DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
SPESIAL CHAPTER — Pengkhianatan Issac Ryker


__ADS_3

...[𝙊𝙡𝙞𝙫𝙞𝙖 𝘽𝙧𝙞𝙖𝙧 𝙋𝙊𝙑]...


"T-Tapi kenapa Olivia? Kenapa kau meninggalkan River begitu saja tanpa memikirkan perasaannya?"


Dia masih bersikeras tidak ingin pergi walaupun aku sudah mengusirnya dengan kasar.


"Leon, aku hargai keinginanmu untuk membuat kami berdua kembali berbaikan, tapi hubungan kami sudah selesai sampai di sini, aku harap kau mengerti keputusanku." balasku.


Orang di depanku ini adalah Leon Nereida, salah satu temanku di desa Lumise. Aku tidak pernah menyangka dia akan datang ke akademi ini bersama adiknya.


Dia membujukku untuk berbaikan kembali dengan River, jelas aku tidak mau dan mengusirnya tapi dia masih bersikeras.


"Aku tidak yakin dengan keputusanmu ini....." ujar Leon.


Aku sedikit kesal, "Aku sudah tidak peduli lagi denganmu begitupun dengan River. Aku juga sudah tidak peduli lagi dengan adikmu, suruh saja dia menjadi kekasih River, aku tidak peduli."


Aku sedikit membentaknya, dan itu sukses membuatnya tertegun.


"Aku sudah terlambat untuk berkencan, jadi aku pergi dulu." kataku lalu pergi begitu saja.


Mengingat hal kasar yang dia lakukan waktu itu kepadaku aku menjadi sangat membencinya, itu adalah perlakuan kasar pertama yang dia lakukan kepadaku sekaligus yang paling memalukan karena dilihat banyak orang.


Awal masuk akademi, aku masih mencintai River sebagaimana biasanya, aku sama sekali tidak membenci kekurangannya yang lemah dan mendapatkan peringkat terendah.


Tapi lama-kelamaan aku juga mulai risih terhadap pandangan orang lain kepadaku khususnya di kelasku yaitu kelas 1-B.


Mereka selalu menghinaku dan mengatakan sesuatu seperti aku tidak bisa mencari pasangan yang lebih baik daripada River.


Aku sudah muak dengan pandangan orang orang kepadaku. Dan ketika aku melihat River yang berjuang keras untuk menjadi kuat, aku berpikir seberapa bodoh dirinya karena hanya melakukan hal yang sia-sia.


Tidak akan ada yang berubah darinya, mulai dari kekuatan maupun kepribadiannya yang baik dan juga naif.


Jadi aku mengatur rencana, rencana untuk menyebarkan rumor tentang River yang berselingkuh dariku.


Benar, rumor itu adalah buatanku sendiri, aku tidak menyangka akan mendapatkan begitu banyak dukungan dari orang-orang yang sejak awal mengagumiku khususnya Issac Ryker.


Bisa dibilang aku dan Issac tidak terlalu dekat di desa, kami bahkan tidak datang ke akademi bersama-sama tapi aku tahu jika Issac adalah orang yang jauh lebih baik daripada River.


Dia kuat, kepribadiannya juga sangat bagus, jadi aku lebih memilihnya untuk menjadi pasanganku di masa depan daripada River.


Tapi ... tidak biasanya dia terlambat datang padahal kita sudah mengatur rencana untuk berkencan....


Aku sedang menunggunya di taman sekarang sesuai dengan kesepakatan kami, tapi dia belum datang padahal 2 jam sudah berlalu.


'Apa aku harus mencarinya di asramanya?' batinku.


Yah, ini bukan pertama kalinya aku ke asramanya jadi aku tidak masalah mencarinya daripada hanya membuang-buang waktu di tempat ini.


Setelah berjalan beberapa saat aku akhirnya sampai di asramanya, ini adalah asrama khusus untuk kelas 1 yang jauh lebih besar dan mewah dibandingkan dengan asrama kelas lainnya.

__ADS_1


Setelah menaiki tangga menuju lantai atas, aku akhirnya sampai di depan pintu kamar Issac dan langsung memasukinya, disini aku sadar jika pintu kamarnya tidak terkunci.


Di balik pintu kamar itu, aku dikejutkan dengan sepasang sepatu perempuan di samping sepatu laki-laki yang adalah milik Issac.


Aku sedikit menaikan alisku karena merasa ada yang janggal, tapi tak lama kemudian suara suara aneh mulai terdengar di dalam kamar Issac.


Aku mendekati suara itu dengan kaki yang gemetaran, berharap prasangka buruk yang ada dalam benakku tidaklah nyata, tapi suara aneh itu semakin jelas ketika aku semakin dekat dengan kamar Issac.


Tidak, itu bukan suara aneh, melainkan suara ******* seorang wanita....


"Sebaiknya kita selesaikan sekarang, takutnya Olivia menunggumu terlalu lama, Issac...."


"Siapa yang peduli dengan perempuan itu, aku hanya ingin bersenang-senang denganmu sepanjang hari disini."


"Issac, ahh~"


* BRAK! *


Aku sontak mendobrak pintu kamar itu hingga hancur karena saking marahnya diriku, di hadapanku aku melihat dengan jelas kelakuan bejat dua orang yang sangat aku kenali itu.


Kekasihku Issac Ryker, dan teman baikku Niselin Vla, mereka tengah asyik bercinta di dalam kamar itu....


"O-Olivia! kau disini!?"


Niselin tampak sangat terkejut dan langsung menutupi tubuhnya dengan selimut. Sementara Issac, dia hanya menatapku dengan tatapan kesal.


"Kalian berdua ... sejak kapan kalian melakukan hal ini di belakangku..." kataku sambil menahan rasa sakit dari pengkhianatan mereka.


"Semuanya sudah jelas, aku melihat dan mendengar semua yang telah kalian lakukan di tempat ini! Jadi tidak ada gunanya menyangkalnya!"


Aku memotong perkataan Niselin yang ingin menyangkal kejadian yang sudah sangat jelas ini.


"Sudahlah ... tidak ada gunanya menyembunyikannya lagi."


Issac mulai memasuki percakapan, dia berdiri dan berjalan kearahku tanpa menutupi tubuhnya yang tanpa sehelai kainpun, "Kami sudah melakukan ini sejak sangat lama, setiap hari, di belakangmu tanpa kau sadari."


"Kau!"


Aku ingin sekali marah, tapi dia memotong perkataanku.


"Dan kau tahu apa yang membuatku melakukan ini!? Itu karena dirimu, kau tidak membiarkanku menyentuhmu sama sekali, kau bahkan tidak membiarkanku menciummu padahal kau dan si brengsek River sudah pernah berciuman sebelumnya!"


"........"


"Dan asal kau tahu? Aku juga tahu tentang alasan kenapa kau mendekatiku setelah berpisah dengan si brengsek itu, kau hanya ingin memanfaatkan reputasi milikku, kau menginginkan masa depan yang baik dengan menggunakanku sebagai bidakmu! Tapi sayangnya aku tidak sebodoh itu untuk bisa dimanfaatkan oleh orang sepertimu...."


"........"


Aku masih terdiam karena semua yang dia katakan itu memang benar.

__ADS_1


Perlahan lahan, tangan Issac mulai bergerak dan membelai rambutku dengan lembut.


"Tapi belum terlambat untuk berubah sekarang ... kita bisa terus bersama selamanya, bergabunglah dengan teman baikmu, kita bertiga akan bersenang-senang di ranjang hangat milikku...."


Tangannya mulai bergerak dengan liar dan hampir menyentuh dadaku, tapi sebelum itu terjadi-


* PLAK! *


Aku menampar pipinya dengan keras....


"Dasar orang-orang biadab!" ucapku lalu pergi keluar dari neraka itu.


Sebelum pergi terlalu jauh, aku sempat mendengar teriakan Issac, "Tunggu saja kau dasar jal*ng! aku pasti akan membuatmu patuh kepadaku!"


Aku tidak menghiraukannya dan tetap pergi dari tempat itu.


Kejadian ini benar-benar membuatku terpukul, aku tidak begitu mencintai Issac karena hanya ingin memanfaatkan reputasinya, tapi lama-kelamaan aku jadi mulai memiliki perasaan kepadanya karena sikapnya yang selalu baik kepadaku.


Apa semua sikap baik itu dia buat hanya untuk momen ini? Dia ingin membuatku jatuh cinta kepadanya terlebih dahulu sebelum menghancurkan hatiku dengan sangat parah.


Jika itu memang tujuannya, maka dia sudah berhasil....


'Apa ini juga perasaan yang River rasakan saat kejadian itu....' batinku.


Seolah-olah takdir belum puas mempermainkanku, keesokan harinya lagi-lagi aku dihancurkan oleh fakta yang begitu menyakitkan ketika melihat hasil ujian yang di dapatkan oleh River.


Dia berhasil naik ke kelas 1-A dari yang awalnya tetap tinggal di kelas 5-E.


Aku bertanya-tanya bagaimana dia bisa menjadi sekuat ini.


Tapi setelah melihat River bersama dengan gadis yang sebelumnya aku tuduh sebagai pencuri, Leon dan juga adiknya, Leyn, aku menjadi sangat sedih.


Mereka berempat terlihat sangat bahagia, entah kenapa aku merasakan kesedihan di dalam hatiku ketika melihat mereka.


Tapi satu hal yang pasti, aku tahu jika tidak ada lagi tempat untukku di sisi River.....


...****************...


Hai, Author disini 👋


•Plot Twist yang sangat membagongkan ya.... ternyata Olivia sendirilah yang menyebarkan rumor tentang River yang berselingkuh, dan parahnya lagi dia diselingkuhi balik sama Issac 🤣


•Maaf untuk beberapa chapter ini belum ada scene pertarungan River karena aku ngak tahu harus bikinnya kayak gimana, bertarung melawan monster juga ngak bakal seru lagi dengan kekuatan River yang sekarang.


•Tapi masih ingatkah kalian dengan sekte hitam di chp 24 Epilog? Yah.... mereka akan tiba tak lama lagi dan bertemu dengan River, aku ingin membuat pertarungan yang epik jadi mungkin sekte hitam bakalan kubuat sangat kuat.


Anyway, thank you for reading this novel ♥️


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...


...~Chp 33 : 1285 kata~...


__ADS_2