DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
SPESIAL CHAPTER— Siapa Leyn Nereida?


__ADS_3

...[𝙉𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙋𝙊𝙑]...


"Jadi kau ada disini, Harley ... kau tahu? ibumu sedang mencarimu lho..." kata Leyn tiba-tiba di belakang Harley.


Tanpa menoleh ke belakang, Harley bertanya, "Kak Leyn masih ingat tempat ini?"


Sekarang Leyn memperhatikan sekelilingnya dengan lebih jelas, saat ini dia tengah berada di pinggir desa tepatnya di bawah pohon besar dan memiliki udara yang sangat sejuk.


Leyn sangat mengingat tempat ini, ini adalah tempat penuh kenangan bersama dengan teman-teman masa kecilnya.


"Aku ingat, dulu kita sering bermain di tempat ini ... Aku, Leon, Olivia, River, dan yang lainnya selalu menghabiskan waktu di tempat ini..." ucap Leyn penuh kerinduan.


Tanpa ia sadari semuanya telah berubah begitu saja. Olivia yang mengkhianati River dan pergi entah kemana, Leon yang membenci adiknya sendiri, dan River yang telah tiada...


Walaupun begitu Leyn masih memiliki teman-teman lainnya yang masih tinggal di desa ini beserta keluarga yang selalu menyayanginya.


"Kak Leyn ... apakah kakakku bisa menjadi orang yang hebat di akademi sana?" tanya Harley.


Leyn tersenyum lembut, ia kemudian menghampiri Harley dan duduk di sebelahnya.


"Tentu, dia adalah orang terhebat yang pernah aku temui." kata Leyn dengan senyuman manis.


"Benarkah? Tapi kata ayah kakak tidak akan bisa menjadi hebat karena tidak punya kekuatan sihir, oleh karena itu ayah melarangnya untuk pergi."


"Ayahmu tahu jika River tidak punya sihir?" tanya Leyn kebingungan.


Harley menganggukkan kepalanya.


Ini agak aneh menurut Leyn karena orang biasa seperti ayah River tahu jika seseorang tidak memiliki kekuatan sihir, tapi ia tidak terlalu memikirkannya.


"Kau mau jadi sekuat kakakmu?" tanya Leyn.


Harley menganggukkan kepalanya dengan patuh dan penuh harapan, "Kumohon..." ujarnya.


"Kalau begitu aku akan meminta Asher atau Alexa untuk melatihmu, jadi kembalilah pulang sekarang." kata Leyn lembut.


"Hm! Ayo kita pulang sekarang!" kata Harley semangat.


Sangat berbeda dengan River yang tidak mempunyai kekuatan sihir sejak kecil, Leyn bisa merasakan jika Harley memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi kuat.

__ADS_1


Oleh karena itu ia akan melatih anak itu untuk menjadi kuat sehingga bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini.


'Kau bisa tenang River ... aku akan menjaga adikmu...' batin Leyn.


...


...


...


Di hari yang sama Leyn bersama dengan mantan kepala desa dan beberapa warga desa penting melakukan sebuah rapat untuk membahas tentang masalah yang dialami desa mereka.


Tampak raut wajah keputusasaan dalam wajah orang-orang di depan Leyn hingga membuat Leyn bertanya dengan penasaran.


"Apa masalah desa ini sebesar itukah sampai membuat kalian putus asa seperti ini?"


"... Sebenarnya, penghasilan dari sektor pertanian akhir-akhir ini selalu menipis tanpa alasan yang jelas, dan kami sama sekali tidak tahu penyebabnya-"


"Oh? Bukankah itu penipisan tanah yang disebabkan karena penanaman tanaman yang sama di tempat yang sama secara terus menerus?" kata Leyn memotong perkataan mantan kepala desa.


"Hah? Apa maksud-"


"Kita bisa menanggulanginya dengan cara menanam tanaman lain dan rutin melakukan rotasi tanaman." lanjut Leyn yang sekali lagi memotong perkataan mantan kepala desa.


"O-oh begitu.... Tapi-" kakek tua mantan kepala desa itu tidak tahu harus menjawab seperti apa untuk menghadapi gadis muda yang lebih pintar darinya itu. Tapi sebelum dia melanjutkan perkataannya, perkataannya sudah dipotong kembali oleh Leyn.


"Jika kau ingin kualitas tanah jauh lebih bagus, kau bisa melakukan pemupukan keseluruhan setidaknya satu minggu sekali dalam waktu sebulan untuk menambah zat penyusun tanah yang sebelumnya telah terkikis itu. Dan selanjutnya......"


Leyn tiba-tiba diam membeku setelah mengatakan banyak hal yang pastinya tidak pernah di dengar oleh orang-orang di depannya itu.


'Sial! Aku seharusnya tidak mengatakan sampai sejauh itu! Jangan sampai mereka mengira jika aku bukan berasal dari tempat ini!' batin Leyn gugup.


Tapi kenyataannya sungguh jauh dari yang Leyn pikirkan.


""Nona Leyn sungguh luar biasa!!"" ucap mereka bersamaan dengan kagum.


'Fiuuh.... syukurlah....' batin Leyn lega.


Beberapa hari kemudian desa Lumise sekarang sudah semakin berkembang semenjak Leyn mengambil alih menjadi pemimpin desa.

__ADS_1


Lahan pertanian semakin subur berkat saran dari Leyn sehingga hasil pertanian diperkirakan akan jauh melampaui penghasilan tahun-tahun sebelumnya.


Hama tanaman seperti tikus dan serangga yang sebelumnya meresahkan warga sekarang sudah berhasil dimusnahkan berkat Leyn yang membuat pestisida dan sebagainya.


Sementara untuk pepohonan yang sebelumnya melangka sudah mulai tersedia kembali berkat Leyn yang menciptakan sistem tebang pilih.


Itu adalah sistem yang mengatur para penebang pohon untuk memilih pohon tebangannya dengan baik, mereka hanya diizinkan menebang pohon yang sudah siap ditebang sementara menjaga pohon kecil yang belum siap ditebang.


Untuk target penjualan bahan pangan desa Lumise, Leyn masih belum memiliki cara untuk menuju Kota yang letaknya sangat jauh dari desa.


Tapi dia sudah menyiapkan desain sebuah kereta yang sangat besar dan panjang hingga membuat pengrajin di sana kebingungan.


"Anu ... apa kau yakin dengan desain kereta ini?" ujar salah seorang pengrajin muda.


Pengrajin muda itu adalah salah satu teman Leyn di desa yang bernama Grinz, dia memiliki badan yang kekar dan besar karena pekerjaannya memang sebagai pengrajin dan penempa.


"Tentu, kenapa tidak?" balas Leyn.


"Tidak, bukan begitu. Maksudku bukankah kereta ini terlalu besar dan panjang? Terlebih lagi kuda tidak akan bisa menariknya. Dan apa-apaan benda panjang yang dipasang di tanah ini?"


"Benda panjang itu dinamakan rel kereta. Dan tenang saja karena kereta itu tidak akan menggunakan kuda sebagai penggeraknya..."


"Sebuah kereta kuda tidak menggunakan kuda?" ucap Grinz sangat kebingungan.


Melihat itu Leyn hanya tersenyum manis dan berkata, "Lihat saja nanti hasilnya..."


Grinz dibuat bingung oleh sikap Leyn yang menurutnya sangat aneh dan tidak biasanya, bisa dibilang Grinz sangat dekat dengan Leyn karena hubungan keluarga mereka yang juga dekat, dan ini adalah kali pertamanya dia melihat sikap Leyn yang seperti itu.


Tidak, sebenarnya dari kecil Grinz sudah tahu jika Leyn itu adalah anak yang aneh dan unik, dia sudah bisa membaca lebih cepat daripada anak-anak lainnya, sikapnya juga bisa dibilang lebih dewasa.


Tapi itu semua tidak berlaku ketika Leyn berada di depan River, sikapnya akan berubah drastis layaknya anak gadis yang manja dan naif.


Itulah yang membuat Grinz kebingungan.


'Leyn ... sebenarnya siapa kau itu...?' batin Grinz.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...

__ADS_1


...~Chp 63 : 1007 kata~...


__ADS_2