukulan yang bisa menghancurkan satu dunia itu.


Namun nyatanya itu hanyalah sebuah pemikiran yang naif...


River diam di tempatnya untuk menunggu serangan Kaisar langit yang terlihat sangat lambat di matanya. Hingga jarak pukulan Kaisar langit hanya tinggal beberapa centimeter dari wajahnya, River menggerakkan tangannya dan menangkap pukulan yang diarahkan padanya itu.


Kaisar langit tersenyum sombong, "Sungguh naif! Tidak ada satupun entitas yang bisa menahan energi Qi yang spesial ini!" teriaknya.


Pernyataannya itu memang benar, tidak ada yang bisa menerima kekuatan Qi sekalipun itu dewa maka ia akan mati, tapi River tidak kehabisan akal.


「Gluttony!」


* SWOOOSH!! *

__ADS_1


Yap, lagi lagi River mengandalkan kemampuan Gluttony miliknya untuk menyerap energi Qi yang sudah di depan matanya itu.


Sejumlah besar energi Qi yang dikeluarkan oleh Kaisar langit untuk menyerang River kini telah terserap oleh kemampuan Gluttony milik River dan membuat Kaisar langit yang terkenal sangat kuat itu menjadi sangat terkejut.


"I- ini tidak mungkin!" sergahnya.


Namun tidak berhenti sampai disana, setelah menyerap seluruh energi Qi yang dikeluarkan oleh Kaisar langit, River dengan cepat mencengkram erat kepala Kaisar langit.


Kaisar langit ingin memberontak namun tidak bisa karena ia telah kehilangan banyak energi Qi dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkannya, tapi ia tidak menyerah sampai disana.


Dengan energi Qi yang masih tersisa dalam dantian miliknya, Kaisar langit kembali melayangkan pukulan menggunakan tangan kirinya ke perut River sambil berharap bisa melukainya.


Tapi harapannya itu di banting habis karena dengan kekuatan River yang sekarang serangan kecil seperti itu bukanlah masalah besar baginya, di tambah lagi dengan jubah Dewa Kegelapan yang dia kenakan berhasil menghalau serangan Kaisar langit.


"Kau tidak akan bisa mengalahkanku, jadi terimalah kematianmu dengan lapang dada..."


"Tidaaakk!"


Kaisar langit berteriak kencang ketika merasakan seluruh jiwanya beserta tingkat kultivasinya diserap dengan cepat oleh River melalui tangan kanannya yang memegangi kepalanya.


Ia ingin memberontak namun tidak bisa lantaran tidak memiliki kekuatan yang cukup, apalagi sekarang tingkat kultivasinya telah diserap sehingga membuat wujudnya perlahan-lahan menua dari yang awalnya tampak masih muda di usianya yang menginjak ribuan tahun.


Hingga tak berselang lama kemudian, tubuh kaisar langit langsung berubah menjadi abu dengan semua tingkat kultivasinya yang telah diserap oleh River.


River mengencangkan genggamannya, merasakan kekuatan besar dan unik yang melanda jiwanya hingga membuatnya bergetar hebat lantaran energi Qi dan mana miliknya yang bertabrakan di dalam tubuhnya.


[Terdeteksi energi yang sangat berlawanan dengan mana milik Tuan, apakah anda ingin menggabungkan kedua jenis energi itu dan melakukan evolusi ketiga?]


"Masih belum." kata River menolak untuk melakukan evolusi ketiga.


Manik mata merahnya sontak menatap dua orang dari pihak musuh yang terlihat sangat mencolok di medan perang, ia adalah Dewi Apocalypse dan Dewa dunia Sci-Fi, Megatronic!


"Aku harus mengumpulkan semua jenis energi yang berbeda dan melakukan evolusi sekaligus..." gumam River dingin.

__ADS_1


__ADS_2