
"Untungnya kau kembali ke akademi ini, River... Aku khawatir jika kau pergi dan melakukan sesuatu yang berbahaya setelah menerima fakta mengejutkan itu..."
Guru Fanela mengatakan itu dengan ekspresi sedih, dia pasti menyesal karena memberitahuku kabar buruk itu.
"Karena tindakan cerobohku membuat kalian semua khawatir, maafkan aku..."
"Baiklah, lain kali jangan ulangi lagi, ya." balas Guru Fanela sambil tersenyum.
Kurasa seluruh orang orang di akademi membenciku dan tidak peduli padaku, tapi akhirnya aku sadar jika masih ada orang yang peduli dengan keadaanku dan selalu mengkhawatirkan keadaanku.
Guru Fanela, Mis Ayla, Profesor Watson, dan Finley, mereka adalah orang-orang yang berharga bagiku.
Ngomong ngomong saat ini aku sedang berada di belakang akademi Nethilor, tempat dimana kami melakukan pelatihan sihir.
Seperti biasa aku tidak ikut dalam pelatihan itu dan hanya duduk di bawah pohon.
Jauh di depanku teman teman sekelasku sedang latihan menembakan sihir mereka hingga mengenai boneka kayu yang berjarak puluhan meter itu.
Siswa paling unggul di sana adalah Asher yang selalu berhasil mengenai targetnya, sedangkan Finley dan yang lainnya selalu meleset dari sasaran.
Tidak heran Asher menjadi orang yang paling dikagumi di kelasku....
"Sepertinya mereka tidak bisa melakukannya dengan baik, ya..." kata guru Fanela melihat kebanyakan siswa yang gagal.
"Sebaiknya ibu guru kesana dan mengajar mereka." saranku.
"Kau tidak masalah berada di sini sendirian?"
"Tidak masalah, kurasa aku akan jalan-jalan di taman untuk mengisi waktu luang."
"Baiklah, nikmati harimu."
Guru Fanela pergi setelah mengatakan itu.
Aku beranjak bangkit dari dudukku dan ingin berkeliling di taman belakang akademi yang cukup luas itu untuk menghabiskan waktu.
Setelah berjalan beberapa saat aku melihat sekumpulan siswa dari kelas lain juga sedang melakukan pelatihan di tempat itu.
Tapi ada salah seseorang siswi yang menarik perhatianku....
"Alexa Northern, bersiaplah di tempatmu!"
Seorang guru memanggil nama seorang siswi yang sempat menarik perhatianku itu, dia adalah Alexa Northern, seorang gadis bangsawan yang sangat populer di akademi.
__ADS_1
Dia memiliki rambut berwarna hitam pekat dan tatapan yang tajam dan tegas, belum lagi cara berpakaiannya yang sangat menawan dan elegan.
Dia merupakan salah satu siswa terbaik di tahun ajaran kami, dia bisa membangun reputasi yang baik hanya dalam beberapa bulan setelah masuk akademi.
Disini aku baru mengingat sesuatu.
'Bukankah dia berada di kelas 1, itu berarti....'
"Olivia Briar, kau akan menjadi lawan Alexa Northern!"
Guru itu memanggil seseorang lagi dan itu adalah Olivia.
Seluruh mata para siswa yang ada di sana tertuju kepada seorang gadis berambut seputih salju dengan panjang hingga pinggang, wajahnya yang sangat cantik dan menawan beserta mata birunya yang sangat indah namun menatap tegas Alexa di depannya.
Aku tidak menyangka akan melihatnya di tempat ini, terakhir kali aku melihatnya 1 tahun lalu ketika dia menatapku dengan tatapan dingin.
Dan sekarang dia terlihat sangat berbeda dari sebelumnya, dia tampak lebih dewasa namun sangat tegas dan dingin.
"Baiklah, pertandingan persahabatan antara kelas 1-A melawan kelas 1-B yang diwakili oleh Olivia Briar dari kelas 1-B, dan Alexa Northern dari kelas 1-A, sekarang dimulai!"
Tepat setelah aba aba diberikan, Olivia dan Alexa langsung menarik pedang dari sarungnya.
Mereka melesat satu sama lain dengan cepat dan saling menabrakkan pedangnya hingga terjadi hempasan angin yang amat besar hingga menghempaskan rambut seluruh penontonnya.
「Sword Magic : Dark Scyte!」
Serangan pedang beruntun yang menciptakan tebasan berbentuk bulan sabit keluar dari pedang milik Alexa dan melesat kearah Olivia hanya dalam beberapa detik.
Dengan ekspresi tenang, Olivia menangkis semua itu dengan pedang putih yang sangat tipis miliknya.
「Magic : Nerffed Power!」
「Magic : Buffed Power!」
Olivia menggunakan Nerffed kepada Alexa untuk memperlambat gerakan berlarinya, tapi Alexa malah menggunakan Buffed pada dirinya sendiri untuk mempercepat gerakan dan refleksnya.
Olivia menghentikan gerakan gesit Alexa dengan berbagai teknik berpedang miliknya dan sukses membuatnya berhenti.
Pedang mereka berduapun beradu dengan kecepatan yang luar biasa di hadapan puluhan siswa yang menonton mereka dengan kagum.
Serangan yang sama terus terjadi selama beberapa saat sebelum Alexa mendorong mundur Olivia dengan Phantom Bullet miliknya yang dapat melelehkan pedang Olivia.
Itu adalah sihir yang sama dengan yang dipakai oleh Raymond sebelumnya.
__ADS_1
Olivia berdiri dengan tenang di tempatnya dan bertahan melawan momentum mengerikan Alexa dan menggunakan kemampuan alaminya sendiri untuk menghindari serangan mematikan Alexa.
Sekilas Olivia mengungguli Alexa dalam berbagai aspek, tapi semua itu berubah ketika Alexa menggunakan sihirnya
「Fire Magic : Fire Burst!」
Sihir api dilancarkan kepada Olivia dan membakar sekelilingnya dengan sangat dahsyat, Alexa melakukan fokus penuh untuk mengurung Olivia ke dalam kobaran sihir api miliknya.
Tapi tak berselang lama kemudian kobaran api itu terhempas dan memperlihatkan butiran salju yang sangat banyak.
「Special Magic Sword : Frozen Snow Sword」
Pedang Olivia mengeluarkan cahaya biru terang dan hawa dingin yang sangat kuat layaknya hawa pegunungan es.
"Jadi kau mempunyai Elemen Spesial juga, ya... Kalau begitu akan kuperlihatkan Elemen Spesial milikku!"
「Special Magic Sword : Gravity Sword」
Pedang Alexa mengeluarkan cahaya hitam pekat dan ratusan partikel hitam mulai memasuki pedangnya, membuat pedang itu bertambah panjang dan besar.
Tekanan dari sihir gravitasi milik Alexa dan hawa dingin yang mengerikan milik Olivia menyelimuti seluruh taman dan membuat seluruh penonton kesulitan bernapas.
Jika bukan karena adanya barrier yang terpasang di taman itu, maka sudah pasti seluruh akademi akan merasakan pertempuran yang mengerikan itu.
Aku benar-benar tertegun melihat pertarungan itu, hanya sedikit orang yang menguasai Elemen Spesial di akademi Nethilor, bahkan penggunaan Elemen Spesial di kerajaan Victoria bisa dihitung jari jumlahnya.
Aku tidak pernah menyangka jika Olivia akan menjadi salah satu orang yang berhasil menguasai Elemen Spesial itu, padahal kita baru berpisah selama setahun tapi dia sudah berkembang sejauh ini.
Bagaimana dia bisa menjadi kuat secepat ini? Pelatihan apa yang dia lakukan? Aku tidak tahu.
Beberapa saat kemudian setelah pertarungan sengit itu, guru mereka menyatakan jika hasil dari pertandingan antara kelas 1-A dan kelas 1-B adalah seri.
Kedua belah pihak hanya bisa menghela nafas lega setelah pertarungan yang menyesakkan dada mereka akhirnya telah selesai.
Aku melihat Olivia yang berbicara beberapa patah kata dengan Alexa dan pergi untuk menghampiri temannya.
Dengan melihat pertarungannya hari ini, aku akhirnya tahu sejauh mana tingkat kekuatan kita berdua...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...
...~Chp 18 : 1134 kata~...
__ADS_1