
"Putra Dewa Kegelapan....?" gumamku kebingungan, bukan hanya aku yang mengalami kebingungan tapi juga yang lainnya.
"River putra Dewa Kegelapan? Bukankah dia hanya pewaris Dewa Kegelapan?" ujar Raymond tak percaya.
Aku ingin menanyakan hal ini lebih lanjut, tapi sebelum itu aku menyuruh profesor Watson atau bisa aku sebut Raja Iblis Clarion untuk berdiri terlebih dahulu.
Bagaimanapun juga dia masihlah guru yang aku hormati di akademi dulu...
"Kalau begitu lebih baik kita duduk terlebih dahulu sebelum aku menjelaskannya lebih lanjut." kata Clarion mempersilahkan kami untuk duduk.
Setelah itu baru aku menanyakan maksud dari perkataannya itu, "Jadi apa maksudmu menyebutku sebagai putra Dewa Kegelapan? Dari awal aku adalah seorang manusia, aku memiliki orang tua manusia dan tumbuh di desa manusia...." kataku.
"Mungkin ini sedikit sulit untuk dipercaya, tapi ... sebenarnya orang tua yang kau kenal itu bukanlah orang tua kandungmu." balas Clarion.
"Itu sulit dipercaya. Jika ada bukti yang jelas maka aku akan mempercayainya...." sangkalku sedikit tidak senang.
Aku tidak percaya jika orang tua yang membesarkanku dengan penuh kasih sayang itu bukanlah orang tua kandungku...
"Kalau begitu aku akan memberikan beberapa bukti yang bisa membuatmu percaya." kata Clarion sambil menatap mataku dalam-dalam.
Ia kemudian mengacungkan satu jarinya dan berkata, "Satu. Saat kau berada dalam Dark Elter, beberapa indra tubuhmu seperti penglihatan dan pendengaran masih bisa berfungsi. Itu membuktikan jika ada darah Dewa dalam tubuhmu."
Aku memang bisa melihat dan mendengar di dalam Dark Elter dengan baik, aku kira Riona dan Finley juga mengalami hal yang sama.
"Aku tidak bisa melihat apapun dalam Dark Elter." kata Riona.
"Semuanya terasa sangat hampa..." lanjut Finley.
Tapi ternyata mereka tidak bisa menggunakan Indra penglihatan mereka dalam Dark Elter....
"Yang kedua." kata Clarion mengacungkan dua jarinya, lalu melanjutkan, "Makhluk yang ada dalam dirimu itu sudah ada sejak kau lahir, dia bukan pemberian dari Mastermu yang melakukan transfer kekuatan."
Aku sedikit terkejut, 'Benarkah itu Zetton?' tanyaku dalam batinku.
{Aku mengakuinya, memang benar aku sudah bersamamu sejak kau lahir. Mastermu hanya membuat kita berdua bisa berinteraksi satu sama lain.}
Apa yang dikatakan Clarion semuanya benar....
Ia kemudian melanjutkan dengan mengacungkan tiga jarinya, "Dan yang ketiga sekaligus yang paling penting adalah fakta jika bukan Mastermulah yang membuatmu menjadi seorang pewaris Dewa Kegelapan..."
Dari semua fakta mengejutkan yang Clarion katakan, hanya inilah yang paling membuatku benar-benar terkejut sampai tak percaya.
Semua yang telah aku dapatkan sampai disini adalah berkat Master, mulai dari teknik berpedang dewa kegelapan sampai seni bela diri semua itu berasal dari Master.
Dialah yang membuatku menjadi kuat sampai seperti ini dengan mengorbankan nyawanya sendiri, dia jugalah yang membuatku menjadi pewaris Dewa Kegelapan.
Dan sekarang orang di depanku ini mengatakan jika semua itu bukan berkat Master? Jangan bercanda!!
__ADS_1
"Dengar dulu penjelasanku sampai selesai, baru setelah itu kau bisa memarahiku atau bahkan menghajarku sampai sekarat." kata Clarion tiba-tiba.
"... Baiklah." jawabku setelah berpikir sejenak.
"Seperti yang aku bilang tadi, kau adalah putra Dewa Kegelapan, dirimu memang sudah ditakdirkan untuk menggantikan posisi Dewa Kegelapan yang telah mendapatkan hukuman karena pengkhianatannya."
"Sejak awal kau sudah memiliki mana Dewa yang tidak sinkron dengan tubuh manusiamu, oleh karena itu kau tidak bisa menggunakan sihir. Tapi sekarang kau sudah bisa menggunakannya walaupun belum 100% karena kau masih berada di ranah setengah Dewa." lanjut Clarion.
Aku sudah paham alasan kenapa aku tidak bisa menggunakan sihir, aku juga sudah diberikan alasan yang paling masuk akal jika aku adalah putra Dewa Kegelapan.
Tapi masih ada sesuatu yang mengganjal di kepalaku...
"Jika Dewa Kegelapan adalah ayahku, lalu siapa ibuku?" tanyaku.
"... Masalah itu kurasa kau harus melihatnya sendiri." kata Clarion setelah terdiam beberapa saat.
"Apa maksudmu?"
"Aku akan membawa kesadaranmu untuk melintasi waktu dan melihat kejadian yang sebenarnya ... siapa ibu kandungmu dan kenapa dia meninggalkanmu. Kau hanya bisa mengerti setelah melihatnya secara langsung..."
"Kalian semua tunggulah di tempat ini." lanjut Clarion melihat Raymond, Riona, Finley, dan Yui.
"Tidak bolehkah kami ikut?" tanya Finley khawatir.
"Aku tidak akan bisa mempertahankan sihir waktu itu jika banyak orang yang terlibat di dalamnya." balas Clarion.
"Hm! Kembalilah dengan selamat." ujar Finley.
"Ini hanya memakan waktu sebentar, jadi tidak usah khawatir." kata Clarion.
Setelah semuanya siap, Clarion mengangkat tangannya ke atas dan menggunakan sihirnya.
ใDemon Lord Magic : Mind Time Traveler!ใ
Sebuah lingkaran sihir tingkat tinggi yang berwarna ungu terbentuk di sekitarku dan Clarion, lingkaran sihir itu bergerak naik sedikit demi sedikit hingga melahap tubuh kami.
Aku bisa melihat semua orang yang khawatir terhadap keselamatanku. Sihir yang digunakan Clarion adalah sihir yang memindahkan kesadaran ke garis waktu tertentu, jadi bukan tubuh kami yang berpindah melainkan hanya kesadaran kami saja.
Jadi bisa dibilang kami tidak akan bisa terbunuh karena tidak akan ada yang bisa mendeteksi keberadaan kami.
Seketika saat lingkaran sihir berwarna ungu itu menyelimuti tubuh kami sampai habis, pandanganku memburam dan hilang begitu saja.
Aku bisa melihat tubuhku dan tubuh Clarion bersinar terang, itu adalah pertanda jika kami sedang terpisah dari tubuh fisik kami.
Sekeliling kami yang awalnya gelap tiba-tiba berubah menjadi terang dengan ribuan bintang bertebaran yang mengelilingi kami, setelah itu tubuh kami terlempar ke sekumpulan bintang itu dengan kecepatan cahaya.
Ini adalah proses yang dibutuhkan untuk melintasi waktu.
__ADS_1
Dan dalam sekejap kami akhirnya telah kembali tiba ke dunia kami.
"Kita sekarang berada di 5000 tahun lalu, lebih tepatnya ketika 5 entitas tertinggi memisahkan benua utama menjadi 5 bagian dan saat ketika Kekaisaran Equestria belum berdiri." kata Clarion menjelaskan timeline kita saat ini.
Aku melihat ke sekeliling, kami sekarang berada dalam sebuah hutan yang sangat lebat. Aku mengingat aura hutan ini, ini adalah hutan monster!
"Jadi kenapa kita berada disini?" tanyaku.
"Disinilah ibu kandungmu saat ini berada, dia sedang bersembunyi dari kejaran 5 entitas tertinggi..." jawab Clarion.
Jika benar dia adalah ibu kandungku, maka itu artinya dia juga adalah istri Dewa Kegelapan atau ayahku.
"Di timeline ini Dewa Kegelapan sudah tertangkap dan mendapatkan hukuman atas pengkhianatannya. Mereka juga ingin menghukum ibu kandungmu, jadi dia bersembunyi untuk melindungimu." jelas Clarion.
"Kenapa kita tidak ke timeline saat pengkhianatan Dewa Kegelapan?" tanyaku yang sedikit penasaran dengan alasan dibalik pengkhianatan Dewa Kegelapan.
"Alasannya adalah sihirku tidak dapat menjangkau alam Dewa, tapi tenang saja karena aku akan menjelaskan alasan dibalik pengkhianatannya padamu setelah selesai ini." jawab Clarion.
"Kalau begitu silahkan ikuti aku." lanjutnya sambil berjalan menuntunku.
Setelah berjalan beberapa saat akhirnya kami sampai di sebuah mulut gua yang ditumbuhi oleh tanaman rambat, aku sangat mengenal tempat ini.
'Bukankah ini jalan masuk rumah Master sebelumnya?' batinku.
Tumbuhan rambat dibuka dan memperlihatkan pemandangan padang rumput yang cukup luas dengan satu rumah kecil di tengah-tengahnya.
Itu adalah rumah yang sama persis dengan rumah Master sebelumnya, tidak, ini memang tempat yang sama.
Suara guyuran air tiba-tiba menyita perhatianku, aku berjalan menghampiri sebuah kolam kecil yang ada di belakang rumah itu, dan alangkah terkejutnya diriku ketika melihat ada seorang wanita yang sedang mencuci pakaian di sana.
Dia adalah wanita cantik dengan rambut pirang yang dihiasi dengan bunga putih dan mata emas yang indah, ia juga mengenakan sebuah pakaian putih tipis yang memperlihatkan bentuk tubuhnya dengan sempurna.
Samar-samar aku bisa merasakan ada aura kehidupan dari rahim wanita itu yang menandakan jika ia tengah hamil.
'Jadi wanita ini adalah ibu kandungku....' batinku.
...****************...
[Ilustrasi Ibu Kandung River : Lilith El Schwarzer]
๐ฒ๐ณ๐
...โฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆฮฉโฆโฆ...
...๐ฟ๐๐๐, ๐๐๐ก๐, ๐ด๐๐ ๐ถ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐ก๐ข๐ ๐๐๐๐๐ข๐๐ข๐๐ ๐ด๐ข๐ก๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐๐ฆ๐...
__ADS_1
...~Chp 65 : 1215 kata~...